
Kedatangan Kariu membuat banyak siswa-siswa langsung mengerumuninya, tetapi siswi-siswi seperti Akira, Mai, dan Nikki yang tidak suka melihat tampilan cantik dari Kariu yang memukau.
Tapi tampilan cantik itu menghilang saat berita tentang suatu sekolah tersebar yaitu seorang murid siswi SMA mencuri barang kepala sekolah dan dikeluarkan dari sekolah.
Mendengar kepindahan Kariu yang sama dengan kedatangannya membuat Akira mempunyai kesempatan untuk mempermainkan.
“ Kariu, kamu cantik sekali. “ Akira merangkul Kariu yang duduk di depan Hiro, Mai dan Nikki mengikutinya sambil mempermainkan rambut Kariu. “ Apa kamu mau berteman dengan kami? “ Nikki punya maksud tersendiri.
“ Berteman dengan kami ya, kamu akan jadi populer. “ Mai mengusap wajah Kariu.
“ Berhenti menganggu dia. “ ucap Miki menaruh kepalanya di atas meja.
“ Miki, apa kamu sudah sembuh? “ Akira mendekati Miki, pusat perhatian Kariu berubah menjadi kepada Miki.
Para siswa-siswi juga mulai mendatangi Miki karena kagum dengan sejarah pertama di Jepang siswi SMA melakukan meteor jum dengan sempurna.
“ Nama dia siapa? “ Kariu penasaran dan bertanya kepada Hiro yang berada di belakangnya. “ Tanyakan sendiri saja! “ cuek Hiro membaca bukunya lagi.
“ SISWA-SISWI HARAP KE AULA ADA PENGUMUMAN. “ suara speaker yang sangat kencang membuat siswa-siswi berjalan menuju aula sebagai apel pagi setelah 1 bulan tidak bersekolah karena liburan musim panas.
Seluruh murid sudah duduk rapih sesuai kelasnya masing-masing menghadapi Kepala Sekolah yang berdiri di depan dengan sangat rapih.
Perkataan yang membosankan membuat Miki menguap, perkataannya yang selalu diulang beberapa kali.
“ SELAMAT KEPADA EDWARD MIKI YANG SUDAH MENJADI SEJARAH SISWI JEPANG SAAT INTER-HIGH. “ ucap Kepala Sekolah yang membuat mata Miki melebar tidak percaya, kenapa Kepala Sekolah membawa namanya juga lagi?
Yoshioka memberi sebuah gerakkan tangan yang menyuruh Miki untuk berdiri di depan dan berkata layaknya seorang pahlawan karena sudah membuat sejarah tersendiri.
“ Dia hebat ya, memang dia membuat sejarah apa? “ Kariu penasaran dan bertanya lagi kepada Hiro yang berada di sampingnya. “ Tanyakan sendiri! “ jawab Hiro lagi tidak perduli.
“ Itu... “ gugup Miki tidak bisa berkata apa-apa, ia binggung untuk berbicara apa.
Melakukan hal gila? Atau semangat juang tinggi?
__ADS_1
“ Yang terpenting adalah jangan pantang menyerah sesulit apapun masalah yang akan kita hadapi dan terus mengejar keinginan kita. “ kata Miki singkat yang membuat siswa-siswi disana tertawa terbahak-bahak, pipinya memerah karena malu menjadi pusat perhatian dari orang-orang.
Selanjutnya yang dipanggil oleh Kepala Sekolah adalah tim baseball, tim basket putra,-putri dan terakhir Hiro terpanggil karena menjuarai Kejuaraan Nasional.
Berdirinya Hiro di depan membuat siswi-siswi berteriak karena ketampanan darinya, Hiro tersenyum kecil dan berkata dengan singkat. “ Terimakasih. “
Singkat dan jelas yang semakin membuat siswi-siswi berteriak histeris, Miki yang melihatnya hanya mengepalkan tangan menahan kekesalan. Di samping Miki terdapat Rei yang berbisik. “ Kamu cemburu? “
“ TIDAK AKU TIDAK CEMBURU! “ suara yang sangat besar membuat seluruh siswa-siswi memperhatikan kearah Miki, ia menolehkan kepalanya kearah belakang dan bergumam. “ Bodoh, kamu ini bodoh Miki. “
Mulut Rei tertutup rapat karena menahan malu dan tawanya, lagi-lagi temannya melakukan hal gila.
Apel telah selesai, banyak siswa-siswi yang mulai mendekati Miki karena ketenarannya sebagai sejarah siswi Jepang.
Sebenarnya Miki bukan ingin membuat sejarah baru, ia hanya mencetak gol untuk memenangkan perlombaan dan yang terpikir saat itu adalah teknik Ayahnya yang selalu ia lihat di video.
Lama kelamaan teknik itu berada di kepala Miki, ia saja terkejut dengan kemampuannya sendiri.
“ Dia siapa? “
“ Oh anak baru ya. “
“ Cantik. “
Perhatian berubah menjadi kepada Kariu, Akira yang melihat sikap Kariu hanya mendesah kesal karena sangat menjijikan.
Kariu adalah wanita yang ingin mencari perhatian dimana pun ia berada, ia ingin menjadi satu-satunya pusat di tengah-tengah lingkaran dan Akira
mengetahui itu.
Melihat Miki sudah tidak di dekati lagi, ia berjalan memasuki kelas dan Akira tiba-tiba berbisik kepadanya. “ Hati-hati, dia punya wajah dua. “
__ADS_1
Mendengar perkataan dari Akira, Miki menoleh kearah Kariu dan wajahnya terlihat sangat baik. Ia mengangkat bahunya tidak perduli, dan duduk kembali di bangkunya melihat susu coklat di atas mejanya.
“ Apa kamu yang memberi ini? “ tanya Miki kepada Kenzi.
“ Tidak. “ jawab Kenzi menggeleng-gelengkan kepala dan melirik kearah Hiro, Miki yang mengetahui siapa pemberi ini langsung memberikan lagi kepada Hiro sambil menatap sinis Hiro. “ Jangan beri aku apa-apa, aku tidak butuh! “
Kariu berjalan mendekati Hiro karena sepertinya Miki telah menyakitinya. “ Dia tidak ingin ini? Kalau begitu, buatku saja. “
Hiro langsung mengambilnya dengan tatapan tajam. “ Jangan sentuh! “ seru Hiro dan malah membuang susu tersebut ke tong sampah. Miki yang melihat itu hanya mengepalkan tangan menahan emosinya saat ini.
TENG-NENG-TENG-NENG
Bel pulang sekolah berbunyi, seluruh siswa-siswi mulai kembali pulang dan melakukan aktivitas club lagi. Berbeda dengan Miki yang tidak bisa melakukan aktivitas club dan harus melakukan pemeriksaan kembali ke Rumah sakit.
Namun, langkah kakinya terhenti di depan tong sampah dan mengambil susu coklat yang diberikan Hiro tadi dengan senyum kecil. “ Harus aku jaga baik. “
“ Kenapa diambil lagi padahal sudah ditolak? “ suara Kariu yang mengagetkan Miki, ia hampir saja terjatuh karena perkataan yang tiba-tiba dari Kariu.
“ Tidak apa-apa. “ Miki memasukkan susunya ke dalam tas walau sudah kotor, ia harus menjaganya.
“ Apa kamu orangnya seperti itu? “ Kariu melipat kedua tangannya didada dengan mengangkat satu alisnya.
“ Maksudmu? “
“ Sudahlah. “ ucap Kariu berjalan keluar gedung sekolah.
“ Dia kenapa sih? “ Miki tidak mengerti dengan sikap sombong dari Kariu.
Saat Miki ingin melangkahkan kaki keluar kelas, seorang pria sudah berada di hadapannya dan membuat dahi Miki tidak sengaja menabrak tubuh pria tersebut.
“ Sakit. “ ringis Miki mengelus dahinya dan mendongakkan kepala untuk melihat siapa pria tersebut, dan ternyata Takahashi Hiro. “ Minggir. “ kata Miki melangkahkan kaki tetapi lengannya ditahan oleh Hiro.
“ Apa mau kamu?! “ tegur Miki tidak mengerti apa yang dipikiran Hiro.
__ADS_1
“ Tunggu. “ tahannya. “ Apa lagi? Kita tidak punya urusan. “ datar Miki.
“ Ada. “ mata Hiro menatap Miki. “ Apa? Apa? “ Miki mendekatkan tubuhnya dengan Hiro. “ Soal kemarin. “ jawab Hiro yang membuat mata Miki melebar.