Love Captain Handsome 2

Love Captain Handsome 2
Siapa wanita itu?


__ADS_3

Langkah kaki Miki terhenti menatap seorang wanita yang sepertinya seusia dirinya dengan wajah cantik nan elegan, tidak seperti Miki yang sekarang berbau alkohol.


" Kau siapa? " ulangi wanita berambut panjang yang berada di hadapan Miki saat ini.


Tubuh Miki kaku, ia tidak mengetahui siapa wanita tersebut. Apakah pacar baru Hiro atau bukan? Tapi tampaknya wanita itu memang kekasih baru Hiro.


Karena ia bisa memasuki kediaman Hiro dan mengetahui password untuk masuk ke dalam apartemen milik Hiro.


" A... " baru saja Miki ingin berbicara, tak lama pintu terbuka dan terlihat Hiro dengan topi hitamnya membawa beberapa sayuran.


" Miki, kamu sudah bangun? Aku baru saja ingin membuatkan sup pereda mabuk. " kata Hiro tanpa mengetahui bahwa ada seorang wanita yang berdiri di depannya dengan tatapan tajam.


Sesaat Hiro menolehkan kepalanya, ia melihat wanita yang seharusnya tidak berada disini.


" Kau, sedang apa disini? " sinis Hiro.


" Siapa dia? Kenapa kamu membawa wanita sembarangan? " tegur wanita itu.


Melihat kedekatan antara mereka berdua, Miki mengigit bawah bibirnya dan berlari keluar dari apartemen Hiro tanpa basa-basi lagi.


Perasaannya terombang-ambing, ia tidak tahu bahwa Hiro sudah memiliki kekasih.

__ADS_1


Bila memang Hiro mempunyai kekasih, kenapa dia harus berkata kepada dirinya kalau Hiro menyukainya?


Bukannya itu terlalu kejam?


Miki menundukkan kepalanya tanpa melihat kearah depan dan tak sengaja ia menabrak seorang wanita yang membuat wanita itu hampir terjatuh.


" Maafkan saya. " Miki merasa tidak enak dan mendongakkan kepalanya untuk melihat wanita yang hampir terjatuh karena dirinya.


Dan wanita itu adalah Rei.


Rei dengan mata bengkak dan merahnya.


" Hei Rei, kamu kenapa? " khawatir Miki.


Keduanya mulai sarapan dengan lahap tanpa sedikitpun perbincangan, hanya ditemani oleh air mata yang menjatuhi pipi mereka.


Tidak perlu berkata, ekspresi keduanya sudah menunjukkan bahwa hati mereka sedang rapuh.


Miki yang cemburu melihat Hiro bersama wanita lain, dan Rei yang merasa bersalah karena selalu menjauhi Kenzi meskipun hatinya ingin.


" Sial! " ucap Miki dan Rei bersamaan setelah menyelesaikan sarapannya, mereka menatap satu sama lain sambil tertawa bahwa keduanya sama-sama tengah menangis.

__ADS_1


Jam sudah menunjukkan pukul 1 siang, Miki dan Rei masih berada di tempat sarapan berbincang tanpa sedikitpun cela menghentikan keduanya.


Sampai akhirnya perbincangan mereka terhenti saat seorang wanita yang dilihat Miki di dalam apartemen Hiro tengah berjalan ke toko makanan tempat Miki bersama Rei sarapan.


Mata Miki melebar melihat wanita yang tidak ingin dilihatnya, ia memalingkan pandangan tapi wanita itu sudah lebih dahulu melihat Miki sehingga perlahan wanita itu mendekati Miki dengan senyuman kecilnya.


" Kau Miki ya? Perkenalkan saya, Mori Yoko. " perkenalan dari Yoko membuat Miki hanya menjawab dengan nada perlahan. " Miki "


Sedangkan Rei yang tengah binggung dengan keadaan canggung membuatnya menyikut lengan Miki dan berbisik " Dia wanita itu? "


" Stt! " Miki menutup mulut Rei agar tidak berkata apa-apa lagi.


Tak lama kemudian, Kenzi datang dengan nafas terengah-engah.


" Hei Rei, aku mencarimu kemana-mana! " seru Kenzi dengan keringat yang bercucuran.


" Kenzi, apa kabar?! " Miki yang sudah lama tidak bertemu dengan Kenzi sejak perkataannya bahwa ia ingin melepaskan Miki.


" Maaf Miki, aku ingin berbicara dengan Rei sebentar. " Kenzi langsung menarik lengan Rei meninggalkan Miki dengan Yoko.


Wanita yang tidak ingin dilihatnya.

__ADS_1


Ketika Miki baru saja beranjak dari kursi, Yoko langsung melontarkan pertanyaan yang begitu spontan. " Kau masih menyukai Hiro bukan? "


__ADS_2