Love Captain Handsome 2

Love Captain Handsome 2
7 tahun


__ADS_3

7 tahun setelah perpisahan Miki dan Hiro, keduanya sudah tidak bertemu satu sama lain selama 8 tahun, dan tidak saling kontak satu sama lain. Karena bagi Miki, Hiro adalah lukanya yang paling dalam.


Tetapi disatu sisi, cintanya yang paling dalam.


Jika dibuka kembali, mungkin rasanya akan sakit lagi.


Jam sudah menunjukan pukul 8 pagi, Miki bersiap-siap menuju SMA Seido sebagai guru olahraga disana, umurnya sudah 24 tahun dan ia sudah menjadi guru olahraga sekaligus pelatih basket tim putri.


Dulu, ia diminta oleh pelatih basket tim Jepang untuk masuk, tapi Miki menolak karena memang kakinya tidak dapat dipaksakan lagi agar bermain dengan benar.


Maka dari itu, ia lebih memilih menjadi guru olahraga dan pelatih di SMA Seido sama halnya dengan Riyo yang kini berusia 17 tahun dan bersekolah di SMA Seido.


Keduanya berjalan bersama menuju sekolah bersama meskipun sebenarnya Riyo merasa malu karena Miki adalah guru populer dari kalangan siswa-siswi.


“ Kak, aku duluan! “ ujar Riyo berlari meninggalkan Miki. “ Riyo!!! “ teriak Miki yang sama sekali tidak di dengar Riyo.


Kini Riyo sudah berusia 17 tahun dan menjadi lelaki dewasa tidak seperti sebelumnya yang masih kecil, tapi kelakuannya sangat menyebalkan dan selalu membuat Miki berurusan dengan Kepala sekolah karena Riyo jarang sekolah.


Langkah kaki Miki terhenti saat di hadapannya terdapat Kenzi dengan topi dan tinggi yang sudah menjulang. “ Ohayo “ sapa Kenzi mendekati Miki, saat ini Kenzi tengah menjadi seorang atlet basket Jepang yang di idamkan banyak wanita.


“ Ohayo “ balas Miki melangkahkan kaki bersamaan dengan Kenzi menuju SMA Seido. “ Tumben kamu ada di Tokyo. “


Yaps, Kenzi selalu berlatih dan hanya pulang jika wekeend saja.


“ Aku minta libur selama 1 bulan dulu, lelah sekali Miki. “ keluhnya.


“ Tapi pada akhirnya cita-citamu jadi kenyataan. “ garis senyum Miki terbentuk, dulu keduanya pernah sama-sama ingin menjadi atlet jepang tapi karena kaki Miki, ia tidak bisa menggapai cita-citanya.


“ Bodoh! “ Kenzi menjitak kepala Miki dan melangkahkan kaki lebih dulu daripada Miki, sementara Miki masih meringis kesakitan karena jitakan Kenzi. “ Rambutmu sudah lumayan panjang, ada apa? Kamu ingin memanjangkannya? “


“ Iya. “ jawab Miki. “ Aku tidak ingin rambut pendek lagi. “


“ Bagus, jadi tidak seperti lelaki lagi haha. Kali ini kamu seperti wanita “ ledek Kenzi berlari menjulurkan lidahnya. “ Oi! Aku ini emang wanita!! “ kesal Miki mengejar Kenzi.

__ADS_1


Dan keduanya berhenti berlari saat Rei berada di dekat gedung sekolah membawa beberapa berkas. “ Miki!!! “ panggilnya yang seketika membuat Miki tidak memperdulikan Kenzi lagi.


Mata Kenzi tidak berhenti melihat Rei yang kini sudah terlihat berbeda, setelah lulus ia juga tidak pernah bertemu dengan Rei lagi karena katanya Rei pergi menuju Italia.


“ Apa kabar kamu Kenzi? “ tanya Rei yang tampak tidak canggung atau malu di hadapan Kenzi. “ Ah, baik “ gugup Kenzi memutar matanya.


“ Kamu sudah pulang? Gimana-gimana? Apa kamu memberikanku oleh-oleh? “ antusias Miki yang sudah lama tidak bertemu dengan Rei dan mereka hanya saling berkomunikasi melalui email.


“ Iya hari ini aku udah pulang dan aku menjadi guru honor disini. “ jawab Rei. “ Karena katanya kamu ada disini, jadi aku mengikuti kamu hehe. “


“ Bagus sekali, selama ini aku sendirian. Terimakasih!! “ Miki memeluk erat Rei.


“ Miki-sensei, kenapa seperti anak kecil? Tidak masuk kelas? “ sindir seorang siswa yang selalu menganggu Miki.


“ Wah siapa itu? Teman Miki-sensei? Cantik sekali tidak seperti Miki-sensei yang galak. “ kata siswa yang juga sama dengan siswa pertama dan keduanya adalah teman-teman dari Riyo.


“ Teman-teman, mari kita masuk!! “ Riyo ikut masuk dengan merangkul kedua temannya.


Namun, tasnya tertahan oleh Rei dengan mata berkilau-kilau menatap Riyo. “ Siapa ini? Ini adikmu Miki? Tampan sekali!!! “


“ Aku teman kakakmu.. “ belum saja ucapan Rei terhenti, Kenzi sudah melepaskan tangannya dari tas Riyo. “ Masuk sana, nanti kau telat “ kata Kenzi.


“ Iya, terimakasih kak. “ Riyo masuk kembali dengan tatapan kebinggungan.


Tangan Kenzi yang menggengam lengan Rei langsung dihempas begitu saja oleh Rei, ia langsung menggandeng tangan Miki memasuki gedung sekolah.


“ Kenzi nikmati liburanmu, aku masih memiliki banyak pekerjaan. “ pamit Miki, Kenzi menatap punggung Rei yang semakin lama menjauh dari matanya, dan tangannya yang mengenggam lengan Rei yang begitu kecil.


“ Sepertinya kamu sudah melupakan aku. “ gumam Kenzi dengan senyum kecil dan memasuki kedua tangannya dalam saku sambil berjalan keluar dari gedung sekolah.


...


6:00 p.m

__ADS_1


Setelah Miki pulang kerja bersama Rei dan Rei meminta untuk tinggal sebentar di rumahnya karena ia harus mencari rumah yang harganya lebih terjangkau daripada sebelumnya.


“ Hai Miki, kamu sudah pulang? “ tanya seorang pria yang bernama Miyazaki Sora, seorang senior dari kuliah yang sama dengan Miki dan ia selalu menghampiri Miki sehabis pulang kerja.


“ Ada apa senpai? “ Miki kebinggungan dengan kedatangannya.


“ Aku mau mengajakmu ke pesta ulang tahunku. “ Sora memberikan surat undangan ulang tahun kepadaku. “ Kalau datang, katakan padaku ya. “


“ Iya. “ Miki mengambil surat tersebut dengan keadaan tidak nyaman.


“ Hei, dia tampan terima saja. “ bisik Rei.


“ Aku pergi dulu. “ kata Sora pergi memasuki mobilnya kembali.


Sedangkan Miki masih termenung sepanjang perjalanan tanpa mendengarkan cerita Rei sedikitpun, sudah lama ia tidak menerima permintaan dari seorang pria karena Miki takut akan berlanjut ke hal yang tidak disukainya.


“ Hei, kenapa melamun terus? “ Rei penasaran karena dari pulang kerja dan di kamarnya masih menatap surat undangannya. “ Terima saja, kamu sudah lama tidak kemana-mana kan? Mungkin nanti disana kamu juga akan menemukan pria tampan. “


“ Pria tampan? “ gumam Miki yang tidak punya mood untuk berkencan atau mencari pria lain.


Sebab di hatinya, Hiro masih melekat.


“ Sial! “ umpat Miki karena tiba-tiba memikirkan Hiro kembali.


“ Gimana nanti aku merubahmu? “ Rei memainkan rambut Miki.



“ Tidak perlu sepertinya aku tidak datang. “ Miki menundukan pandangannya.


“ Kamu? Masih belum bisa melupakan Hiro? “


Perkataan Rei membuat mata Miki melebar, memang benar kalau dirinya masih belum bisa melupakan Hiro.

__ADS_1


••


Maaf keterlambatan author buat update, sebenarnya author sengaja hehe soalnya kan chapter ini udah 7 tahun kemudian, jadi gamungkin author update besoknya padahal chapter sebelumnya baru aja berpisah hehe.


__ADS_2