Love Captain Handsome 2

Love Captain Handsome 2
41. Buatku jatuh cinta padamu


__ADS_3

10:00 a.m


Teng-


Sebuah pesan memasuki ponsel Kenzi, ia membuka pesan dari Rei yang tertulis. “ Apa kamu sudah baik-baik saja? Hari ini bisa berkencan? “ Kenzi yang setengah tidur menjawab pesan Rei. “ Aku sudah baik, mari pergi. “


Teng-


Belum beberapa menit, Rei sudah membalasnya lagi. “ Aku tunggu di halte dekat sekolah jam 3. “


Waktu yang pas untuk berkencan, tidak terlalu siang dan tidak terlalu sore karena hawa saat siang hari sangat panas.


6 jam kemudian.


Dengan berpakaian seadanya, Kenzi menunggu di halte dekat sekolah dengan memasukkan kedua jarinya.


Walau tampilannya biasa, ia tetap terlihat tampan yang membuat banyak perempuan-perempuan memperhatikannya.


Tidak lama kemudian, Rei sudah datang dengan rambut yang dikuncir kuda dan wajah yang sedikit di dandan.


Mungkin baginya, ini adalah hari yang sangat berharga yang tidak boleh dilewatkan sedikitpun.


Mata Kenzi saja sampai terdiam sesaat melihat wajah Rei yang sangat cantik tidak seperti hari biasa.


Sebenarnya, Rei selalu cantik tapi mata Kenzi saja yang buta.


“ Maaf aku lama ya? “ Rei membenarkan rambutnya.


“ Tidak, hari ini mau kemana? “


“ Hm, pergi nonton bioskop dulu yu? “ ajak Rei yang diterima oleh Kenzi.


Itung-itung melupakan Miki sesaat.


Keduanya menaiki bus menuju Shinjuku, sebuah cinemas terkenal berada disana yaitu Toho Cinemas.


Disana terdapat banyak anak muda atau pasangan yang menonton, dan Rei ingin kesana sebagai kencannya.


Perjalanan tidak cukup jauh, mereka sudah sampi di Shinjuku. Keramaian kota Shinjuku membuat Kenzi sedikit merasa risih, melihat Kenzi yang risih Rei tanpa peringatan memegang jemarinya.


“ Jangan jauh-jauh. “ Rei menarik tangan Kenzi untuk melihat sekitar kota Shinjuku yang dipenuhi remaja, dewasa dan lansia sekalipun.


Banyak tempat-tempat yang ingin Rei datangi, tetapi ia mengurungkan niatnya karena takut kalau Kenzi tidak menyukainya.

__ADS_1


Sebelum menuju Toho Cinemas, keduanya melihat pedang jalanan terlebih dahulu. Mencari-cari barang seperti seorang pasangan kekasih.


“ Ini cocok. “ Rei memakaikan Kenzi sebuah bando kelinci. “ Tidak, ini memalukan. “ Kenzi menggeleng-gelengkan kepala dan menaruh kembali bando di tempat semula, tawa Rei terlihat begitu riang yang membuat Kenzi terdiam sesaat.


Ia tidak pernah melihat Rei begitu bahagia di hadapannya, sejak kelas 1 Rei selalu berwajah datar kepadanya dan terlebih lagi Kenzi juga selalu menyakitinya dengan perkataan-perkataan tidak baik.


Meski hanya sebentar, Kenzi menjadi tahu Rei seperti apa dan ia juga tahu kenapa Miki juga menyukai Rei.


Mereka terus berjalan kesana-kemari sampai akhirnya lupa waktu untuk menonton, dan film yang akan keduanya tonton tinggal 10 menit lagi.


Tanpa berlama-lama, Kenzi menggengam jemari tangan Rei dan berlari menuju Toho Cinemas dengan sangat kencang.


Garis senyum Rei tertarik, tangannya dipegang oleh Kenzi.


Ini adalah sebuah keajaiban.


Sangat menyenangkan, pikir Rei.


Sesampainya disana, Rei dan Kenzi segera memesan tiket dengan keringat yang sedikit bercucuran. Sebuah film laga dari Amerika yang tiketnya selalu penuh, tapi untungnya Rei dan Kenzi masih kebagian tiket serta tempat duduk yang tidak terllau dekat.


Keduanya memasuki teater bioskop sambil membawa popcorn yang sudah dibeli, tinggal 1 menit lagi saja film sudah dimulai.


Udara dingin mulai terasa, lampu dimatikan dan film dimulai.


“ Kenzi?! “ panggil Akira kaget melihat Kenzi dan Rei bersamaan. “ Kalian sedang berkencan? “


Mendengar suara dari arah kiri, Rei yang tengah tertidur mulai terbangun dan mengusap matanya. “ Ada apa? “ tanyanya kepada Kenzi.


“ Besok kita ada lomba, kalian disini berdua. Sangat romantis sekali. “ sindir Mai yang satu geng dengan Akira, begitu juga dengan tim basket.


“ Apa mau kalian?! “ tegur Kenzi berdiri mendekati Rei, Mai, dan Nikki dengan tatapan tajam. “ Kalian juga ada disini, romantis sekali. “ suara Kenzi yang mengikuti ketiga perempuan itu.


“ Dia sangat menyebalkan. “ kesal Nikki.


“ Iya dia sama dengan Miki. “ kata Akira yang membuat tangan Kenzi terkepal mendengar nama Miki disebut olehnya. “ Sudahlah pergi saja. “ ketiganya melangkahkan kaki pergi dari teater.


Rei yang melihat sikap Kenzi berbeda saat mendengar nama Miki, mulai berdiri dan mencoba untuk merubah suasana lagi. “ Hei, kita jalan-jalan yu. “ Kenzi mengangguk-anggukan kepala mengikuti.


Taman Yoyogi adalah taman romantis untuk pasangan, Kenzi dan Rei berjalan berdampingan di Taman tersebut yang diiringi dengan lampu-lampu cantik. Mereka menatap taman yang sangat indah walau sudah malam.


“ Kenzi. “ Rei duduk di bangku yang menghadap langsung kearah danau.


Air danau yang tenang membuat Rei tersenyum kecil. “ Aku ingin bicara sesuatu dengan kamu. “

__ADS_1


“ Apa ? “ Kenzi duduk di samping Rei.


“ Kamu tahu aku menyukaimu bukan? “


Perkataan Rei yang membuat mata Kenzi melebar, ia tahu bahwa Rei menyukainya tetapi Kenzi selalu berpura-pura dan menjauhi Rei.


“ Kamu mau menjadi sepertiku ya? “ lanjut Rei.


“ Maksudmu? “ pikir Kenzi tidak mengerti.


“ Miki sudah tahu kalau kamu menyukainya, dan dia menjauhimu sama seperti kamu menjauhiku. “ ucap Rei membuat Kenzi mengigit bawah bibirnya. “ Lebih baik kita akhiri hubungan palsu ini, bilang kepada anak sekolahan kalau kita sudah putus. “


“ Tidak, Miki akan membenciku. “


“ Jadi itu yang kamu pikirkan ya? “ Rei menahan tangisnya. “ Tidak peduli berapa kali aku berpikir tentang hal ini, kamu selalu mengutamakan Miki daripada yang lainnya dan aku selalu berada di belakang kamu memperhatikan kamu tanpa bisa mendekati. “


Kenzi menundukkan pandangannya dan menopang dagunya dengan salah satu tangan sambil memperhatikan Rei dengan perasaan yang bersalah, ia tidak tahu harus bagaimana dan mungkin sama dengan Miki yang tidak tahu harus bersikap apa kepada dirinya.



“ Dan aku juga tidak tahu bagaimana aku bisa berhenti menyukaimu, aku tidak bisa mengkontrol hatiku untuk berhenti menyukaimu. Ternyata aku baru sadar, aku jauh lebih menyukaimu dibanding yang kupikir. “


“ Perasaanku itu tak mudah dilupakan dengan mencari orang lain, setelah tersadar tentang itu aku berhenti. Tapi nyatanya, perasaanku semakin membesar. “ jelas Rei merintikkan air matanya dengan pandangan tertunduk, ia mengusap air matanya. “ Aku harus melupakanmu, karena kamu sendiri tidak berniat untuk membuka hatimu kepadaku. “


“ Kuharap dia menatapku, kuharap dia menyukaiku. “ Rei beranjak dari kursi dan mulai melangkahkan kaki sambil berkata. “ Kembali dengan Miki, jangan menjauh seperti ini. “


Langkah kaki Rei semakin menjauh, Kenzi menatap punggung kecil Rei.


Matanya terpejam dan melepaskan topinya. “ Sial. “


Lagi-lagi ia melukai Rei.


Hari sudah malam, Kenzi berdiri di depan pagar Miki dan memberi pesan kepada Miki untuk ke bawah menemuinya.


Kurang dari 1 menit, Miki sudah berlari keluar rumahnya menghampiri Kenzi.


“ Ada apa? “ khawatir Miki karena melihat tatapan Kenzi yang tidak seperti biasanya.


“ Aku hanya ingin bilang, lupakan semua perkataanku kemarin. Aku hanya binggung dan salah mengartikan hal tersebut, jadi maafkan aku. “ ucap Kenzi dengan senyum kecil.


Senyum Miki terlihat kembali, semua beban dipundaknya menghilang.


“ Iya. “

__ADS_1


__ADS_2