Love Captain Handsome 2

Love Captain Handsome 2
Caranya melupakanmu


__ADS_3

Di tepi sungai dengan udara yang menyentuh kulit, Miki memeluk lututnya dengan mengigit bawah bibirnya menahan air matanya. Di hadapan Hiro ia terlihat sangat lemah dan bahkan menangis di depannya tanpa bisa ditahan.


Tapi sekarang Miki bisa menahan tangisnya itu, dasar bodoh.


Sungai yang tampak tenang dan tidak sedikitpun bersuara membuat Miki melemparkan batu ke sungai dengan ingatan yang tidak bisa dilupakannya. Ingatan antara Miki dan Hiro yang menjadi sebuah album dalam otak Miki.


Tak lama kemudian, suara klakson terdengar dari belakang. Tubuh tinggi dengan keringat yang mengucur wajahnya. “ Hei kenapa sendirian disini? “ khawatir Kenzi mendekati Miki.


Rasa cemasnya sudah menghantui Kenzi, ia takut kalau Miki akan menangis kembali seperti sebelumnya atau meminum alkohol dengan sangat banyak.


“ Dimana Rei? “ tanya Miki karena seharusnya Kenzi datang dengan Rei, Kenzi menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal. “ Aku lupa membawanya. “


“ Bodoh, idiot!!! “ Miki melemparkan batu kearah Kenzi yang seketika langsung Kenzi hindari karena bahayanya sangat fatal. “ Kamu bodoh? Hah! Melemparkan batu asal-asalan!! “ kesal Kenzi duduk berdampingan dengan Miki.


Mata Miki yang memerah membuatnya tahu kalau ada sesuatu yang terjadi dan alasan Miki meminta Kenzi untuk kesini karena pasti ingin ditemani.


“ Ada apa? “ Kenzi penasaran.


“ Hiro kembali. “ jawab Miki yang membuat mata Kenzi melebar.


Buat apa Hiro kembali dan menyebabkan luka lama Miki terbuka? Itu akan sangat menyesakan Miki.


“ Bukannya seharusnya kamu senang? Dia kembali loh orang yang kamu tunggu. “ sindir Kenzi dengan senyum pura-pura agar Miki tidak kembali sedih, tapi bukannya senang Miki malah tidak suka dengan perkataan Kenzi. “ Maksudmu apa? Gila. “ Miki berdiri dan melangkahkan kaki meninggalkan Kenzi.


Sedangkan Kenzi masih menundukkan pandangannya dan mempertemukan kedua tangannya, bohong jika ia menyerah dengan Miki.

__ADS_1


Dia sama sekali tidak bisa menyerah, karena perasaannya terlalu dalam untuk Miki.


Keesokan harinya.


Kepala Miki yang terasa sangat berat karena semalaman ia meminum sake sebanyak 5 botol habis penuh, tapi bagaimana pun Miki harus bekerja.


Dengan berjalan sempoyongan, Miki keluar dari kamar dan saat ia hampir terjatuh Rei memegang bahunya sambil berkata. “ Dasar Miki!! Kenapa minum banyak sekali? “



“ Kenapa sikaka minum banyak lagi? “ teriak Riyo dari dapur. “ Coba punya suami jadi bisa ada larang haha!! “


“ Ayah, Ibu belum pulang? “ tanya Miki duduk di meja makan.


“ Banyak omong sekali! “ kesal Miki menyumpal mulut Riyo dengan roti.


“ Sebenarnya kemarin kamu kenapa Miki? “ penasaran Rei karena bisa-bisanya Miki minum sake sebanyak 5 botol.


“ Tidak apa-apa. “ jawab Miki memakan sayur pereda mabuk.


“ Biasanya kakak mabuk itu karena satu orang... Kaka Hiro!! “ Riyo seenaknya berbicara yang membuat Miki langsung menatap sinis kearahnya seperti berkata mati-kau.


Wajah Riyo mulai panik, ia mengambil botol minum dan langsung berlari keluar rumah. “ Aku pergi duluan!! “


“ Miki. “ panggil Rei dengan tatapan serius, Miki tidak punya pilihan selain bercerita kepada Rei kalau kemarin ia bertemu dengan Hiro.

__ADS_1


“ Dia kembali lagi setelah 7 tahun? “ kaget Rei pantas saja Miki kemarin terlihat sangat terluka, terlebih Kenzi yang mengetahui Miki terluka juga langsung menghampirinya tanpa basa-basi.


“ Udah ayo berangkat, nanti kita telat. “ ajak Miki yang ingin hari ini melupakan seluruhnya dan kembali seperti semula tanpa mengetahui bahwa Hiro telah kembali.


Namun, kenyataannya tidak sesuai.


Hari ini Miki sama sekali tidak bisa melupakan kalau Hiro telah kembali, rasa rindunya sudah menghujam dirinya beberapa kali meminta untuk pertemuan lagi antara dirinya dengan Hiro.


Bahkan Miki saat ini tengah duduk di atas atap, tempat Hiro menjadi penyemangatnya satu-satunya.


“ Aku bilang aku bisa menjadi tempatmu bersandar. “


Sebuah perkataan yang hangat dan membuat Miki sangat nyaman berada di dekatnya, ada rasa terlindungi yang ia rasakan saat itu.


Pikirannya kacau, Miki memegang kepalanya yang terasa dipenuhi oleh Hiro. Ia tidak tahu caranya melupakan Hiro, sehingga selama 7 tahun ini Miki selalu mengenggam perasaannya tanpa melepaskan sedikit pun.


Walaupun dirinya bertekad untuk melepaskan, tapi Miki sendiri tidak tahu caranya.


Dasar bodoh, batin Miki


Kreak-


Suara pintu atap terbuka, dengan cepat Miki menutup kepalanya dengan puncuk jaket dan berjalan keluar dari atap dengan mata yang berkaca-kaca.


__ADS_1


__ADS_2