Love Captain Handsome 2

Love Captain Handsome 2
Sebelum Pesta Ulang Tahun


__ADS_3

Seluruh kenangan Hiro tiba-tiba teringat kembali ke dalam otak kecil Miki, dimulai pertemuan awalnya, janji, pertemuan kedua, ketiga dan seterusnya. Sampai dengan hati Miki yang teringat dengan ciuman Hiro di Ferris Wheel.


Ciuman yang terasa seperti tembakau, beraroma pahit dan sedih.


Pertanyaan-pertanyaan selalu menghampiri Miki, mulai dari alasannya pergi lagi dan dimana Hiro saat ini? Kenapa tidak memberi tahu sedikitpun Miki? Sekarang dia bersama dengan siapa? Apakah Hiro bahagia?


Pelupuk mata Miki basah, Rei yang merasa bersalah langsung ingin memeluknya tapi Miki langsung menutup tubuhnya dengan selimut sambil berkata. “ Mari tidur sepertinya aku lelah. “


Benar, sampai kapanpun ia tidak akan berhenti memikirkan Hiro. Karena selama ini orang yang selalu dicinta Miki hanya Hiro, biarpun ia mencoba untuk menemukan yang lain tapi satu-satunya orang yang terus melekat dalam hatinya adalah Hiro.


Seorang pria yang membuat Miki jatuh cinta dengan seluruh hatinya.


Ya tapi memang begitu hidup, tidak semua yang dicintai bisa didapatkan.


Mungkin Miki harus merubah hidupnya, ia harus melupakan Hiro dan memulai kehidupan baru dengan keadaan tanpa Hiro.


Iya Miki tidak bisa selamanya seperti ini.


“ Aku akan ikut ke pesta ulang tahun. “ ucap Miki


“ Benarkah? “ kaget Rei.


“ Iya, jadi besok tolongi aku ya. “ Miki memejamkan


mata berharap seluruh ingatannya memudar.


Keesokan harinya.


Seperti hari-hari biasa, Miki bekerja dengan Rei di sekolah dengan memarahi banyak siswa-siswi karena bukannya belajar melainkan bermain ponsel.

__ADS_1


Dan seperti biasa, Miki yang mengetahui bahwa Riyo akan kabur dari sekolah langsung menarik tasnya agar tidak lagi kabur. Jika ia kabur lagi, Kepala sekolah akan memarahi Miki serta memotong gajinya sebab tidak bisa mengurus adiknya sendiri.



“ Kak lepaskan aku, aku ingin menonton pertandingan hari ini!! “ pinta Riyo memohon seperti anak kecil, Miki menggeleng-gelengkan kepalanya tidak boleh ia menarik tasnya dengan paksa.


“ Wah dia ketahuan. “


“ Haha lucu sekali. “


“ Miki-sensei, jangan terlalu galak!! “ para siswa-siswa yang selalu bergosip.


“ Diam kalian!! “ tegur Miki dengan tatapan singa.


Di lain sisi, Rei masih duduk sendirian di tribun memikirkan kejadian antara dirinya dan Kenzi waktu itu.


“ Minum ini. “ suara familiar yang membuat Rei seketika menolehkan kepala dan terkejut Kenzi berada di dalam sekolah. “ Sendirian? Tidak mengajar? “ Kenzi duduk bersampingan dengan Rei.


“ Terimakasih. “ Rei mengambil botol minum dari tangan Kenzi dan meminumnya. “ Aku masih magang, jadi tidak perlu bersusah payah. “


Mata Kenzi memperhatikan Miki yang tengah memarahi banyak siswa-siswi, ia tersenyum kecil sambil berkata. “ Miki itu hebat, dia bisa menjadi guru sekaligus pelatih di sekolah ini sebagai tanda terimakasihnya dan alasan ia menjadi seorang guru di SMA Seido juga karena ia tidak ingin melupakan masa-masa sekolahnya. “


Rei menolehkan kepala melihat tatapan Kenzi yang sendu dan sayu, seakan-akan terdapat luka yang tidak bisa diobati. “ Kamu masih menyukai Miki? “


Tangan Kenzi terlipat, ia menundukan pandangan. “ Tentu saja, tapi sampai kapanpun aku tidak bisa mendapatkan hati Miki. “


“ Karena aku sangat mencintai Hiro, jadi tolong mengerti aku! “


Perkataan 4 tahun lalu yang diucapkan Miki kepada Kenzi dan membuatnya mengangkat bahu, ia tidak boleh lagi mengejar sesuatu yang hampa.

__ADS_1


“ Bagi Miki, aku hanya seorang sahabat tidak seperti Hiro yang memang sudah menjadi bagian dari hatinya. Jadi aku menyerah. “ lanjut Kenzi menatap mata Rei. “ Kalau kamu masih menyukaiku, aku akan mengejarmu tidak seperti dulu kamu yang mengejarku hehe. “


Pipi Rei memerah, ia berdiri dan memasuki lobbi sekolah dengan jantung berdebar sangat kencang.


Selama 6 tahun, Rei mencoba melupakan Kenzi tetapi saat bertemu semua perasaannya kembali seperti semula.


....


7:00 p.m


Apartement Furo, sebuah apartement yang terbilang mewah dan disana terdapat Hiro yang baru saja pulang dari New York sendirian tanpa Ibunya.


Matanya menatap jendela yang memperhatikan kota Tokyo dengan ingatan-ingatan yang tersisa di dalam ingatan Hiro.


Dan sebuah nama masih terasa jelas di otaknya, nama yang mengisi hati Hiro.


Dia adalah Miki.


Tring-tring-tring..


Telepon masuk dari ponsel Hiro, ia segera mengangkatnya dan menjawab. “ Ada apa? ”



“ Hei, kau jangan lupa datang ke pesta ulang tahunku! “ suara dari sebrang.


“ Iya, aku datang tenang saja. “ Hiro menutup telepon dan melihat sebuah foto antaranya dengan Miki dari sebuah box.


“ Kamu apa kabar? “

__ADS_1


__ADS_2