
Jam sudah menunjukan pukul 7 malam, Rei sudah membawa dress selutut berwarna putih untuk Miki disertai dengan alat make up yang dimilikinya.
Sebelum memulai pesta ulang tahun yang akan dilaksanakan jam 8 malam, Miki sudah berganti menjadi dress selutut berwarna putih dengan memperlihatkan bahunya yang mulus dan wajah yang dipoles make up sedikit karena Miki tidak terlalu menyukai make-up.
Alhasil nya, Miki menjadi wanita yang sangat cantik berbeda daripada sebelumnya.
“ Cantik sekali. “ kagum Rei melihat Miki yang sangat berbeda, pipi Miki memerah ia melihat wajahnya dari cermin dan benar dirinya tampak sangat berbeda.
Tok..tok..tok
Ketukan pintu terdengar dari kamar Miki, Rei membuka pintunya dan melihat Kenzi dengan kaget. “ Kamu disini. “ gugup Rei kembali mendekati Miki.
“ Wah? Siapa ini? Ini si tomboi itu?! “ ejek Kenzi yang seketika langsung ditendang kakinya oleh Miki.
“ Aw sakit! “ ringis Kenzi kesakitan. “ Kamu mau kemana? Aku antar “
“ Tidak perlu. “ ujar Miki tidak ingin Kenzi akan menghancurkan acaranya untuk membuka lembaran baru.
“ Oi!! “ seru Kenzi dengan tatapan tajam, Miki menelan ludah dan membiarkan Kenzi untuk mengantarnya ke tempat pesta dengan mobilnya begitu juga dengan Rei yang mengikuti keduanya karena diperintahkan oleh Miki.
Sampainya disebuah taman yang dijadikan tempat ulang tahun dari Miyazaki Sora, dia mendesain sebuah acara pesta di outdoor bukan indoor menjadikan beberapa lampu-lampu berkilau sangat cantik menghiasi gelapnya langit malam.
Tapi anehnya, perasaan Miki mengatakan bahwa dirinya tidak perlu kesini karena akan ada sesuatu yang terjadi.
Sesuatu yang besar dan mengejutkan dirinya.
Namun, Miki tidak bisa menolak seniornya lagi sudah banyak ia menolak untuk kumpul jurusan atau kuliahan bersama.
“ Hai Miki. “ sapa Sora mendekati Miki dan langsung diperhatikan banyak senior-senior dengan dress yang sangat memikat dan menawan. “ Hai senpai. “ balas Miki dengan canggung karena merasa tidak nyaman diperhatikan banyak senior.
__ADS_1
Dalam pesta ini juga tidak ada teman Miki yaitu Kariu yang juga seangkatan dengannya, bisa dipastikan kalau orang yang datang kesini hanyalah angkatan dari Sora. Tetapi kenapa Miki harus datang ke pesta ini?
Jam baru menunjukan pukul 7:40 p.m, 20 menit sebelum pesta dimulai.
“ Benar Miki, nanti temanku yang di New York akan datang kesini tolong temani ya soalnya dia sangat pemalu. “ kata Sora.
Benar, kalau dipikir-pikir lagi oleh Miki dulu sebelum Sora pindah ke Universitas Tokyo, dia berada di New York.
“ Tapi dia jam segini belum datang. “ lanjut Sora gelisah dan memperhatikan jam tangannya. “ Miki tolong biasakan dirimu ya disini, aku harus menyapa beberapa tamu lagi. “
“ Iya senpai. “ jawab Miki memperhatikan sekeliling yang sudah diisi dengan meja kue yang bertebaran dimana-mana dan alkohol.
Alkohol adalah kesukaan Miki, tapi ia mengurungkan niatnya lagi karena tidak mungkin dirinya minum di hadapan banyak orang dan takutnya saat pesta dimulai Miki sudah mabuk terlebih dahulu.
“ Sadar! “ gumam Miki menepuk-nepuk pipinya tidak boleh terlena oleh alkohol.
Tak lama kemudian, pesta dimulai.
Sora yang sendirian di panggung kecil dan teman-temannya yang memperhatikannya dengan duduk di bangku masing-masing. Ia berkata pembukaan terlebih dahulu, dan kata-kata manis yang diucapkan dari mulutnya.
Setelah pembukaan selesai, seluruh orang mulai berdiri dan mengangkat gelas yang berisi alkohol tersebut.
“ SELAMAT ULANG TAHUN!! “ sorak teman-temannya dan menegak satu gelas secara langsung yang diikuti oleh Miki dengan perasaan malu karena tidak pernah hadir dalam acara ulang tahun siapapun.
Selanjutnya pemotongan kue, Sora memotong kue coklat yang dilapisi cream dan choco chips. “ Siapa yang ingin diberikan potongan pertama oleh Sora? “ teriak salah seorang senior pria yang merupakan teman dari Sora.
Mata Sora mengarah kearah Miki, Miki yang memperhatikan sekitarnya tersenyum kecil. “ Aku berikan kepada Miki “ ujar Sora mendekati Miki dan memberikan kuenya kepada Miki sambil berkata. “ Miki, kalau boleh aku berkata aku sudah menyukaimu dari awal dan aku ingin menjadikanmu pacarku, kamu mau? “
“ WOW!! “ teriak senior-senior dengan tepuk tangan. “ Terima-terima! “
__ADS_1
Tangan Miki bergetar, ia tengah di hadapkan banyak orang dan seorang pria yang menembaknya di depan banyak orang. Apa ini mimpi? Ini adalah impian Miki, tapi orang yang di depannya bukanlah orang yang dicintainya.
Dan pada akhirnya, firasatnya menjadi benar bahwa akan ada sesuatu yang terjadi.
“ Maaf aku terlambat, happy birthday Sora. “
Suara familiar yang sontak membuat Miki menoleh kearah suara tersebut, suara yang sangat lembut dan dirindukan Miki.
Mata Miki tidak bisa berpaling dari wajahnya, iya di depannya ada Hiro.
Wajah yang dirindukan Miki selama ini.
Seseorang yang dicintainya, berada di hadapannya.
Hiro kembali.
••
YEAY AUTHOR BALIK HEHE, BUAT YANG UDAH MAMPIR AUTHOR UCAPIN TERIMAKASI YAA.
BUAT YANG TERUS NGEDUKUNG AUTHOR JUGA, AUTHOR BERTERIMAKASI BANYAK SEKALI KARENA DUKUNGAN KALIAN AUTHOR BISA MEMBUAT LOVE CAPTAIN HANDSOME 2.
❣️❣️❣️❣️
__ADS_1