Love Me

Love Me
eps 14


__ADS_3

Hanna meninggalkan ruang bersalin dengan tersenyum, ia melirik arloji di pergelangan tangannya ternyata jam makan siangnya sudah terlewatkan namun itu tak menjadi masalah berat untuk hanna,


"Hanna, " panggil jhosua dari seberang sana,


hanna menoleh, namun dengan segera mengalihkan pandangannya kembali ke arah lain, rasa malas sudah berteman dengan hanna kala jhosua ingin mendekatinya kembali.


"tunggu dulu, " jhosua dengan gerak cepat mencekal pergelangan hanna,


"ish, " hanna menghempaskan tangan jhosua yang telah berani beraninya mencekal tangannya,


,lepaskan, " ucap hanna dengan suara dingin,


bukannya melepaskan jhosua malah semakin erat menggenggam pergelangan hanna, "jhosua, " hanna sudah geram bahkan kini ia meninggikan suaranya,


nafas hanna terlihat naik turun, siang ini ia terlihat sangat lelah sekali bahkan raut wajahnya sudah terlihat sayu,

__ADS_1


"aku hanya ingin mengajakmu makan siang tak lebih, " ucap jhosua sambil tetap menggenggam tangan hanna,


"tidak, " jawab hanna dengan singkat, "dan sekarang lepaskan tanganku jho aku lelah, " hanna kembali menghempaskan tangan jhosua dan akhirnya genggaman itu terlepas.


hanna kembali berjalan menuju ruangannya, ia duduk di kursi sambil menghembuskan nafasnya kasar, kenangan masa lalu dirinya dengan jhosua takkan pernah bisa hilang begitu saja, memori itu masih tersimpan rapi di ingatannya,


"ahh, " hanna sedikit berteriak sambil melempar berkas yang ada di hadapannya,


sedangkan di luar jhosua masih terdiam mematung melihat kepergian hanna, begitu juga dengan dirinya memori tentangnya bersama hanna takkan bisa menghilang begitu saja, " maafkan aku hanna, " ucapnya lalu duduk di kursi koridor ruamah sakit,


masa lalu memang selalu menyesakkan di masa sekarang dia takkan pergi jauh dari ingatan, masa lalu akan selalu berputar pada ingatan apalagi jhosua di masa lalu ia dengan terang terangan menyakiti hanna dengan berkencan dengan sahabat hanna sendiri,


dulu hanna memang tidak marah pada jhosua ataupun sahabatnya, namun inilah imbas dari perbuatannya dulu hanna tidak bisa melupakannya bahkan kini ia sudah menjaga jarak dengan raina ataupun jhosua,


jhosua sudah berulang kali meminta maaf pada hanna namun sama sekali jhosua tak pernah di gubris oleh hanna,

__ADS_1


"bagaimana pun caranya aku harus mendapatkan mu kembali hanna, " tekat jhosua


hanna kini meraih ponselnya di atas meja, ia tersenyum saat ponselnya menyala, beberapa panggilan tak terjawab dari andre,


hanna tersenyum," aku mencintaimu, " ucap hanna sambil mengelus wallpaper ponselnya yang bertengger poto andrean pratama,


hanna kembali keluar dari ruangannya, rasa lapar kini menghampiri perutnya dengan segera ia berangkat ke kantin rumah sakit untuk mengisi perutnya, karena seorang dokter itu harus menjaga stamina tubuhnya agar tidak gampang lelah,


hanna sudah memegang nampan berisikan makanan yang telah ia pilih, berjalan memilih tempat duduk dan pilihannya jatuh di kursi pojok, hanna duduk dan meletakkan nampannya di atas meja,


semula ia menyantap makanannya dengan nikmat namun setelahnya selera makannya harus hilang kala jhosua berjalan dan duduk di depannya,


"hay, " ucap jhosua dengan santainya,


hanna yang sudah malas kini mengambil nampannya dan pergi menghilang dari hadapan jhosua,

__ADS_1


hanna lebih memilih memalingkan dirinya dan pergi dari hadapan jhosua dari pada harus mengingat masa masa yang akan membuat hatinya menjadi sakit.


__ADS_2