Love Me

Love Me
eps 19


__ADS_3

"dari mana, " ucap jess mama dilha saat ia baru saja menapaki kakinya masuk ke dalam rumah,


setelah lama berfikir di dalam mobil akhirnya dilha memberanikan dirinya untuk masuk ke dalam rumah walau dengan perasaan yang ketar ketir


"mama bilang kamu dari mana faradhila," suara mama dilha sudah meninggi di tengah malam ini,


sedangkan faradilha ia hanya bisa terdiam dengan seribu ketakutan di dalam jiwanya, "dilha, " suara mama jess kembali meninggi kini ia bangkit dari duduknya beruntung malam ini papanya tidak ada di rumah,


"jawab mama sayang kamu dari mana, " bahu dilha di pegang dan kini suara mama jess sudah merendah


bagaimana pun faradhila adalah anak perempuannya satu satu, "maaf ma, " ucap dilha dan tanpa menjawab lagi tangannya kini melepas tangan mamanya yang memegang bahunya dan berlalu masuk ke dalam kamarnya,


beruntung di dalam mobilnya dilha menaruh sweeter sehingga waktu masuk rumah mamanya tak melihat banyaknya sobekan di baju dilha,

__ADS_1


"ahh, hiks hiks, " dilha kembali menangis sejadi jadinya di dalam kamarnya bahkan kini ia beralih masuk ke dalam kamar mandi, " gue udah kotor, " racaunya sambil menyalakan air shower dan dia mengosok seluruh tubuhnya dengan kasar seolah saat ini ia sedang jijik terhadap dirinya sendiri.


"sialan, dasar lo tua bangka, " racaunya kembali sambil tangannya sibuk menggosok tubuhnya.


"lu kotor dilha lu kotor, " oloknya oada dirinya sendiri, " kenapa ini harus terjadi sama gue, kenapa, haha, " racaunha smbil tertawa seperti orang gila dilha merutuki dirinya sendiri.


…………


sedangkan malam ini Lisa masih betah berada di rumahnya sendiri dengan selalu berlaku manja terhadap mamanya, " ma, " ucapnya sambil tertidur berbantalkan paha mamanya,


"Lisa takut banget jika suatu saat temen temen lisa tahu kalau lisa udah nikah," dan benar ketakutan itu selalu menari nari di dalam fikirannya.


maya hanya bisa menghela nafas kasar, kehidupan putrinya kenapa harus seperti ini, sumpah maya pun tidak ingin hidup putri kesayangannya itu seperti ini,

__ADS_1


"sayang, " maya mencoba menenangkan putrinya yang terlihat akan menangi,


"Lisa takut ma, lisa takut jadi bahan olok olokan teman teman yang lain," bahkan kini wajah lisa sudah bersembunyi di perut mamanya dengan tangannya memeluk erat pinggang sang mama,


"sabar sayang kita serahkan semuanya sama papa ya, biar papa yang selesaikan masalahnya, " maya terus saja mencoba menenangkan putrinya,


"janjinya, " kini lisa menjulurkan jari kelingkingnya di hadapan sang mama.


"janji sayang, " maya menautkan jari kelingkingnya dan jari kelingking lisa, " dan sekarang kamu tidur mama akan temani di sini ya, " Lisa hanya mengangguk mendengarkan ucapan mamanya.


sedangkan di mansion andre baru saja sampai setelah seharian letih bekerja, para art segera membungkukkan tubuhnya menyambut kepulangan tuannya pak li selaku kepala pelayan mansion andre dengan cepat mengambil alih tas dan jas milik tuannya,


"maaf tuan, nyonya belum pulang, " lapor pak li, sedangkan andre ia memilih acuh dan seolah tak peduli, " bodoamat, " ucapnya lalu berjalam naik ke atas kamar utama miliknya.

__ADS_1


pak li dengan setia mengikuti langkah tuannya dan menaruh barang tuannya di atas sofa, dan beralih ke kamar mandi untuk menyiapkan semua kebutuhan andre, semua sudah siap dan pak li segera meninggalkan kamar andre.


"mau pulang kek mau enggak kek bodo amat, " ucapnya lalu berjalan ke arah kamar mandi namun baru saja melangkah ponsel andre sudah berdering dengan suara yang sangat keras.


__ADS_2