
nyonya maya dan tuan gunawan masih melirik satu sama lain,"apa pendengaranku tidak salah, " tegas nyonya maya yang kini menatap andre penuh intimidasi,
andre yang di tatap dengan penuh pengintimidasian dari mertuanya hanya mengangguk sambil memasukkan ponselnya ke saku celana bahan yang ia gunakan,
"seperti ucapan saya, saya ingin membawa lisa pulang bersama saya, " ucap andre sekali lagi tanpa mau basa basi lebih panjang,
"apa, hey anak muda dengarkan saya baik baik, saya tidak akan membiarkan putri saya ikit pulang ke rumah kamu apapun alasannya itu, " ucap tegas nyonya maya sekali lagi dengan nafas yang sedikit memburu, apa lagi saat ini memorinya berputar tatkala lisa menceritakkannya tentang mama andre yang begitu tidak menerima kehadirannya,
"Ma, " tuan gunawan menggelengkan kepalanya saat mendengarkan ucapan istrinya,
__ADS_1
"nak," kini tuan gunawan menatap andre dengan tatapan biasa saja bahkan tuan gunawan merasa kasihan dengan andre yang sudah datang malam malam begini ke rumah mereka hanya untuk menjemput lisa pulang,
"saya hanya ingin mendengarkan alasan kamu, kenapa selarut malam ini kamu menjemput anak saya untuk mengikuti kamu pulang, " sebaik itu tuan gunawan, bahkan nyonya maya sampai melongi mendengarkan ucapan suaminya, bukannya mengusir andre tuan gunawan malah menanyakn alasan andre, yang bahkan sebenarnya andre sangat enggan untuk menjemput lisa, namun perihal perintah papanya makanya ia harus laksanakan.
kini andre menegakkan tubuhnya sambil netranya menatap mertuanya, " tidak mungkinkan aku bilang aku terpaksa karena perintah papa, " gumam andre
andre menghembuskan nafasnya, " berhubung lisa sudah menjadi istri saya, maka dari itu sekarang dia adalah tanggung jawab saya dan maaf kenapa saya datang selarut ini karena saya baru pulang bekerja dan tak menemukan lisa ada di mansion jadi mau tidak mau dia harus saya jemput untuk pulang ke mansion saya, " jelas panjang lebar andre dengan tatapan serius padahal ucapannya itu hanyalah bohong belaka,
tapi berbeda halnya dengan nyonya maya, " tidak, aku tidak mengizinkan putriku untuk ikut bersamamu," dan lagi lagi tuan gunawan menyentuh tangan istrinya sambil kembali menggelengkan kepalany,
__ADS_1
"ma, niat nya itu baik, " tegas tuan gunawan kepada istrinya dengan tangan yang masih menggenggam tangan istrinya, mencoba memberi istrinya itu pengertian.
"tapi pa, " tuan gunawan kembali menggelengkan kepalanya.
"saya mengizinkan kamu untuk membawa pulang anak saya tapi tidak untuk malam ini, dan sebaiknya kamu juga ikut bermalam di sini mengingat ini sudah sangat larut dan tidak baik untuk menyetir, " ucap tuan gunawan,
"papa, ti, " belum selesai ucapan nyonya maya tuan gunawan kini membungkam mulut istrinya dengan sebelah tangannya,
"tidak, lebih baik saya pulang sekarang, " ucap andre sambil berdiri ia menundukkan kepalanya di hadapan mertuanya itu
__ADS_1
tuan gunawan ikut berdiri sambil melepaskan tangannya dari mulut dan tangan istrinya, "Nak, ini sudah malam dan saya tidak mau terjadi hal yang membahayakan kamu di luar sana jadi sebaiknya kamu bermalam di sini saja, " tuan gunawan kembali mencegah andre dan mau tak mau andre kini mengangguk menyetujui ucapan papa mertuanya itu,
dan kini andre sudah di tuntun berjalan ke arah di mana kamar lisa berada, " silahkan, " ucap tuan gunawan mempersilahkan andre masuk ke dalam kamar lisa, andre menganghuj dan setelah itu tuan gunawan kembali menutup pintu kamar putrinya.