Love Me

Love Me
eps 45


__ADS_3

Hanna Yang mengingat perjanjian temu sebelumnya dengan Andre kini sudah stand by menunggu kekasihnya itu untuk di jemput sambil beberapa kali hanna menatap arloji di pergelangan tangannya, "hm, kok lama ya, " ucap hanna sambil berdiri Dan berjalan mondar mandir, jhosua Yang melihat tingkah hanna ingin sekali menghampirinya namun jhosua takut jika hanna akan lagi lagi menolak dirinya seperti Yang sebelumnya,


"hm, " jhosua hanya bisa menghela nafadnya sbil terus menatap ke arah hanna, "maaf, " kini kata itu kembali terlintas dari bibir jhosua,


"yaampun ini sudah dua jam lebih Dan nadre tak kunjung datang mana ponselnya ga bisa di hubungi lagi, " kini hanna terlihat frustasi dengan penangiannya di pagi hari Yang belum ada kepastian ini.


"dokter hanna, " teriak seorang wanita Yang berpakaian serba putih,


hanna yang merasa terpanggil langsung mencari sumber suara Dan melihat suster abel Yang sedang berlari ke arahnya sambil ngos ngosa, "dokter hanna, " suster abel langsung berjongkok di depan hanna sambil menetralisirkan deru nafasnya,


"ada apa, " Tanya hanna,

__ADS_1


"anu dok pasien dalam ke adaan kritis Dan membutuhkan pertolongan segera, " hanna terkejut mendengar penuturan suster abel, hanna langsung berjalan dengan langkah cepat untuk melihat ke adaan pasuennya,


sedangkan di sebuah mansion mewah milik Andre, terlihat seorang wanita cantik Yang sedang meringkuk sambil memeluk lututnya di atas ranjang tubuhnya ia tutup dengan selimut tebal sedangkan matanya terus meneteskan air yang seakan tak mau di berhentikan, ya Lisa sedari tadi tak berhenti menangis bahkan hari ini ia tidak pergi ke kampus, "maafkan aku atas kejadian tadi malam, " Dan Andre sama sekali tidak beranjak meninggalkan wanita di depannya,


"pergi lu dari hadapan gue," usir Lisa sambil sesegukan,


Andre hanya bisa menghela nafasnya, semua jadwal pentingnya hari ini harus ia tinggalkan Dan bahkan janjinya dengan hanna ia tidak ingat sama sekali, "hikss, " tangisan Lisa semakin menjadi,


namun Lisa tidak menggubris permohonan maaf dari Andre, bahkan beberapa kali ponselnya berdering ia abaikan mungkin sudah ribuan panghilan Yang Lisa abaikan,


Dan saat ini Andre lebih memilih menempani Lisa Dan meninggalkan semua agenda pentingnya di kantor, "hm, " Andre hanya bisa menghela nafasnya,

__ADS_1


tok,,


"tuan ini sarapannya, " ucap pak agung kepala pelayan di mansion Andre,


Andre berjalan Dan membuka pintu kamarnya, pak agung tanpa banyak Tanya langsung masuk di temani Salah satu maid dn langsung menghidangkan berbagai jenis sarapan di atas meja, "permisi tuan, " pak agung menunduk hormat dan pergi meninggalkan tuannya smbil menutup pintu kamar,


Andre berjalan kembali mendekati Lisa, " sarapan dulu ya, " ucap Andre pelan sedangkan Lisa hanya menggelngkan kepalanya, "nanti kamu sakit, " ucap Andre kembali sedangkan Lisa kembali menggeleng sambil membuang pandangannya ke arah lain,


"mending lu pergi dari hadapan gue, " lisa terus sesegukan hatinya kini terasa hancur berkeping keping,


Andre kembali terdiam mendengar ucapan lisa ia mengerti perasaan yang kini tengah dialami oleh istrinya itu dan sialnya lagi dialah yang menjadi penyebab lisa menjadi seperti ini, " maaf, " kini berulang kali Andre mengulangi ucapannya sedangkan lisa ia terus saja mengusap air mata yang seakan tak ingin berhenti mengalir di pipinya,

__ADS_1


__ADS_2