
tuan gunawan meninggalkan kamar lisa dengan nyonya maya yang selalu menggerutu di belakangnya, "papa ini gimana sih, bukannya ngusir malah ngebiarin dia masuk ke dalam kamar lisa, " geram nyonya maya sambil menghentakkan kakinya di lantai seperti anak kecil.
"ma, mama juga harus mengertu sekarang lisa sudah tak seratus persen tanggung jawab kita dia sudah menikah, dan suaminya kini bersedia menjemputnya karut malam seperti ini, " tegas tuan gunawan sambil membuka pintu kamarnya, rasa lelahnya kini semakin bertambah tatkala ia harus berdebat dengan istrinya ini namun rasa sayang tuan gunawan kepada nyonya maya begitu besar sehingga bisa mengalahkan rasa kesalnya terhadap istrinya.
"pa, " tuan gunawan langsung membungkam mulut istrinya menggunakan jemarinya, " lebih baik kita tidur ma, papa capek, " kini tuan gunawan mulai menaiki ranjang dan membaringkan tubuhnya,
sedangkan andre kini sudah berada di dalam kamar lisa yang lampunya sudah di padamkan dan hanya menyisakan lampu tidur saja,
lisa yang memang sudah tidur dengan keadaan tubuhnya bergelung di bawah selimut tebalnya tak merasakan kalau ada seseorang di dalam kamarnya,
__ADS_1
merasa penasaran andre kini malah menjelajahi kamar lisa, menyentuh lemari kaca yang berisi berbagai macam piala kejuaraan balap motor,
andre sampai menautkan keningnya, " penghargaan balap motor tinggkat nasion, " andre yang membacanya sambai menganga,
"astaga dia perempuan atau lelaki, sebanyak ini dia memenangkan balapan, " gerutu andre yang terus berjalan menjelajahi kamar yang begitu luas bahkan bisa di bilang mengalahkan besarnya kamar tidur miliknya di mansion.
"pantas saja dia begitu garang, " andre bergidik ngeri,
kini rasa ngantuk sudah menghampiri andre ia keluar dari dalam wolk in closed setelah pias melihatnya, ia berjalan ke arah ranjang king size milik lisa baru saja andre ingin naik, " tidak mungkin aku akan tidur di sampingmu, " andre mengurungkan niatnya dan ia lebih memilih tidur di sofa,
__ADS_1
Bahkan malam ini maya tidak bisa tidur tenang mengingat di kamar putrinya ada andre di sana, " tidak, tidak mungkin kan dia akan berbuat macam macam pada putriku, " batin maya, dia memang berbaring di atas ranjangnya, namun kini fikirannya sedang melayang kemana mana, matanya tak bisa terpejam.
"awas saja jika sampai macam macam pada putriku, " maya mengepalkan tangannya kuat, sedangkan tuan gunawan ia sudah tertidur dari tadi.
Lisa yang memang seperti biasa tertidur dengan hanya menggunakan t-shirt dan tanpa bra itu, tidak mengetahui jika di dalam kamarnya ada seorang lelaki yang sudah berstatus suaminya itu, dengan bias saja menggeliat di pagi hari yang cerah ini, " morning world, " ucap lisa seperti biasa sambil selimutnya tersingkap dan bertengger di perutnya,
andre yang memang sudah bangun sedari tadi sampai harus menelan salivanya melihat pemandangan yang pertema kali menyuguhkan penglihatannya, " apa apaan dia itu, " batin andre namun netranya tetap melotot ke arah lisa,
lisa turun dari ranjangnya, paha putihnya langsung terekspos dan di tangkap andre, sedangkan lisa yang memang tidak tahu jika ada andre di dalam kamarnya hanya biasa saja seperti pagi pagi sebelumnya,
__ADS_1