Love Me

Love Me
eps 15


__ADS_3

Andre kini sedang berada di dalam mall xx, dia sedang berjalan bersama dean sehabis selesai melakukan meeting dengan client nya,


entah mengapa kaki andre kini berhenti di depan toko berlian, ia mulai memasukinya sedangkan dean ia hanya mengekor kemana pun tuannya itu pergi,


andre memandangi keindahan semua berlian yang terpajang di dalam etalase bening, "silahkan tuan anda mau yang mana, " ucap ramah penjaga toko yang ber tag name lastri,


"saya mau yang paling mahal dan yang paling bagus, " ucap andre tanpa memalingkan pandangannya dari semua berlian yang terpajang,


Lastri dengan cekatan langsung mengambilkan andre sebuah cincin berlian dengan mutiara berwarna biru yang sangat cantik,


"ini tuan, " Lastri menyodorkan cincin terbaik ke depan andre


"saya pilih ini" ucap andre dan langsung membayar harganya,


sedangkan dean ia terpan melihat cincin yang telah di beli oleh tuannya itu," wow, pantastis, " ucap dean, sedangkan andre ia hanya tersenyum,

__ADS_1


"Hanna pasti akan suka dengan ini, " Batin andre dan mereka berdua langsung pergi meninggalkan toko berlian,


…………


"Bagaimana.," tanya maya pada anaknya yang tengah tertidur berbantalkan pahanya,


"heh, " Lisa menghembuskan nafasnya kasar,


mendengar hembusan nafas anaknya kesedihan maya semakin bertambah, "sabar ya papa akan segera cari solusi terbaik untuk kamu sayang, " ucap maya sambil membelai rambut putri kesayangannya,


"Lisa takut ma, " adu Lisa pada mama kesayangannya itu,


maya sangat mengerti akan perasaan anaknya itu, tak ayal ia pun sangat sedih dengan apa yang menimpa sang putri,


"sabar sayang, mama janji sama kamu ini semua takkan pernah terbongkar ya, " ucap maya meyakinkan putrinya dan Lisa hanya mengangguki karena selama ini dia tak pernah di kecewakan oleh mama dan papanya,

__ADS_1


"mau tahu gak mamanya si laki laki itu bilang gini sama lisa, eh kamu ya ga usah mimpi jadi menantu saya, saya ga suka sama kamu, gitu ma dia bilang sama lisa, eh asalkan dia tahu juga ya lisa ga pengen tuh nikah nikahan sama anaknya, " geram Lisa mengingat perkataan marlina mamanya andre kala pertama kali ia menginjakkan kakinya di mansion andre,


Maya juga tak kalah geramnya mendengar pengaduan putrinya, " dia kira mama juga setuju gitu," ucap maya,


……………


faradhila and the geng kini terlihat memasuki sebuah bar langganannya, seperti biasa dia akan bermain sesuka hatinya di sana dengan ke dua temannya,


dia adalah anak yang terbilang keras kepala dan tak mau mendengarkan ucapan kedua orang tuanya," Lu pesen biar gue yang bayar, " dan seperti biasa juga ia akan merogoh kocek untuk membayarkan ke dua temannya itu apapun yang mereka mau,


"beres, " serempak ayu dan fuji dua teman baikknya itu,


di dalam bar dhila sudah memegang mix untuk ia mulai bernyanyi sesuka hatinya, sedangkan dari arah seberang sana netra seseorang tengah menatap dirinya sedari masuk hingga ia melakukan hal yang dia sukai,


"Itu dia, " Batin lelaki itu sambil tersenyum sungging,

__ADS_1


lelaki itu berjalan untuk menuju tempat dhila berada hingga, "hey, " sapa lelaki itu sambil menepuk bahu dhila dengan pelan,


"lumayan, halus juga, " ucap lelaki itu dengan seringai yang tak bisa di artikan hanya dengan tatapan mata.


__ADS_2