Love Me

Love Me
eps 07


__ADS_3

"Hanna, " sapa jhosua saat melihat hanna begitu terburu Buru saat keluar dari ruangannya,


"eh iya jho ada apa, " tanya hanna seketika menghentikan langkahnya,


"kita bisa bicara bentar ga, " pinta jhosua berharap hanna akan memberikannya waktu,


"sorry jho aku Buru Buru, " ucap hanna sambil melirik arloji yang melingkar di tangannya dan segera pergi meninggalkan jhosua yang masih berdiri di tempatnya,


jhosua adalah mantan kekasih hanna waktu jaman kuliah dulu, tapi sayang pada saat itu jhosua malah menghianati hanna dengan berkencan bersama sahabat hanna sendiri,


dan sialnya, sekarang hanna malah sering bertemu dengan jhosua karena urusan pekerjaan,


"maaf hanna, " ucap jhosua saat melihat punggung hanna yang semakin menjauh,


hanna berjalan mengitari koridor rumah sakit dengan terburu Buru, dadanya menjadi sesak mengingat semua masa lalunya bersama jhosua,


Ayrin sahabat karib hanna begitu tega menikam dirinya dari belakang diam diam juga ayrin menyimpan hati untuk jhosua padahal ia tahu jhosua adalah kekasih hanna sahabatnya sendiri,


mengusap secercah air mata yang terus mengalir di pipinya, "kenapa masa lalu itu terus membayangiku, " ucap hanna dan sekarang sudah tiba di ruangan UGD,

__ADS_1


"syukurlah dokter hanna sudah datang, " ucap bya perawat yang berada di dalam ruangan,


ibu hamil yang berada di rungan UGD terus saja meringis kesakitan etah apa yang terjadi dengan kandungannya,


Hanna langsung memeriksa seluruh tubuh ibu hamil itu, " kita harus lakukan tindakan sekarang juga, " ucap hanna wajahnya sudah tegang melihat ibu hamil yang tak berhenti meringis,


ibu hamil itu langsung di pindahkan menuju ruang bersalin


berbagai pemeriksaan telah ia lakukan dan berhasil ibu dan bayinya sehat dan selamat,


"hah, " hanna menghembuskan nafasnya saat suara tangisan bayi itu menggelegar memenuhi ruangan ibu bersalin,


"bayi nya sehat dan selamat, jenis kelaminnya laki laki, " ucap hanna yang langsung mengerti akan panggilan wanita baya itu,


semuanya tersenyum diirinhi tanhis haru, hanna tersenyum dan pergi meninggalkan tempat di mana adanya kebahagiaan itu,


"apa aku akan seperti itu juga nanti, " hanna tersenyum sambil terus berjalan,


🏵️🏵️🏵️

__ADS_1


terlihat di sebuah kamar, seorang wanita masih tertidur pulas di bawah selimut tebal, dan seorang lelaki sudah rapi dengan pakaian kantornya,


Andre memegangi wajahnya yang terlihat membiru akibat tonjokan lisa semalam, " dasar wanita bar bar, " gerutu Andre sambil membolak balikkan wajahnya sendiri,


"ternyata wanita sepertimu memang benar benar ada di dunia ini, " ucap andre memandangi ranjang sambil menggelengkan kepalanya,


lisa menggeliat merenggangkan otot ototnya, andre yang meligat pergerakan lisa langsung saja menciut menjuh dan duduk di atas sofa


"hoham, lisa bangun dan duduk mulutnya menguap ia tutup menggunakan tangannya, lisa membuka matanya, dan netranya langsung menangkap netra andre yang juga menatap fitinya dengan tagapan tajam


"apa lu liat liat," ucap lisa yang turun dari ranjang,


"gila," jawab andre mendengus kesal


"lu gila," lisa mendengus kesal, dan langsung beranjak masuk ke kamar mandi,


tak ingin berlama lama di dalam kamar Andre langsung keluar dan menutup pintu dengan sangat kencang,


beruntung mom dan dady nya sudah pergi pagi sekali jadi ia tak perlu repot untuk menjawab semua pertanyaan dady nya yang akan menanyakan prihal bonyok di wajahnya,

__ADS_1


__ADS_2