Love Me

Love Me
Sama-sama manusia.


__ADS_3

Untuk membuktikan ucapannya kepada Alena pagi tadi. Saddam sengaja menginap di rumah itu dia bahkan mengajak Sultan untuk izin di kepala desa untuk menginap di rumah alana selama beberapa hari. Agar istrinya tidak ada salah paham dengan Masyarakat nantinya! Mengingat Alana cukup di kenali di desa itu karena jasanya.


" Paman berdua yakin mau tinggal disini." Tanya Alana, sembari menatap kedua pria itu secara bergantian. " Di desa sebelah ada penginapan yang lebih nyaman, untuk kalian berdua. Tapi kalau paman berdua mau tidur di sini! Ya nggak papa sih." Lanjutnya lagi sambil menunjuk tikar yang di duduki kedua orang pria itu.


" Memangnya kenapa dengan tikar kita bunda! Aku, Abang dan Adek aja biasa tidur siang di situ. Kenapa om dan Ayah nggak bisa bunda. " Tanya Kenzo, seraya menatap orang dewasa itu secara bergantian.


Kenzo dan khanza! Sudah Saddam dan Alana beritahu, kalau mereka berdua adalah orang tua mereka. Dan kedua anak itu begitu senang mengetahui! Alana adalah ibu mereka yang sebenarnya. Mereka bahkan tidak berhenti mencium pipi Alana berulang-ulang dan memeluknya. Sementara saddam tidak begitu mereka hiraukan, sekalipun mereka baru bertemu dengan pria itu dan mengetahui dia adalah ayah mereka.


" Paman sama ayah! Berbeda sama kita sayang_" Alana mencoba untuk menjelaskan kepada Kenzo tapi putrinya itu, sudah lebih dulu memotong ucapannya.


" Berbeda gimana sih bunda bukannya kita sama-sama manusia! Om dan papa, punya mata, telinga dan anggota tubuh lainnya, Za juga punya! Makanan kita juga sama tadi, terus kenapa kita beda dengan mereka, bunda. " Tanya gadis kecil itu.


" Bukan berbeda yang seperti itu sayang! Maksudnya bunda kita berbeda itu dari statusnya, statusnya sayangnya! Kamu tahu kan rumah ci Nelly? Tanya Alana sambil mengusap kepala Khanza. Gadis itu pun Mengangguk begitu juga dengan kedua kakaknya.


" Rumah ci Nelly besarkan?" Ketiganya kompak mengangguk.


"Ada mobil juga! Ada kios. Iyakan."

__ADS_1


" Iyalah bunda! Kata teman kita, ci Nelly itu orang kaya Bunda, duitnya banyak." Sahut Za dengan cepat.


" Sama seperti Paman dan Ayah mereka juga orang kaya nggak seperti kita." Kedua pria yang di tunjuk Alana itu hanya bisa mende-sah frustasi, mendengar penjelasan Alana.


" Oh begitu ya Bunda." Kini giliran Alana yang mengangguk kepalanya.


" Kalau om dan Ayah kaya! Pasti uangnya banyak kan?" Kenzo kembali bertanya setelah memberikan kesempatan kepada adiknya tercinta mengetahui apa yang ingin ia ketahui.


" Tentu saja! Kamu mau berapa nanti Paman kasih." Sahut Sultan.


" Nggak om, terima kasih! Lagian Ken cuma nanya aja! Nggak minta." Sikap anak itu masih aja dingin dengan Sultan dan Saddam.


" Maaf bunda."


" Iya sayang! Sekarang kita ambil air di sumur buat kalian mandi." Wanita itu lupa untuk melanjutkan pembicaraannya dengan Sultan dan saddam.


Alana dan ketiga anaknya berjalan ke dapur untuk mengambil air di sumur tetangga yang letaknya dua rumah dari rumah mereka.

__ADS_1


Selama tinggal di rumah itu, setiap sore mereka harus mengambil air dan menampungnya pada tong air, untuk kebutuhan mereka.


Saddam dan Sultan yang mendengar hal itu, langsung menyusul Mereka untuk membantu Alana dan anak-anaknya. Sultan bahkan bingung dengan apa yang ada di pikiran Alana! Di rumah Saddam sudah menyiapkan segala keperluan dan tidak perlu serepot ini tapi kenapa Alana masih perlu waktu untuk berpikir dan terlihat bahagia menjalani hari-hari menyiksa itu.


...\=\=\=...


...Maaf ya aku updatenya sedikit. soalnya lagi sibuk banget....


...Beginilah derita emak-emak yang tidak punya anak perempuan. setiap lebaran segala sesuatu kerja sendiri 🤭🤣...


...Oh iya sebelum aku lupa....


..."Taqabbalallahu minna wa minkum."...


..."Minal aidzin wal Faidzin"...


..." Mohon maaf lahir dan batin"...

__ADS_1


...🥰🥰🥰...


__ADS_2