
" ini proposal yang tuan minta, " sekertaris dean menyerahkan proposal yang beberapa hari lalu Andre minta,
Andre membukanya dan mulai mengamati isi dari proposal tersebut, "langkahnya susah sejauh mana, " tanya Andre dengan menatap berkas di tangannya,
"semuanya sudah beres dan acaranya dua minggu lagi akan di selenggarakan, " lapor sekertaris dean dengan seksama sebenarnya sekertaris dean masih kesal dengan sikap Andre tadi pagi tapi apalah daya dia hanya sahabat dan sebatas sekertaris Andre jadi dia tidak punya wewenang untuk kembali marah,
"god job, dan udah berapa banyak yang daftar, " kini Andre menutup berkas dan menatap sekertaris dean,
"banyak, ya karena race yang kita adakan selalu di minati banyak kalangan, " ucap sekertaris dean,
ya kali ini Andre kembali mengadakan race dan itu ia adakan setiap dua tahun sekali dan ini adalah yang ke dua kalinya ia mengadakan race dengan di sponsori perusahaannya dan babyqk lagi sponsor sponsor yang lain,
__ADS_1
"Bagus kamu boleh keluar, " sekertaris dean langsung keluar meninggalkan ruangan presdirnya,
"nanti aku tanya hanna jika dia punya waktu luang aku bisa mengajaknya pergi ke arena race dua minggu lagi, " ucap Andre dan dia kembali melanjutkan pekerjaanya,
………
"pasti tadi kamu ngomongin balapan lagi kan, " kini tomy menatap lisa dengan Netra yang sangat mengintimidasi,
lisa tersenyum kecut ia sudah berusaha untuk membicarakannya pelan namun sayang pendengaran tomy begitu jeli sehingga ia mendengar ucapan lisa dan denny setadi di kantin, bagaimana tidak dengar toh tomy duduk di seberang lisa
"ada atau tidak ada izin dari mu aku akan tetap mengikutinya, " baton Lisa ia kini berlari mengejar kekasihnya Yang pergi meninggalkan dirinya begitu saja,
__ADS_1
"sayang, " Lisa menarik lengan tomy, " apa lagi Lisa, " bahkan kini tomy sudah membentak kekasihnya itu,
lisa melepaskan tangan tomy matanya kini sembab Dan sebentar lagi akan mengeluarkan laharnya Lisa memang perempuan Yang tidak bisa di bentak sedikitpun ia kini malah balik arah Dan berjalan pergi dari hadapan tomy kekasihnya, sedangkan tomy Yang kini menyadari aksinya langsung mengusap wajahnua kasar, " ah, " tomy benar pusing dengan semua masalah Yang ia hadapi,
belum lagi masalah papanya Yang mendesak dirinya agar menikah dengan melysha Dan belum lagi masalah lisa Yang begitu keras kepalanya tomy benar benar pusing.
"sayang hey, " sekarang giliran tomy ang harus membujuk kekasihnya itu, "dengar dulu, " tomy berusaha menahan lisa agar tidak pergi,
"ok sorry aku salah dan aku minta maaf tapi kamu juga harus dengar aku tidak suka dengan kamu yang keras kepala seperti ini aku ingin kamu itu berhenti lisa kmu harus berhenti ikut balapan, dengar sayang kamu itu perempuan dan aku tidak mau terjadi sesuatu hal sama kamu," ucap panjang lebar tomy, namun ya namanya saja lisa ia tidak mau repot repot untuk mendengarkan ceramah dari kekasihnya itu,
lisa kini kembali memilih pergi dan melepaskan tangannya dari tomy,"lisa,ah," tomy kembali meremas kepalanya,
__ADS_1
tomy harus kembali mengejar langkah lisa yang sudah berjalan jauh meninggalkan tony dengan semua ke geraman yang kini tomy rasakan.
"untuk apa aku harus mendengarkan ucapan mu, jika dari sebelumnya kamu tahu itu adalah propesiku aku mencintaimu namun kamu harus mengerti aku juga mencintai propesiku, " gerutu lisa sambil terus berjalan meninggalkan tomy, bahkan ia dengan sengaja tidak mendengarkan teriakan tomy yang memanggil namanya.