Maaf, Aku Berhak Untuk Bahagia

Maaf, Aku Berhak Untuk Bahagia
Rindu Online


__ADS_3

Kurang lebih 25 menit waktu yang di butuhkan untuk sampai ke rumahnya. Sesampainya di rumah, ia segera mandi dan makan, setelah itu seperti biasa, komunikasi dengan kekasihnya.


"Lagi apa?" tanya nya


"Baru selesai mandi" jawab Agung


"Yahhh, telat deh aku, padahal mau aku temenin tadi" ucap Wulan


"Hah, di cium aja ketakutan sok-sok'an nemenin mandi" ucap Agung


"Hehehe" ucap Wulan


"Gimana tadi kerjaannya? Lancar?" tanya Agung


"Lancar kok, mereka semua sangat membantuku" ucap Wulan


"Trus tadi naik bis? Jalan dulu berarti?" tanya Agung


"Tadi ada yang nawarin tumpangan kok sampe halte bis" ucap Wulan


"Oh ya, siapa? Cewek atau cowok?" tanya Agung


"Cowok, disana kebanyakan cowok, ceweknya sedikit" ucap Wulan


"Hmmm, awas ya kalau kamu berani macam-macam" ancam Agung


"Mana berani aku macam-macam, security ku galak" ucap Wulan sambil tertawa, kekasihnya pun juga tertawa mendengarnya

__ADS_1


Wulan cepat akrab dengan teman-temannya, meskipun ia termasuk orang yang pendiam, tapi nyatanya ia tahu mana saat bicara, mana saat diam. Tidak hanya akrab dengan teman satu bagiannya, dengan bagian lain pun ia juga akrab. Dalam pekerjaannya pun, ia cepat untuk beradaptasi. Hal itu tak lepas dari dukungan teman-temannya yang selama ini mengajarinya.


Hingga suatu malam, saat ia pergi kencan dengan kekasihnya, ia di minta untuk menunjukkan lokasi tempat kerjanya.


"Tunjukkan aku dimana letak tempat kerjamu. Kalau ada waktu aku akan menjemputmu" ucap Agung


"Oke dehhh" ucap Wulan


Akhirnya mereka berdua menuju lokasi kerja Wulan. Setelah tahu, mereka pun memutuskan untuk mencari kedai makanan, karena mereka lapar. Mereka memesan ayam goreng dan es teh.


Setelah makan selesai, Agung mendapat telepon dari seorang temannya. Ia ingin mengunjungi temannya tersebut. Namun bukan di rumahnya. Temannya bekerja di sebuah klinik kecantikan sebagai security. Ia masuk shift malam.


"Ke tempat kerja temanku dulu ya, mau gak?" tanya Agung


"Emang mau ngapain kesana?" ucap Wulan


"Buat siapa?" tanya Wulan


"Buat aku" ucap Agung


"Emang kerjaan yang sekarang kenapa?" tanya Wulan


"Aku mau keluar dari kerjaan itu" ucap Agung


"Ya tapi kenapa, ada masalah?" tanya Wulan


"Gak ada" ucap Agung

__ADS_1


Wulan jadi penasaran, sebenarnya ada masalah apa kekasihnya dengan pekerjaannya hingga ia ingin keluar dari pekerjaannya. Setelah kurang lebih 25 menit, mereka pun sampai ke tujuan. Disana ada temannya sedang menunggu kedatangan mereka berdua.


"Wahhh bawa siapa tuh" ucap temannya


"Ahhh kamu kayak nggak pernah pacaran saja" ucap Agung


Wulan pun hanya tersenyum kecil.


"Yang, emang gak papa kita main di sini, ntar kalo ada cctv kan ketahuan temenmu ngajak orang kesini" tanya Wulan


"Gak papa, kan kita gak masuk ke dalam, kita di luar" ucap Agung


"Lagian, kita kan bukan mau macam-macam disini, kecuali kalo kita mau macam-macam" lanjut Agung


"Macam-macam gimana maksudmu?" tanya Wulan


"Misalnya aku menciummu seperti kemarin-kemarin" ucap Agung


"Stop, jangan di lanjutkan" ucap Wulan


Agung pun tertawa melihat kekasihnya yang mendadak salah tingkah.


"Tunggu disini sebentar ya, aku ngobrol dulu sama temenku" ucap Agung


"Iya tapi jangan lama-lama" ucap Wulan


"Oke" ucap Agung

__ADS_1


Demi mengusir kesepian, Wulan pun memainkan handphonenya. Melihat ikon sosial media yang lama tak di bukanya, ia pun rindu. "Kalau aku online sebentar, gak apa kali ya, toh cuma lihat kabar beranda" batinnya.


__ADS_2