Maaf, Aku Berhak Untuk Bahagia

Maaf, Aku Berhak Untuk Bahagia
Aku Menyukaimu


__ADS_3

Walaupun Agung telah kembali ke rumah, namun ia jadi semakin jarang bertemu dengan Wulan. Itu karena jika ingin bertemu, Agung tak mau menemui Wulan di rumahnya. Ia hanya mau bertemu di tepi jalan, atau janjian di tempat lain. Sedangkan Wulan, ia tak mau jika bertemu dengan cara seperti itu. Sekali dua kali Wulan mau menurutinya, namun jika terus menerus Wulan tak mau.


Mereka berdua yang jarang bertemu, hanya berkomunikasi via handphone. Memang sangat rindu, karena jarang sekali bertemu. Pernah suatu malam, Wulan terpaksa mengiyakan ajakan kekasihnya untuk bertemu, itu karena Agung terus menerus merengek meminta bertemu. Dia pun terpaksa menuruti keinginan kekasihnya.


Berbulan bulan mereka menjalani hubungan seperti ini. Rasanya hambar, tidak semesra yang dulu. Itu karena Wulan merasa jenuh. Rumah kekasihnya dekat, namun malah jarang bertemu. Sedangkan Agung pun juga keras kepala. Ia sama sekali tidak mau menemui kekasihnya di rumahnya.


Saat dirinya merasa kesepian, Arifin datang untuk mengisi kesepian hatinya. Ia dan Arifin semakin sering bertukar pesan. Bahkan Arifin sering mengajaknya keluar entah itu sekedar makan di luar, bahkan mengajak Wulan karaoke bersama dengan teman-temannya. Arifin bisa melihat jika Wulan butuh hiburan. Oleh sebab itu, ia mengajak Wulan untuk berkaraoke di sebuah tempat karaoke. Ia tahu Wulan sangat hobi bernyanyi. 2 sampai 3 jam mereka habiskan untuk sekedar menghibur diri.

__ADS_1


Agung tak tahu jika Wulan sering keluar dengan teman lelakinya. Itu karena Wulan tidak pernah memberitahunya. Agung yang mengabaikannya, hingga ia merasa jenuh dengan hubungannya. Lama-lama Wulan merasa bosan dengan keadaan yang seperti ini. Hubungannya dengan Agung semakin dingin. Tidak sehangat dahulu saat belum putus.


Sebenarnya Wulan takut jika ia sering jalan dengan orang lain selain kekasihnya. Ia takut jika Agung mengetahuinya. Namun nyatanya, Agung tak pernah tahu kemana saja Wulan pergi, dengan siapa ia pergi. Wulan benar-benar merasa telah di acuhkan. Ia merasa jika Agung sudah tidak seperti dulu lagi, yang begitu mencintainya.


Di tempat lain, Agung juga merasa, hubungan macam apa yang ia jalani saat ini. Namun ia tak bisa menyalahkan Wulan, ini semua salahnya. Wajar jika Wulan menolak untuk bertemu dengannya di tepi jalan. Ia seorang wanita baik-baik. Hubungan mereka berdua berjalan dengan membosankan. Ia sendiri tak pernah berusaha memperbaiki hubungannya. Ia pasrah. Kalau di tanya cinta ya cinta, sayang ya sayang. Namun ia tak punya pilihan lain.


Arifin yang sering jalan dengan Wulan, lama-lama ia merasa jatuh cinta. Ia pun memberanikan dirinya mengungkapkan isi hatinya pada Wulan. Ia menyatakan cinta pada Wulan.

__ADS_1


Wulan terhenyak kaget membacanya...


"Tapi mas, kau sudah ku anggap seperti kakakku sendiri" balas Wulan


"Tidak masalah, membuatmu tahu apa isi hatiku, itu sudah cukup bagiku" balas Arifin


"Kau tahu aku sudah punya kekasih, bagaimana mungkin aku bisa denganmu?" tanya Wulan

__ADS_1


"Aku akan bahagia jika kau bahagia" balas Arifin


Entah kenapa semenjak kejadian itu hubungan Wulan dan Agung semakin buruk. Wulan tidak tahan dengan sikap keras kepala kekasihnya yang tak mau datang ke rumahnya. Agung pun seakan membiarkan hubungan ini semakin rumit. Tak ada inisiatif darinya untuk memperbaiki hubungannya.


__ADS_2