Maaf, Aku Berhak Untuk Bahagia

Maaf, Aku Berhak Untuk Bahagia
PMS


__ADS_3

Benar saja. Dari kejauhan ia melihat Wulan telah menunggunya di dekat pintu gerbang pabrik.


"Maaf ya, nunggu nya lama gak?" tanya Agung


"Ahh, enggak kok mas" jawab Wulan


"Ya udah ayo jalan"


"Oke"


Mereka berdua pun segera berlalu dari tempat itu. Di tengah jalan, Agung berkata pada Wulan kalau ia merasa lapar.


"Cari makan dulu ya" ucap Agung


"Iya. Mau nyari makan apa emangnya?" tanya Wulan balik


"Bakso aja deh, gimana?" jawab Agung


"Kamu favorit bakso banget ya mas?" tanya Wulan kepo


"Iya, emang kenapa? Bakso itu universal menurut aku, hampir semua orang suka makan bakso, hehe" jawab Agung menjelaskan


"Kok sama ya, aku juga gila banget sama yang namanya bakso" dalam hati Wulan bergumam

__ADS_1


"Di tempat biasanya aja ya?" ucap Agung


"Iya"


Akhirnya mereka berdua menuju warung bakso langganannya. Setelah memesan menu, tanpa perlu waktu lama, hidangan itu pun habis juga. Maklum, efek seharian bekerja, perut perlu makan.


"Kamu bawa apa itu?" tanya Agung setelah melihat sesuatu yang Wulan taruh di atas meja


"Ohh ini dapat undangan dari teman" jawab Wulan


"Nikahan?" tanya Agung penasaran


"Enggak kok, khitanan" jawab Wulan


"Khitanan? Emang temenmu udah pada punya anak ya?" tanya Agung


"Paling muda, paling kecil juga ya?" goda Agung


"Ihh kamu mas, ngeledek aku terus" jawab Wulan sambil manyun


"Iya ya, bercanda tak perlu marah, senyum donk" rayu Agung


"Sebel" jawab Wulan ketus

__ADS_1


"Yahhh gitu aja ngambek, lagi PMS ya?"


"Emang apa itu PMS?" tanya Wulan menginterogasi


"Ya gitu, suka marah-marah gak jelas" jawab Agung datar tanpa ekspresi


"Apaan orang enggak lagi PMS" jawab Wulan malu


"Kalo gitu gak perlu marah" Agung menasehati


"Iya deh maaf" jawab Wulan sambil tersenyum


"Nah gitu donk kan keliatan manis" ucap Agung


Obrolan mereka harus terhenti saat Agung membayar menu yang telah di pesan. Setelah membayar, mereka segera berlalu meninggalkan tempat itu. Kurang lebih 10 menit kemudian, mereka telah sampai di rumah Wulan. Wulan menawarinya untuk mampir, tetapi Agung menolaknya dengan alasan udah sore banget, udah mau maghrib katanya. Oke, Wulan tidak memaksa. Setelah mengucapkan terimakasih, Agung segera pergi untuk kembali ke rumahnya.


Malam itu, Wulan tidur lebih awal. Mungkin karena ia kelelahan. Dan ia tidak tahu ada 10 lebih sms yang masuk ke handphone nya. Itu jelas membuat Agung gundah. Namun ia segera menyadari kemungkinan Wulan telah terlelap dalam mimpinya yang indah. Ia mengirimkan pesan lagi untuk yang terakhir di malam itu. Ucapan "Selamat tidur, semoga mimpi indah, I Love You beserta emot love". Dan ia pun segera beranjak ke kamar untuk istirahat juga.


Keesokan harinya, Wulan kaget karena banyak sekali pesan yang masuk di handphone nya, terutama dari kekasihnya. Ia pun tersenyum begitu membaca pesan terakhir yang di kirim kekasihnya malam itu. "Love you too" balasnya. Tanpa menunggu balasan, ia segera bersiap untuk membersihkan diri. Hari ini dia akan pergi ke tempat kerja bersama bapak yang semalam sudah pulang dari luar kota.


"Jangan lupa sarapan sayang" sms balasan dari Agung


"Siap bosku, kamu juga ya" balasnya kemudian

__ADS_1


"Have a nice day"


"Makasih, kamu juga sayang"


__ADS_2