
Melihat cucunya datang, kakek dan nenek sangat senang, apalagi cucunya datang bersama Wulan.
"Cucuku datang, ayo ayo masuk sini" ucap nenek
Wulan dan Agung menyalami kakek dan nenek, Wulan masuk terlebih dahulu, sedangkan Agung masih membereskan barang bawaannya, membawa masuk ke dalam kamar.
"Sudah berbuka puasa?" tanya nenek
"Sudah nek tadi mampir di warung dulu untuk berbuka" jawab Wulan
"Kok bisa ikut kesini, sudah ijin sama orang tuamu?" tanya kakek
"Sudah kek" jawab Wulan
"Ya sudah, tapi ingat jangan macam-macam, tahu kan maksud kakek?" tanya kakek
"Iya kek" jawab Wulan
"Hmm, cucumu saja sudah meniduriku" batin Wulan
"Silahkan kalau mau bersih-bersih diri" ucap nenek
"Iya nek, kakek saya pamit masuk dulu ya" ucap Wulan
"Iya silahkan" ucap kakek dan nenek
__ADS_1
Wulan pun segera masuk ke kamar. Disana Agung sedang menata pakaian.
"Yang, kita tidurnya gak sekamar kan?" tanya Wulan
"Kau berani tidur sendiri?" tanya Agung
"Berani" jawab Wulan
"Ya sudah kau tidur di sini saja, biar aku yang tidur di kamar lain" ucap Agung
"Oke bos" ucap Wulan
"Belum selesai ya beresinnya?" tanya Wulan
"Kurang sedikit" ucap Agung
Wulan pun berjalan menuju kekasihnya yang sedang berada di depan lemari pakaian. Saat hendak mengambil sebuah baju untuk di masukkan ke dalam lemari. Agung pun juga hendak mengambilnya. Kompak sekali. Lalu keduanya saling tertawa.
Nenek yang melihat tingkah keduanya juga ikut tertawa. Nenek bisa melihatnya karena Wulan tadi tidak menutup pintu kamarnya. Dan kebetulan nenek sedang lewat.
"Sudah beres, kau bisa istirahat sekarang" ucap Agung
"Oh ya, kau tidak membawa lingerie yang ku belikan? Aku tidak melihatnya" tanya Agung
"Hah? Lingerie?" tanya Wulan
__ADS_1
"Kenapa aku mesti membawanya" tanya Wulan
"Supaya aku tergoda" jawab Agung jujur
"Kita kan belum menikah, ngapain aku pake begituan" ucap Wulan
"Ya gak apa-apa, toh aku sudah merasakan" ucap Agung
"Stop, jangan di teruskan" ucap Wulan
"Ya sudah aku mau cuci tangan cuci kaki gosok gigi lalu sholat" ucap Wulan
"Iya sana, aku mau disini dulu" ucap Agung
Setelah selesai membersihkan diri, Agung pun ijin keluar sebentar untuk merokok. Setelah kekasihnya pergi, ia lalu mengganti pakaiannya, karena tidak mungkin ia tidur dengan memakai celana jeans. Ia memakai piyama dengan model tank top dan celana pendek warna biru kesukaannya.
Kakek dan nenek sudah istirahat, sedangkan Agung masih di teras untuk merokok. Setelah ia rasa cukup, ia pun masuk ke dalam. Ia mengecek ke kamar Wulan apakah sudah tidur atau belum. Wulan sudah tertidur . Ia ingat bila tadi belum menyiapkan selimut untuknya, jadi ia mengambil selimut yang baru untuk kekasihnya. Kebetulan pintu kamarnya tidak di kunci, jadi ia bisa masuk dengan mudah. Ia masuk dengan hati-hati sekali agar Wulan tidak terbangun.
Melihat kekasihnya tidur dengan pakaian seperti itu, naluri lelakinya muncul. "Ini anak, bikin nafsu saja" batin Agung. Ia menyelimuti tubuh kekasihnya dengan selimut yang ia bawa. Setelah selesai menyelimuti kekasihnya, ia hendak menuju kamarnya namun tiba-tiba Wulan meraih tangannya.
"Disini saja, aku takut" ucap Wulan
Agung pun tidak jadi melangkah pergi. ia duduk di samping kekasihnya.
"Tidurlah, aku akan menjagamu" ucap Agung
__ADS_1
"Apa yang terjadi selanjutnya? Tetap ikuti kelanjutan ceritanya yaa..."