
"Oh ya lan, malam minggu begini kok kamu gak main sama cowokmu?" tanya Arifin
"Dia lagi di luar kota mas, makanya gak bisa main" jawab Wulan
"Udah lama pacarannya?" tanya Arifin lagi
"Sebenarnya aku baru aja balikan sama dia, sebelumnya kami sempat putus setelah 10 bulan berpacaran" jawab Wulan
"Sayang sekali aku mengenalmu setelah kamu telah bersama orang lain lan, seandainya saja..." batin Arifin dalam hatinya
"Kamu sendiri gimana mas, lagi deket sama siapa?" tanya Wulan
"Aku gak lagi deket dengan siapapun" jawab Arifin
"Oh ya mas, udah malam nih, pulang yuk" ajak Wulan
"Iya bentar aku bayar dulu" ucap Arifin
"Nih mas, buat bayar pesananku" ucap Wulan sambil memberikan uang
"Udah bawa aja" ucap Arifin
__ADS_1
"Tapi mas...."
"Gak papa, santai aja" ucap Arifin
"Oke, makasih" ucap Wulan
Mereka pun akhirnya pulang. Arifin mengantarnya sampai ke rumah. Setelah mengucapkan terimakasih, mereka pun berpisah. Arifin segera pulang menuju rumahnya.
Sesampainya di rumah, Wulan pun menelepon kekasihnya. Ia merasa kesepian karena lama tak berjumpa dengan kekasihnya.
"Yang, kapan kamu pulang?" tanya Wulan
"Kenapa, apa terjadi sesuatu?" tanya Agung
"Sabarlah, aku juga merindukanmu, apalagi dengan ciumanmu" ucap Agung
"Ihh, dasar kamu ya...." ucap Wulan
"Emang kamu gak kangen berciuman denganku?" goda Agung
"Enggak" ucap Wulan
__ADS_1
"Masa' sih?" tanya Agung
"Iya, ngapain juga aku bohong" ucap Wulan
"Oke, kita buktikan saat aku pulang nanti" ucap Wulan
Di lain hari....
Kakak perempuan Wulan telah mengetahui, adiknya berpacaran dengan siapa. Ia pun mencoba bertanya pada Wulan tentang kekasihnya tersebut.
"Apa benar kamu berpacaran dengan Agung?" tanya kakak perempuannya
"Iya, emang kenapa mbak? Apa mbak mengenalnya?" tanya Wulan
"Dia dulu suka sama saudara temanku, Melly namanya. Tapi kemudian Melly malah menikah dengan kakaknya sendiri" ucap kakak perempuannya
"Apa? Jadi, wanita yang saat ini menjadi kakak iparnya adalah wanita yang dulu pernah di sukainya? Dan sekarang, mereka tinggal satu rumah? Astaga, apa lagi ini? Gimana bisa dia tinggal serumah dengan kakak iparnya yang pernah di taksirnya? Huft, ini gak masuk akal. Sulit untuk di jelaskan" batin Wulan yang kaget saat mendengar ucapan kakaknya tentang kekasihnya. Ia tak mampu berkata apa-apa selain hanya bisa diam, pikirannya bercabang kemana-mana.
"Kenapa dia gak pernah cerita sebelumnya, kenapa dia gak jujur padaku? Apa sekarang dia masih menyukai wanita itu yang kini menjadi kakak iparnya? Bahkan mereka tinggal serumah. Ini kisah yang rumit.
Melly, adalah wanita yang kini menjadi kakak ipar Agung setelah menikah dengan mas Erwin. Dia adalah wanita yang dulu di sukai oleh Agung, namun Melly tak menyukainya. Melly menyukai mas Erwin. Dan akhirnya mereka menikah. Namun hingga 2 tahun usia pernikahan, mereka belum di karuniai anak.
__ADS_1
"Apa yang harus aku lakukan setelah mendengar kenyataan yang sangat menyakitkan. Meskipun itu masa lalu, tapi aku takut di dalam hatinya Agung masih menyimpan "rasa" terhadap Melly. Meskipun Melly telah menikah dengan mas Erwin, tetap saja mereka sering bertemu karena mas Erwin dan Melly masih tinggal di rumah orang tua Agung, belum mempunyai rumah sendiri. Meskipun saat ini Agung ada di luar kota, tetap saja akhirnya pulang juga ke rumah dan bertemu Melly" pikiran Wulan begitu kacau saat ini.