Masuk Dunia Game Light & Light S2

Masuk Dunia Game Light & Light S2
70 : Teriakan pemanggilan


__ADS_3

"CHARLIE!" Teriak Alinda dengan begitu lantang.


"Khekehkeh...., tidak akan ada siapapun yang bisa menolongmu." Suara itu kembali menghantui Alinda dalam ketakutannya.


Ashera tidak peduli, dia ingin kabur dari cengkraman nya Farrel, tapi apakah bisa?


"Jangan Farrel! Jangan lakukan itu!" Jerit Alinda, terus meronta dari Farrel yang sudah berada di atas tubuhnya.


"Ini harus aku isi dulu, biar kau bisa menjadi milikku." kata Farrel dengan senyuman bangganya. Dia kini berhasil membuka pakaian atas Alinda dengan cara menariknya ke atas, setelah itu Farrel pun melakukannya di bagian bawah dengan menarik rok itu ke atas juga, sehingga kini rok tersebut mendarat di atas pinggangnya Alinda, dan memperlihatkan pangkal paha yang sudah mulai basah.


"Tidak, jangan lakukan itu! Aku tidak mau! Hentikan!" Alinda terus menendang-nendang, tapi semuanya seolah sudah percuma ketika kedua kakinya berhasil di buka lebar karena keberadaan dari Farrel ini.


"Jangan berisik sayang, kau nanti pasti akan ketagihan." Bisik Farrel, dan meraup salah satu aset nya Alinda, membuat Alinda seketika terhenyak kaget.


"H-hiks, tidak mau, aku tidak sudi denganmu!" Kata Alinda dengan wajah langsung mlengos.


"Sudi atau tidak suki, tidak perlu kau pikirkan lagi, yang hanya kau pikirkan adalah bisa membuatmu jadi makanan paling enak." Ucapnya lagi.

__ADS_1


'Aku tidak mau~ Aku tidak ingin di nodai oleh dia! Lebih baik Osborn, Charlie, atau Evan saja, aku tidak mau dia!' Batin Alinda dalam hatinya.


"Ayo Farrel, tunggu apa lagi? Kami semua sudah sangat menunggumu." Suara-suara dari entah berantah, karena tidak tahu milik siapa, langsung mengusik ketegangan diantara mereka berdua.


"Berisik!" Teriak Alinda. Wajahnya sudah sangat menyiratkan ketakutan bersama dengan kesedihan. Tubuhnya gemetar ketika sentuhan pertama itu terus mengganggu kedamaian yang di miliki tubuhnya itu.


Sungguh, apakah dengan masuk kedunia lain itu, membuat kesuciannya direnggut oleh orang yang bahkan tidak begitu Alinda kenal .


"Tidak, ah~ aku ti ah~ Angh~ Jangan, aku tidak mau." Alinda mengernyitkan matanya, merasakan begitu gelinya sentuhan yang di buat oleh Farrel di beberapa tempat yang cukup pribadi.


"Heheh, dengar suara indahnya itu, aku semakin bersemangat untuk terus mendengarnya."


"Farrel, tunggu apa lagi, jangan di tunda, buat dia mengandung anakmu sekarang juga."


"Benar, kami sudah memilih pasangan yang sangat cocok denganmu, jadi cepat lakukan, kami sudah tidak sabar dengan keturunan baru."


'Apa-apaan dengan dunia ini? Aku pikir tidak akan ada kejadian seperti ini, apalagi dengan adanya campur tangan makhluk seperti mereka. Ah~ a-apa jadinya nanti kalau seperti ini terus?' Pikir Alinda, dia semakin tidak bisa melakukan apapun ketika jari tangannya Farrel sudah mulai berada di pintu gerbang rumahnya. "Aku mohon, jika kau pria baik, kau tidak mungkin akan terkena pengaruh ucapan mereka!"

__ADS_1


"Setelah ini, kau tidak akan bisa di buat bicara lagi." Ancam Farrel setelah berhasil menepis sedikit CD itu ke tepi, lalu tanpa basa basi lagi, memulai dengan ronde pertama mereka berdua dengan membuat tubuh Alinda terangsang.


Alinda yang sudah merasakan CD nya mulai di tepis, langsung memejamkan matanya.


"Tenang, dan rasakan ini saja." ucap Farrel dengan lirih, dan ujung jari tengahnya pun mulai menemukan gerbang rumahnya Alinda.


"Ba-"


WUSHH....


Belum sempat mengutarakan kebahagiaan mereka semua untuk menonton pertunjukkan dua orang yang akan saling bercinta, mereka semua langsung di kejutkan dengan adanya angin besar yang tiba-tiba saja datang.


"Jadi ini alasan telingaku tiba-tiba berdengung keras?"


"Kyaaa..!" Alinda berteriak, dan mereka semua yang mendengar teriakannya, termasuk dengan Farrel sendiri, sontak langsung terperangah dengan sosok yang terbang berada di atas mereka.


Pria berambut putih silver, bersama dengan kedua sayap hitam yang berkibar dengan bangganya, Charlie, dengan senyuman miringnya, ia berhasil menggendong tubuh Alinda dan membawanya bersamanya.

__ADS_1


"Siapa kau?! Kenapa kau bisa masuk kedalam dunia kami yang sudah kami segel dengan rantai segel kegelapan?" Tanya salah satu suara yang terdengar tanpa adanya pemilik tubuh dari suara itu sendiri.


__ADS_2