Masuk Dunia Game Light & Light S2

Masuk Dunia Game Light & Light S2
72 : Misi Charlie


__ADS_3

Charlie memejamkan matanya, mencoba untuk berkonsentrasi dengan objek yang sedang ia pikirkan, sampailah, ketika Charlie dapat dengan mudah mengingat wajah dari sosok Alinda ini, meja dengan menampilkan gambar hologram dari sebuah peta, tiba-tiba saja muncul.


Ada titik merah yang menjadi titik dimana lokasi dari Alinda berada.


Charlie membuka matanya, dan betapa bahagianya Charlie ketika melihat tempat yang akan ia tuju itu rupanya ada di sebuah tempat terpencil.


"Hahahah....jadi ini, kalian rupanya yang membuatku harus datang kesana?" Tawa Charlie itu langsung mengisi kesunyian dari dalam ruangan itu. "Aku jadi penasaran, apa yang sebenarnya kalian lakukan dengan wanitaku." gumam Charlie.


Dan dengan keputusannya yang sudah bulat itu, Charlie pun mencoba memetakan lokasi Alinda lebih akurat lagi.


"Awas saja kalian, aku akan membuat perhitungan dengan kalian, karena sudah menculik Alinda dari sini." Lirih Charlie. Tatapan matanya yang dingin itu menatap sebuah kastil tua yang ada di tepi sebuah pantai.


Kastil yang keberadaannya sudah tidak ada, namun perwujudan dari kastil itu sendiri tetap ada, namun tidak kasat mata.


Dengan kata lain, Alinda memang di bawa ke tempat yang berurusan degan alam supernatural.


"Aku harus pergi kesana sekarang. Sebaiknya aku belum terlambat. Jangan sampai kesuciannya direbut oleh bajingan itu." Gerutu Charlie.


Dengan kekuatan yang ia miliki, Charlie pun mundur dua langkah ke belakang, menjauhi meja tersebut. Tidak lama kemudian, sepasang sayap berwarna hitam itu langsung berkibar, dan siluet iris mata berwarna violet mata itu pun sempat berkilat.

__ADS_1


"Alinda, aku akan membawamu, bertahanlah di sana dulu." Pejam Charlie, setelahnya Charlie menutup tubuhnya dengan kedua sayap itu, sampai akhirnya keberadaan dari Charlie sendiri langsung menghilang dari sana lalu berpindah tempat dengan cepat di atas laut.


WUSHH.....



'Dimana dia?' Charlie mendelik dan menoleh ke arah kanan dan kiri, hingga Charlie akhirnya menemukan batasan alam yang ada tepat di pinggir pantai persis.


Melihat hal tersebut, Charlie langsung menyeringai, dan akhirnya Charlie segera mengerahkan kekuatan kepada kedua sayapnya itu untuk terbang secepat kilat ke arah batasan alam itu sendiri.


__________


Dan dalam kecepatan cahaya itu, Charlie mampu menembus gerbang alam ghaib itu dalam sekejap mata, dan hasilnya Charlie pun berhasil mendapatkan tubuh Alinda lebih dulu sebelum Farrel menyentuh Alinda sepenuhnya.


"Kau siapa?!"


"T-tidak mungkin, perasaan ini?! Siapa sebenarnya kau!"


"Akhh! Kau sangat mengganggu! Pergi! Jangan halangi tujuan kami!"

__ADS_1


Teriakan demi teriakan memenuhi dalam kastil dari istana yang mereka buat itu. Mereka semua sangat terganggu dengan kehadiran dari Charlie.


"Untuk apa aku memperkenalkan diriku pada makhluk seperi kalian? Kalian sama sekali tidak memiliki hak untuk tahu, karena meskipun tahu, apakah kalian masih bisa mengerti apa yang aku beritahukan?"


"C-charlie, kenapa kau bisa tahu aku ada di sini?"


"Charlie, kau menggangguku." Suara milik Alinda langsung di hempas oleh suara milik Farrel yang sudah terlihat kesal, karena prosesi dari permainan yang akan di mainkan dua orang lawan jenis, berakhir dengan kegagalan, sebab ada tamu tidak di undang.


Charlie langsung menanggap ucapannya Farrel dengan mudah. "Kalau tidak seperti itu, memangnya aku sudi membiarkan Alinda bercinta denganmu? Hah, jangan mimpi, bahkan kau itu sama sekali tidak memenuhi kualifikasi untuk mendaftar di hatinya."


"Farrel, lawan dia, rebut Alinda dan biarkan dia jadi milikmu!"


"Iya Farrel, buat langkah selanjutnya, dia sangat tidak cocok selainmu."


"Farrel, lakukanlah, lawan dia, jangan biarkan Alinda yang sudah susah payah kau bawa direbut oleh dia."


Semua bisikan demi bisikan itu terus menerus mempengaruhi pikiran Farrel untuk menuruti semua ucapannya itu.


Tentu, dan Farrel pun sudah memantapkan posisinya untuk menangkap Alinda dari tangan Charlie.

__ADS_1


__ADS_2