MELAMAR OM DUDA

MELAMAR OM DUDA
Bertemu Alana


__ADS_3

Sesampainya di sekolah Sang adik, Kiara segera turun dari mobil dan memperhatikan sekeliling, kemudian tak berselang lama Kaila datang menghampiri Kiara yang sudah menunggunya, mereka berdua masuk ke dalam mobil. Mobil mereka mulai melaju, namun tiba-tiba saja Kiara melihat Dio yang sedang bersama seorang wanita yang Ia kenal. Wanita itu tampak memaksa Dio untuk ikut bersamanya.


"Ayo ikut Mama, Dio! Mama ingin mengajakmu jalan-jalan, Mama akan belikan apapun yang kamu mau." paksa Alana sembari menarik tangan Dio untuk masuk ke dalam mobilnya. Namun, sang anak rupanya tidak berkenan untuk ikut bersama Mama-nya, Dio berontak dan bersikeras untuk tetap menunggu mobil Daniel menjemputnya.


"Dio nggak mau, Ma! Lepasin tangan Dio, Dio mau pulang saja, Dio nggak mau ikut sama Mama!" Dio sedikit berteriak sehingga membuat Kiara ingin menghampiri mereka berdua, dirinya melihat Dio dipaksa untuk mengikuti keinginan Alana.


"Loh itu bukannya, Dio? Bukannya itu mantan istri Om Daniel? Pasti tuh perempuan maksa Dio untuk ikut bersamanya." Kiara menyuruh sopir untuk mengehentikan mobilnya.


"Berhenti, Pak!" mobil itu pun berhenti tepat di depan Dio. Alana sangat terkejut dengan kedatangan sebuah mobil yang tiba-tiba berhenti di depan nya. Tak berselang lama Kiara turun dari mobil dan menghampiri mereka berdua, Dio yang melihat Kiara keluar dari mobil, anak itu pun langsung menggigit tangan sang Mama dan berlari di belakang badan Kiara. Rupanya Dio minta perlindungan Kiara agar sang Mama tidak membawanya pergi.


"Dio! Mau kemana kamu! Dan kamu ngapain kamu berada di sini?" teriak Alana yang melihat sang anak yang sedang menjauhi nya, justru Dio berlari ke arah Kiara dan bersembunyi di balik punggungnya.Tentu saja apa yang dilakukan oleh Dio membuat Kiara sangat terkejut.


"Loh! Dio, kamu kenapa?" tanya Kiara yang bingung dengan sikap anak Daniel itu.


"Tolongin Dio, Mama Kiara! Dio nggak mau ikut sama Mama!" rengek sang bocah kepada Kiara. Tentu saja apa yang dikatakan oleh Dio membuat Alana terkejut setengah mati, bagaimana tidak kaget, sang anak memanggil Kiara dengan sebutan Mama.

__ADS_1


"Dio! Apa maksudmu memanggil dia dengan Mama? Mama kamu ini bukan dia!" tunjuk Alana pada dirinya sendiri.


"Nggak mau! Dio nggak mau ikut sama Mama, Mama udah jahat sama Papa, Dio benci sama Mama, Dio ikut sama Mama Kia saja." balas Dio sembari bergelayut pada lengan Kiara. Namun, rupanya Alana tetap memaksakan kehendak nya agar sang anak tetap menuruti nya, Ia pun mencoba meraih paksa tangan Dio. Tapi, dengan cepat Kiara menepis tangan Alana agar tidak menyentuh Dio.


"Cukup, Nyonya! Jika Dio tidak mau jangan dipaksa, Anda sudah terlalu menyakitinya. Maaf Saya tidak bermaksud ikut campur, Dio tidak ingin ikut dengan Anda, sebaiknya Anda pergi saja dari sini." mendengar ucapan Kiara, Alana semakin dibuat emosi dan Ia mencoba menampar pipi Kiara.


"Kurang ajar kamu!" Alana mengangkat tangannya dan mencoba menampar pipi Kiara. Namun, dengan cepat Kiara menangkisnya, dengan tatapan yang tajam, Kiara berkata kepada mantan istri Daniel itu. "Seharusnya Anda bertanya kepada diri Anda sendiri, Nyonya! Bagaimana bisa anak kandung sendiri tidak mau diajak, itu karena terlalu abainya Anda terhadap anak Anda, jika Anda penyayang, pastinya Dio tidak akan bersikap seperti ini, sayang sekali Anda menyia-nyiakan kesempatan untuk dekat dengan Dio, jadi jangan salahkan Dio, jika dia merasa Anda seperti orang lain baginya."


Setelah mengatakan hal itu, Kiara menghempaskan tangan Alana dan berkata kepada Dio, agar Alana tahu sendiri apa jawaban sang putra.


"Sekarang Anda bisa lihat sendiri, Nyonya! Dio tetap tidak mau ikut bersama Anda, jadi alangkah baiknya jika Anda pergi saja dari tempat ini." Kiara berkata sembari membawa Dio untuk masuk ke dalam mobil, tentu saja Alana tidak terima diperlakukan seperti itu oleh gadis ingusan seperti Kiara.


"Jangan belagu kamu, ya! Jangan mentang-mentang Daniel dekat denganmu, kamu bisa mencuri perhatian Dio dariku. Tapi, Aku tidak akan biarkan itu terjadi, Aku tidak akan biarkan Mas Daniel ataupun Dio dekat dengan mu, kamu hanyalah benalu, lebih baik kamu pergi saja dari kehidupan Mas Daniel, dia tidak membutuhkan mu, karena Mas Daniel hanya milikku, kamu tidak berhak memilikinya." sejenak Kiara menghentikan langkahnya, Ia menyuruh Dio untuk masuk ke dalam mobil bersama Kaila.


"Dio! Kamu masuk dulu ya ke dalam mobil, ada Kaila di dalam, nanti Mama akan ajak kalian jalan-jalan." ucapnya kepada Dio.

__ADS_1


"Iya, Ma!" Dio segera menuruti perintah Kiara, setelah melihat Dio masuk ke dalam mobil, Kia berbalik menghampiri Alana yang tampak seperti cacing kepanasan. Kiara tersenyum melihat wajah masam mantan istri Daniel itu. Kemudian Ia berkata kepadanya, "Hmm rupanya Anda egois sekali, Nyonya! Dimana Anda saat dulu Om Daniel membutuhkan perhatian Anda, Nyonya justru meninggalkan mereka berdua, Nyonya buka aib suami sendiri pada khalayak umum, pria mana yang tidak sakit hati mendapatkan perlakuan yang memalukan seperti itu, masih untung Anda tidak dicekik oleh Om Daniel, karena ulah Anda, stigma tentang dirinya yang mempunyai penyimpangan sekksual, sukses membuat Om Daniel terpukul." Kiara berbicara sembari berjalan mengitari Alana yang berdiri di sana.


"Tahu apa kamu dengan Daniel, kamu hanya dijadikan sebagai penutup kekurangannya, nyatanya dia memang pria yang lemah." sahut Alana.


"Eitts ... jangan salah, Nyonya! Anda lihat sendiri bagaimana Om Daniel memperlakukan saya sedemikian rupa, hmm dia benar-benar laki-laki yang perkasa, dan sebentar lagi kami akan segera menikah. Jadi, kubur saja keinginan Anda untuk memiliki Om Daniel, karena dia hanya milik Saya, mantan suamimu itu begitu tergila-gila kepada Saya, hmm dia benar-benar luar biasa." kata-kata Kiara sukses membuat kuping Alana memerah, Ia pun tidak akan menyerah begitu saja.


"Kamu lihat saja, Mas Daniel dengan mudah Aku taklukkan, dan kamu bersiaplah untuk menerima kekalahan mu, karena hanya Akulah wanita satu-satunya yang bisa membangkitkan gairahnya kembali, bukan Kamu!" hardik Alana sembari pergi meninggalkan Kiara yang sedang tertawa kecil mendengar penuturan dari mantan istri Daniel itu.


"Ya ampun! Nih perempuan susah banget dibilangin, Om Daniel nggak bakalan bisa nyetrum sama kamu, Nyonya!" ucapnya sembari geleng-geleng kepalanya. Sejenak Kiara tersadar, bagaimana bisa dirinya seyakin itu mengatakan cuma dirinya yang bisa mengaktifkan mode ON pada diri Daniel Mahardika.


"Eh ... kok Aku PD banget sih ngomong gitu, hehehe nggak apa-apa lah, setidaknya tuh perempuan kepanasan kupingnya, hmm tapi emang iya sih, Om Daniel tuh beneran bikin klepek-klepek, au ah ...!"


Kiara pun membalikkan badannya dan kembali ke dalam mobil.


...BERSAMBUNG ...

__ADS_1


__ADS_2