MELAMAR OM DUDA

MELAMAR OM DUDA
Maafkan Papi


__ADS_3

Rico berjalan menghampiri Cynthia dan mengucapkan selamat ulang tahun kepada gadis yang dicintainya itu.


"Selamat ulang tahun, Cynthia! Semoga kamu selalu bahagia dan panjang umur, semua keinginan mu segera terwujud, dan tentunya semoga kamu segera mendapatkan jodoh yang terbaik untukmu, gadis secantik kamu pasti akan mendapatkan pria yang baik dan bertanggung jawab." ucap Rico sembari menatap wajah Cynthia dalam-dalam. Cynthia tersipu malu dan menundukkan wajahnya.


Kemudian datang Kiara menyusul Rico yang sudah terlebih dahulu mengucapkan ulang tahun untuk Cynthia. "Happy birthday Mama Cynthia! Semoga Mama Cynthia panjang umur, sehat dan makin cantik. Kia berharap Mama Cynthia bisa segera menikah dengan Daddy, soalnya setiap hari Daddy selalu memanggil-manggil Mama Cynthia pas tidur." ucapan sang putri membuat Rico malu di hadapan Cynthia.


"Sssstttt ... Kia jangan keras-keras, dong! Daddy malu!" bisiknya pada sang putri.


"Emang gitu kok! Kia sering banget lihat Daddy ngigau nyebut-nyebut Mama Cynthia.". Apa yang diucapkan oleh Kiara membuat Cynthia tertawa kecil sehingga Duda itu terlihat memalingkan wajahnya karena merasa malu.


"Benarkah, Kia! Daddy sering gitu?" tanya Cynthia sembari berjongkok di depan Kiara.


"Bener, Ma! Itu beneran. Kia nggak bohong, tanya aja sama Oma, kita berdua sering banget lihat Daddy gitu. Makanya kita itu kasihan sama Daddy, Mama buruan nikah sama Daddy, biar Kia bisa main sama Mama Cynthia setiap hari." ucap gadis itu.


"Betul, Nak Cynthia! Kiara tidak berbohong, Rico setiap hari selalu kepikiran kamu terus, kadang senyum-senyum sendiri keinget kamu." sahut Oma Nini mengiyakan ucapan Kiara.

__ADS_1


"Mama apa sih! Malu!" bisik Rico kepada Mamanya.


Cynthia berdiri dan menghampiri Rico, sejenak Cynthia memperhatikan tamu undangan yang hadir, rupanya Kimmy dan juga Juliet sudah hadir di pesta itu. Cynthia melihat mantan istri Rico yang sudah menyiapkan diri untuk menyaksikan bagaimana Cynthia melamar Rico, mantan suaminya.


"Hmm Cynthia! Aku sudah menyiapkan kejutan untuk mu, setidaknya kamu tidak akan pernah bisa menikah dengan Mas Rico, Aku pastikan itu." ucapnya lirih. Kimmy yang berada di samping Juliet tampak mengerutkan keningnya. Juliet penasaran apa yang sudah Tantenya rencanakan untuk memisahkan Cynthia dan Rico.


"Tante kenapa? Kejutan apa yang akan Tante persiapkan?" Kimmy menatap wajah Juliet yang tampak tersenyum.


"Kejutan yang akan membuat Cynthia dan Rico berpisah untuk selamanya." jawabnya sembari tersenyum sinis. Kimmy menaikkan alisnya, Ia tak menyangka jika Juliet benar-benar serius ingin memisahkan Cynthia dan Rico.


"Papi kemana, ya! Kok belum datang juga sih. Ini udah waktunya tiup lilin." Cynthia tampak menelepon Benny berulang kali. Namun sayang, ponsel Benny tidak aktif, sementara Abel dan Jessie menghampiri Cynthia dan bertanya. "Ada apa, Cyn? Kamu kok panik gitu!" seru Abel.


"Kalian lihat Papi, nggak? Papi kok belum datang juga, sih! Ini kan udah waktunya tiup lilin, dan setelah itu Aku bakal ngumumin kalau Aku akan melamar Om Rico." ucapnya dengan ekspresi yang panik.


"Mungkin aja Om Benny terjebak macet! Ya udah kamu lanjutin aja, kasihan tamu undangan pada nungguin, apalagi Om Rico, kita udah nggak sabar pingin lihat kalian menyatukan cinta, hmm nggak kebayang pasti romantis banget!" seru Jessie mendesak Cynthia agar segera melanjutkan acara.

__ADS_1


"Iya betul kata Jessie, udah Cynthia cepat tiup lilinnya pasti bentar lagi Om Benny datang!"


Karena di desak oleh kedua temannya, akhirnya Cynthia pun meneruskan acara selanjutnya yaitu tiup lilin dan pemotongan kue.


Seluruh tamu undangan dan juga teman-teman Cynthia tampak bersuka cita mendoakan Cynthia yang sedang berulang tahun.


Sementara di tempat lain, Benny di datangi lagi oleh Ibra. Benny kembali di ancam oleh pemuda itu, jika dalam tempo dua puluh empat jam, Benny tidak juga melunasi hutang-hutangnya. Maka, Ibra tidak segan-segan memasukkan Benny ke dalam penjara, dan satu hal yang membuat Benny sangat tertekan yaitu ancaman Ibra yang lebih menakutkan, yaitu Ibra akan mengancam akan menghancurkan hidup Cynthia, Ia akan menghancurkan kehormatan gadis itu.


"Jika Om membayar hutang seluruhnya, maka Saya akan membebaskan Om. Namun, jika dalam 24 jam ini Om tidak juga membayar hutang-hutang itu, maka bukan penjara saja yang akan Om rasakan. Tapi, putri Om satu-satunya, Cynthia! Akan Saya lecehkan dan akan Saya permalukan dia di hadapan orang banyak. Jadi, bagaimana? Apa Om bersedia menerima tawaran Saya kemarin? Menikah kan Cynthia dengan Saya, maka hutang-hutang Om seluruh nya sudah Saya anggap lunas." Ibra kemudian pergi dengan membawa senyum kemenangan.


Benny tidak bisa berkata apa-apa, pria itu hanya diam, apa yang harus Ia katakan kepada Cynthia. Setelah Ibra dan anak buahnya pergi, Benny tampak duduk lemas, demi menjaga nama baik putrinya, Benny harus memaksa Cynthia untuk menikah dengan Ibra.


"Maafkan Papi, Cynthia! Ini semua demi kebaikan mu, Nak! Maafkan Papi, gara-gara Papi kamu yang harus menanggung semuanya, ini salah Papi. Tapi, Papi akan lebih bersalah lagi jika membiarkan hidupmu hancur. Terpaksa kamu harus menikah dengan Ibra."


...BERSAMBUNG ...

__ADS_1


__ADS_2