MELAMAR OM DUDA

MELAMAR OM DUDA
Hutang Benny


__ADS_3

Sementara di tempat lain, tanpa sengaja Juliet melihat seseorang yang sedang di hadang oleh beberapa orang pria. Juliet saat itu sedang berada di dalam sebuah rumah makan yang berhadapan langsung dengan arah jalan raya. Ia tiba-tiba dikejutkan dengan sebuah mobil hitam yang menghadang sebuah mobil lain di depannya.


Tampak beberapa orang pria yang turun dari mobil dan memaksa seorang pengemudi mobil untuk keluar dari mobilnya.


"Keluar Anda!" titah seorang pria yang bernama Ibra. Benny segera turun dari mobilnya dan Ia di seret oleh beberapa orang pengawal Ibra. Rupanya Ibra adalah mantan kekasih Cynthia yang tak terima telah diputuskan oleh Cynthia.


"Nak Ibra! Kenapa Kamu mengehentikan mobil Saya?" seru Benny yang dihadapkan langsung di depan pemuda, dia adalah putra dari seorang yang cukup terpandang di kota itu.


"Om seharusnya sudah tahu kenapa Saya tiba-tiba menghentikan perjalanan Om, Saya mau menagih hutang-hutang Om pada Papa! Karena Papa sedang sakit, jadi terpaksa Saya harus mewakili nya untuk menagih hutang-hutang dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab, seperti Om Benny!" ucap Ibra dengan sinis.


"Maaf Nak Ibra, saat ini Om belum punya uang. Tapi Om janji akan segera membayarnya." balas Benny dengan sedikit ketakutan. Ibra menyeringai dan menatap tajam Benny.


"Dengar ya Om! Saya tidak perduli Om ini adalah Ayah dari Cynthia, jika tentang masalah hutang piutang, Saya tidak bisa mentolerir, Om sudah berkali-kali ingkar janji. Jika Om tidak segera membayarnya, maka Om harus siap-siap masuk ke dalam hotel prodeo!" ucap Ibra dengan serius.


"Saya janji Nak Ibra! Saya akan membayar secepatnya, tapi Om mohon! Jangan bawa Om ke penjara. Bagaimana nasib Cynthia nanti." pinta Benny memelas.


Juliet secara tak sengaja mendengar kata Cynthia di sebut oleh pria itu, Juliet semakin penasaran apa yang sebenarnya terjadi antara pria berbadan gembul itu dengan seorang pemuda yang tampaknya dari keluarga kaya.


Juliet beranjak semakin mendekati mereka, Ia penasaran sebenarnya Cynthia yang mana yang sedang dibicarakan oleh pria berbadan gemuk itu. Hingga akhirnya Juliet mengenal salah seorang diantaranya yang berbadan gemuk.


"Loh bukannya itu Benny? Teman Mas Rico?" Juliet mulai mengenali pria yang dihadang oleh beberapa orang tersebut.


"Jadi, Cynthia adalah putri dari Benny! Hmm akhirnya kemenangan berpihak kepada ku, Aku akan memanfaatkan kesempatan ini untuk membuat Cynthia berpikir dua kali untuk melamar Mas Rico." batin Juliet.

__ADS_1


Sementara itu Ibra hanya tertawa mendengar permohonan Benny kepada nya, pemuda itu mendekati Benny dan berkata. "Jika Om tidak ingin masuk ke dalam penjara. Maka, Cynthia yang akan menjadi jaminan nya."


"Apa maksud Nak Ibra?" Benny tampak membulatkan matanya.


"Saya ingin Cynthia menjadi istri Saya! Bagaimana, apa Om setuju dengan penawaran dari Saya? Saya akan membebaskan Om dari segala hutang jika Om menikahkan Saya dengan putri Om, Cynthia! Bagaimana tidak susah, kan?" ucap Ibra sembari menghisap rokok di tangan nya.


"Tidak! Aku tidak akan biarkan Cynthia menikah dengan seorang pemuda seperti kamu! Sampai kapan pun Aku tidak akan biarkan kamu menyentuh putri ku, lebih baik Aku di dalam penjara, daripada Aku harus melihat putriku menikahi pemuda seperti dirimu!" jawab Benny yang menolak keras penawaran dari Ibra.


Ibra tampak mengepalkan tangannya dan menginstruksikan kepada anak buahnya untuk menghajar Benny.


"Dasar orang tua keras kepala, hajar dia!"


Juliet yang mendengar itu, merasa ada kesempatan untuk memisahkan Cynthia dan Rico. Ia pun berencana untuk berpura-pura menolong Benny dengan berteriak memanggil warga sekitar.


Anak buah Ibra mulai menghajar Benny, pria itu terlihat pasrah dengan pukulan yang diberikan oleh anak buah Benny. Hingga akhirnya Juliet datang dan berteriak minta tolong Kepada orang-orang sekitar.


"Tolong! Tolong!"


Anak buah Ibra tampak ketakutan dan mereka pun melepaskan Benny begitu saja, sementara itu Ibra terlihat mengepalkan tangannya pada Benny, seolah memberi isyarat bahwa Ia akan membalasnya.


Kemudian Ibra dan anak buahnya pergi meninggalkan Benny yang tampak sedang menahan rasa sakit akibat pukulan anak buah nya.


"Kamu tidak apa-apa, Ben?" tanya Juliet sembari membantu Benny untuk berdiri. Benny sungguh terkejut melihat Juliet, mantan istri sahabatnya itu tiba-tiba saja datang menolongnya.

__ADS_1


"Juliet? Kamu kok bisa ada di sini? Katanya Kamu sedang berada di luar negeri?" tanya Benny penasaran.


"Iya itu dulu, sekarang Aku sudah pulang ke Indonesia. Aku kangen banget sama anakku. Tapi, sayang Mas Rico tidak mengizinkan Aku untuk menemui putriku!" alibi Juliet untuk membuat Benny agar percaya kepada-nya.


Benny tampak meringis menahan rasa sakit, Juliet membawa Benny duduk di restoran tersebut dan memesankan makanan untuk Ayah Cynthia tersebut.


"Mereka siapa, Ben? Kenapa mereka memukuli mu?" tanya Juliet yang pura-pura tidak tahu. Padahal dirinya sudah mendengar semua percakapan Benny dan Ibra saat itu. Benny menghela nafasnya dan Ia pun terpaksa mengatakan nya kepada Juliet.


"Mereka adalah anak buah dari Tuan Abraham, dan Pemuda itu bernama Ibra, putra sulungnya. Aku memilih hutang kepada Tuan Abraham sebesar lima milyar untuk modal usaha dan Aku berjanji akan mengembalikan nya bulan ini, tapi bulan ini bisnis ku kurang lancar, Sehingga Aku terpaksa menangguhkan hutang-hutang ku, sudah ku cicil sebagian. Namun, sisanya mereka meminta secepatnya." ungkap Benny.


"Terus! Kenapa mereka sampai memukuli mu seperti ini?" desak Juliet yang terus memaksa Benny untuk mengatakan semuanya.


"Mereka mengancam akan memenjarakan ku jika Aku tidak bisa membayar hutang-hutangku, dan mereka akan membebaskanku dari hutang jika Aku bersedia menikahkan Cynthia dengan Ibra. Dan Aku tidak mau itu terjadi, Ibra pemuda yang buruk, Aku tidak mau putriku mempunyai Suami seperti pemuda itu." seru Benny. Namun, rupanya Juliet mempunyai suatu rencana yang pasti akan membuat Cynthia menuruti keinginan sang Ayah.


"Kamu yang sabar ya, Ben! Tapi, jika Aku pikir-pikir tidak ada salahnya jika kamu menikahkan putrimu dengan pemuda itu, Aku yakin putrimu pasti hidup bahagia bersama nya, mereka keluarga orang kaya, Cynthia pasti terjamin hidupnya, Ben! Dan kamu bisa terbebas dari hutang-hutang mu!" bujuk Juliet yang mencoba menghasut Benny.


"Itu tidak mungkin, Cynthia tidak mencintainya, Dia pasti menolaknya!" jawab Benny membantah.


"Dengarkan Aku, Ben! Sekarang kamu pikir, anak mana yang tega melihat sang Ayah yang sedang dalam kesulitan, apalagi Ia tahu kamu diancam akan di penjara, Dia pasti sangat sedih sekali melihat dirimu menderita, Aku yakin sekali jika Cynthia benar-benar menyayangimu, maka dia pasti akan bersedia untuk menikah dengan pemuda itu, percayalah!" Juliet memberikan sugesti kepada Benny. Pria itu sedikit berpikir apa yang diucapkan oleh Juliet ada benarnya.


"Apa yang dikatakan oleh Juli memang benar, jika Aku di penjara, Cynthia pasti sangat sedih. Namun, jika Dia menikah dengan Ibra, Ia pasti hidup dalam kecukupan. Apakah Aku harus mengorbankan perasaan Cynthia? Aku tidak punya pilihan lain, Maafkan Papi, Cynthia! Papi terpaksa!"


...BERSAMBUNG ...

__ADS_1


__ADS_2