
Sementara itu, Cynthia dibuat gugup karena mobil yang menjemputnya sudah sampai di depan rumah dimana Cynthia dan Ibra akan melangsungkan pernikahan. Gadis itu menghela nafas panjangnya, dan mau tidak mau Ia harus segera turun dari mobil untuk segera masuk ke dalam ruangan Ijab Kabul.
Seorang pelayan membukakan pintu mobil untuk Cynthia, terlihat kaki mulus nan jenjang keluar dari mobil mewah itu, dan kini Cynthia sudah berdiri dan siap melangkahkan kakinya menuju ke tempat yang sudah dipersiapkan untuk kedua mempelai.
Cynthia belum tahu jika orang-orang suruhan Ibra sudah berbalik menjadi anak buah Rico, dan sekarang Rico sedang berada dalam perjalanan untuk tiba di lokasi dimana Cynthia dan Benny berada.
Cynthia mulai masuk ke dalam rumah itu, di sana sudah ada beberapa orang saksi, dan tentu saja Benny yang sedang berdiri menatap wajah sang anak dengan sedih.
Cynthia pun segera menghampiri Benny dan memeluknya.
"Papi! Papi nggak apa-apa, kan! Cynthia khawatir sekali dengan keadaan, Papi! Apa mereka menyakiti Papi?" seru gadis itu sembari memperhatikan kondisi Benny.
Benny menggelengkan kepalanya dan tersenyum, "Papi tidak apa-apa, maafkan Papi Cynthia, karena Papi kamu harus menghadapi masalah ini, harusnya Papi di penjara saja, biar Papi yang merasakan penderitaan ini." sesal Benny sembari menundukkan wajahnya.
"Sudahlah, Pi! Papi ngomong apa sih, Cynthia melakukan ini karena Cynthia sayang sama Papi, Cynthia nggak mau terjadi apa-apa dengan Papi." jawab sang anak dengan sendu.
"Tapi, kamu akan menikah dengan laki-laki itu, kamu tidak mencintai, Nak!" ucap Benny sembari menatap wajah Cynthia yang terlihat sedih.
Cynthia menundukkan wajahnya dan tersenyum paksa, "Tidak apa-apa, Pi! Mungkin Aku dan Om Rico tidak berjodoh, Papi tidak usah khawatir, Cynthia pasti bisa menghadapi ini semua!" jawabnya menenangkan hati sang Ayah.
__ADS_1
Hingga akhirnya sang penghulu harus segera memulai pernikahan ini. Dan penghulu menanyakan di manakah pengantin pria nya, karena waktunya ijab qobul akan segera di mulai.
"Maaf! Pernikahan harus segera di mulai, dimanakah calon pengantin pria nya?" tanya sang penghulu.
"Mohon tunggu sebentar, Pak! Calon pengantin pria masih dalam perjalanan, sebentar lagi pasti akan segera datang!" jawab salah seorang anak buah Ibra yang kini telah menjadi anak buah Rico.
Cynthia duduk di depan penghulu sembari menunggu kedatangan Ibra, gadis itu sangat terlihat gugup.
"Kok Aku deg-degan sih!" gumamnya.
Hingga akhirnya yang ditunggu-tunggu sudah datang. Terdengar bisik-bisik beberapa orang yang mengatakan jika calon pengantin pria sudah datang, tentu saja semua yang ada dalam ruangan itu sudah mengetahui siapa yang akan datang, kecuali Cynthia, bukanlah Ibra yang akan datang melainkan Rico.
"Rico!" batin Benny.
Rico memberikan kode agar Benny tidak memberi tahukan kepada Cynthia, jika dirinya akan menggantikan posisi Ibra untuk menjadi pengantin prianya.
Benny mengangguk dan mengerti dengan maksud sahabatnya itu, sedangkan Cynthia masih tidak mau menoleh sama sekali, dan tidak mau tahu siapa yang sudah datang, Cynthia masih menganggap jika yang datang adalah Ibra.
"Diihh ... malas banget lihat mukanya, pasti sedang senyum-senyum sendiri dia, ih jijayy!" umpatnya dalam hati.
__ADS_1
Cynthia benar-benar tidak melihat sama sekali siapa yang kini sedang duduk di sampingnya, dan yang akan mengucapkan ijab Kabul.
Setelah calon pengantin pria sudah duduk di samping pengantin wanita, tiba waktunya Benny menjabat tangan calon pengantin pria untuk mengucapkan ijab Kabul. Cynthia di buat semakin deg-degan dan gugup setengah mati.
"Om Rico! Seandainya saja yang menjabat tangan Papi itu adalah Om Rico, bukan Ibra." batin Cynthia sembari memejamkan matanya. Tak sanggup lagi dirinya melihat dan mendengar Ibra yang akan menjadikannya seorang istri.
Hingga akhirnya Benny mengucapkan sesuatu yang membuat Cynthia sangat terkejut dan membulatkan matanya sempurna.
"Saya nikahkan dan kawinkan Engkau Rico Arven Arion dengan putriku Cynthia Isabella dengan maskawin uang tunai sebesar 3 M dibayar tunai." (nggak usah protes, horang kaya mah bebas, apalagi dunia halu 😁)
"Deg!"
"Saya terima nikah dan kawinnya Cynthia Isabella binti Benny dengan maskawin tersebut dibayar tunai!"
Spontan Cynthia menoleh kearah samping nya, dengan wajah yang tampak sangat terkejut, gadis itu tak sanggup berkata apa-apa lagi, hanya air mata yang mulai menghiasi mata indahnya.
"Om Rico!"
...BERSAMBUNG...
__ADS_1