
Hari berganti hari, waktu pun berjalan begitu cepat, kini Baby Al yang dulu imut dan menggemaskan, sekarang sudah berumur sepuluh tahun, Ia tumbuh menjadi anak laki-laki yang sangat tampan, tak mengurangi ketampanan wajah sang Ayah yang dipadukan dengan kecantikan sang Ibu, tentu saja Alvaro tumbuh menjadi anak yang digandrungi oleh teman-teman sekolahnya, meskipun usianya masih sepuluh tahun, putra pertama dari Rico dan Cynthia itu memiliki banyak penggemar cewek, terutama teman-teman sekolahnya.
Sementara sang Adik yang kini berusia sembilan tahun, juga menjadi primadona di sekolahnya, anak kedua Rico dan Cynthia yang berjenis kelaamin perempuan itu, juga mewarisi wajah yang cantik seperti Cynthia. Yang mereka beri nama Nesya. Sedangkan Kiara kini tumbuh menjadi gadis yang periang dan tentu saja Ia memiliki tubuh yang proporsional seperti sang Ibu, Juliet. Kulit kuning Langsat, tinggi badan yang ideal dan tentu saja bentuk badan yang sempurna bagi kebanyakan wanita. Kiara baru saja pulang dari luar negeri dan memutuskan untuk kuliah di dalam negeri saja.
Pagi itu Ia akan berkunjung ke makam Mommy nya, Juliet meninggal di vonis karena terkena kanker payudara, Ia meninggal sejak anaknya Kaila berumur lima tahun, sehingga membuat Ibra menduda sejak lima tahun yang lalu, Ibra pun sekarang lebih dewasa dan sangat ngemong sekali terhadap anak semata wayangnya, Ia begitu menyayangi Kaila. Hingga saat itu ada lomba membaca puisi tingkat nasional, Kaila di daulat untuk mewakili Sekolahnya, tentu saja itu membuat Ibra bingung, Kaila memaksa Ibra untuk menemaninya dalam lomba itu, tapi nyatanya Ibra harus menghadiri rapat penting. Pria itu pun bingung harus apa, sementara sang anak terus memaksa agar dirinya ikut menemani Kaila.
"Ayo dong Daddy! Siapa nanti yang bakal nemenin Kaila kalau Daddy nggak ikut? Kaila cuma punya Daddy doang." ucap sang anak sembari mengerucutkan bibirnya.
Ibra menghela nafasnya dan mengusap lembut wajah sang anak, "Maaf kan Daddy, Sayang! Tapi Daddy benar-benar nggak bisa, kan udah ada Mbak Sri yang nemenin Kaila." ucap Ibra yang menyuruh pengasuh Kaila untuk menemani putrinya.
"Kaila nggak mau, Dadd! Pokoknya Kaila mau Daddy yang datang, teman-teman pasti ngeledekin Kaila, Dadd! Daddy jahat!" gadis itu tampak merajuk dengan menundukkan wajahnya sembari menutupi dengan kedua tangannya. Ibra hanya bisa menghela nafasnya, begitu beratnya menjadi single parents, anaknya membutuhkan sosok Ibu, sementara dirinya tidak bisa menemani Kaila sepanjang waktu, karena Ibra sangat sibuk di dunia bisnis. Namun, pria itu sudah tidak berkeinginan lagi untuk mencari seorang istri, kepergian Juliet telah menorehkan trauma pada pria yang dulu pernah mencintai Cynthia itu.
"Maafkan Daddy, Kai!" gumamnya sembari menatap wajah sang anak dengan sendu.
*
*
*
Di sisi lain, Kiara kini sedang berada di makam Sang Ibu, makam Juliet yang terletak di kota yang sama dengan Ibra tinggal, tampak gadis itu sedang memanjatkan doa untuk Mommy nya dengan khusyuk.
"Mommy! Kia kangen banget sama Mommy, Mommy sudah bahagia di alam sana! Kia yakin jika Mommy pasti tersenyum melihat Kia di sini, Kia janji sama Mommy, Kia pasti jagain Kaila, Mommy nggak usah khawatir!" ucap gadis itu sembari menaburkan bunga melati di atas kuburan Juliet.
Sementara itu seusai Kiara berziarah ke makam Mommy nya, Ia pun mampir ke rumah Ibra untuk melihat adiknya, Kaila. Namun, sebelum Ia pergi, Kiara minta izin dulu kepada Rico untuk datang berkunjung ke sang Adik. Rico pun memperbolehkan putrinya itu untuk datang berkunjung ke rumah Ibra untuk melihat Adiknya. Setelah hampir lima tahun Kiara tidak bertemu dengan sang Adik, terakhir ketemu saat pemakaman Juliet, setelah itu Kiara dikirim Rico ke luar negeri untuk melanjutkan studinya, setelah Kiara menjalani studinya di luar negeri selama lima tahun, Kiara memutuskan untuk pulang kembali ke Indonesia karena dirinya merasa tidak nyaman berada jauh dari keluarganya apalagi dari adik-adiknya. Alvaro, Nesya dan juga Kaila. Ia memutuskan untuk kuliah di dalam negeri saja.
__ADS_1
Sebuah mobil mewah tiba-tiba saja berhenti di depan rumah Ibra, terlihat kaki yang mulus dan bersih turun dari mobil mewah itu, wajah yang mirip sekali dengan Juliet, tak menampik Kiara sangat mirip sekali dengan Mommy nya saat muda dulu, rambut ikal panjang dengan tubuh bak model terkenal. Dengan memakai long dress di bawah lutut dan cardigan berwarna Salem. Sungguh terlihat Kiara adalah gadis yang sangat feminim.
Gadis itu berjalan dengan anggunnya dan tampak mengetuk pintu rumah bernuansa Eropa itu. Ibra mendengar suara bel berbunyi, dan seorang pelayan tampak sedang membukakan pintu.
"Mencari siapa?" tanya sang pelayan sembari memperhatikan penampilan Kiara dari atas hingga ke bawah. Kiara melepaskan kacamatanya dan tersenyum kepada sang asisten rumah tangga Ibra.
"Aku mencari Kaila, bilang saja Kak Kiara mencarinya!" Jawab Kiara yang di balas anggukan oleh sang asisten yang baru bekerja tiga bulan di rumah Ibra, tentu saja sang asisten tidak mengenal Kiara yang dulu sering sekali datang ke rumah Ibra untuk bertemu dengan Kaila.
"Baik! Tunggu sebentar, Saya akan panggilkan Non Kaila!" sang asisten segera masuk ke dalam rumah, sementara Kiara tampak sedang duduk di kursi depan sembari menunggu Kaila keluar rumah.
Sang asisten datang menghadap Ibra yang sedang membujuk Kaila yang tidak mau ditinggal.
"Permisi, Tuan! Di luar ada seorang gadis yang mencari Non Kaila!"
"Katanya Kak Kiara gitu!" sontak apa yang diucapkan oleh sang asisten membuat Kaila tersenyum bahagia, Ia pun segera beranjak pergi untuk menghampiri Kiara, sang kakak yang selama ini berhubungan lewat video call saja.
"Kak Kiara! Asik ada Kak Kiara!" Kaila segera berlari menghampiri Kiara yang sedang menunggunya di depan rumah, sementara Ibra tampak mengikuti Kaila pergi.
"Kaila tunggu!"
Sesampainya di luar rumah, Kaila memanggil Kia yang sedang duduk di kursi depan rumah sembari memainkan ponselnya.
"Kak Kiara!"
"Kaila!" Sontak kedua gadis itu saling berpelukan penuh kerinduan, selama ini keduanya hanya berkomunikasi lewat ponsel dan itu pun tidak bisa setiap hari mereka video call, mengingat Kiara sangat sibuk dengan kuliahnya.
__ADS_1
"Apa kabar kamu, Sayang! Kakak kangen banget tahu, nggak!" seru putri Rico dan mendiang Juliet itu sembari mengusap-usap rambut Kaila.
"Aku baik-baik saja, Kak! Kakak juga gimana kabarnya? Kakak makin cantik aja, iya kan Daddy?" ujar Kaila kepada Ibra yang baru saja datang menghampiri mereka, Ibra pun sangat terkejut, seolah dirinya melihat istrinya hidup kembali saat memandang wajah Kiara sekarang.
"I-iya, hai Kiara! Apa kabar kamu? Bukannya kamu sedang berada di luar negeri? Sudah pulang? Kenapa kamu tidak bilang kalau mau kesini?" Ibra memberondong banyak pertanyaan kepada putri tirinya itu. Kiara tersenyum dan berkata. "Ya ampun Om Ibra, satu-satu dong nanyanya, Kiara jadi bingung harus jawab yang mana?" ucap Kiara sembari menggelengkan kepalanya.
Ibra terlihat garuk-garuk tengkuknya dan terus memandangi wajah Kiara yang begitu mirip sekali dengan wajah mendiang istrinya.
"Gila! Kenapa wajahnya mirip sekali dengan wajah Almarhum istriku, seperti Aku melihat Juliet dalam dirinya!" gumam Ibra yang tak berkedip melihat wajah Kiara.
"Om Ibra! Om ... hello!" Kiara tampak melambaikan tangannya pada wajah Rico yang terpana melihat wajah Kiara. Karena Ibra masih saja melamun, akhirnya Kaila menginjak kaki Ibra, membuat pria itu menjerit seketika.
"Aww ... Kaila! Sakit tahu!" Ibra terlihat lompat-lompat ketika mendapati kakinya di injak oleh sang putri.
"Habis, Daddy nggak berkedip sama sekali lihatin Kak Kiara, Daddy suka ya hayo ngaku!" celetuk sang bocah yang membuat Ibra mencubit pipi Kaila.
"Hmm ... nakal banget kamu, nggak mungkinlah Daddy naksir Kak Kiara, orang Kak Kiara juga anaknya Daddy, sama kayak kamu!" ucapnya kepada Kaila.
*
*
*
...Hmm bestie! Kira-kira kalian setuju nggak jika Kiara berjodoh dengan Ibra, sesuai judul ya 😁, Plis sebelumnya novel ini bukan novel agamis, author tahu jika menikah dengan mantan ayah tiri itu tidak boleh, Kenapa? Karena Juliet dan Ibra sudah berhubungan suami istri. so guys othor butuh pendapat kalian nih, gimana setuju nggak? 🤭 mohon bijak ya 🤭🙏...
__ADS_1