
Seorang bayi laki-laki yang tampan, lahir dengan selamat dan kini Cynthia dan Rico tengah berbahagia atas kelahiran putra mereka. Begitu juga dengan Kiara, Oma Nini dan juga Benny. Semuanya begitu bahagia dengan kelahiran putra dari Rico dan Cynthia itu.
"Lihatlah bayi kita, dia sangat tampan sekali, ucap Rico saat melihat wajah bayinya yang sedang dalam dekapan Cynthia, bayi itu tampak mencari putting ibunya, sungguh terlihat sangat menggemaskan. Setelah sang bayi berjuang untuk mencari letak putting sang Ibu, Ia pun segera menyesapnya kuat-kuat.
"Hoo ya ampun! Kamu pinter banget sih, lihat deh sayang! Anak kita kuat banget nyusunya." ucap Cynthia sembari merasakan kuatnya sang bayi saat menyusu dirinya.
"Tentu dong! Dia harus kuat seperti Daddy-nya, ah enak banget kamu, Nak! Sekarang giliran Daddy yang tidak bisa nyusu lagi, sedih sekali nasib ini." ucapnya sembari memperhatikan bayinya yang sedang menyesap putting sang Ibu. Sementara Dokter tengah melakukan penjahitan pacsa operasi Caesar.
"Daddy-nya nggak usah nyusu lagi, sekarang susu ini milik Baby kita, oh iya Sayang! Siapa nama yang akan kita berikan kepada Baby kita?" ucap Cynthia sembari mengusap rambut Baby mereka.
"Alvaro Arion yang artinya seorang yang bijaksana yang tampan dan memikat hati, kelak suatu hari nanti putra kita akan menjadi pria yang bukan hanya sekedar tampan tapi juga bijaksana, Baby Al!"
"Nama yang bagus, Baby Al!"
Setelah Dokter melakukan prosedur penjahitan pada luka pasca operasi Caesar, kemudian Dokter mengatakan kepada Rico jika dirinya harus bersabar untuk menunggu selama beberapa Minggu untuk berhubungan kembali dengan sang istri, sampai kondisi rahim Cynthia benar-benar telah kembali normal, dan tentunya dengan saran dari dokter.
Dokter memberikan bius yang bagus untuk operasi persalinan Cynthia, sehingga dirinya tidak merasa kesakitan yang terlalu berarti, dalam beberapa jam saja dirinya bisa melakukan aktivitas ringan, hingga akhirnya Ia dipindahkan ke ruangan pemulihan, disitu Ia bisa menemui keluarganya.
Sementara di sisi lain, seorang wanita juga tengah berjuang untuk melahirkan bayinya, saat itu Juliet Handoko mantan artis terkenal yang kini menjadi istri seorang pemuda kaya, Ibra. Juga tengah dalam proses melahirkan, Namun Juliet rupanya melahirkan melalui proses persalinan normal.
__ADS_1
Tentu saja Ibra mendampingi istrinya yang sedang berjuang untuk melahirkan bayi mereka, karena Juliet sudah pernah merasakan melahirkan, untuk anak kedua ini Juliet tidak mengalami Kendala yang berarti, Ia terlihat tenang, sementara sang suami terlihat panik, karena baru pertama kalinya Ia melihat wanita yang sedang melahirkan secara live.
Berkali-kali pemuda itu tampak jatuh bangun, apalagi dirinya tidak kuat jika melihat darah yang keluar dari tubuh, dan tentu saja Pria muda itu akhirnya jatuh pingsan tatkala dirinya melihat sendiri istrinya yang sedang berjuang mati-matian untuk mengeluarkan buah hati mereka.
Sontak apa yang Ia lihat membuat penglihatannya tiba-tiba kabur dan dirinya akhirnya terjatuh di atas lantai, petugas medis membawa tubuh Ibra di atas sofa, pemuda itu terlihat pucat setelah melihat bentuk dari pintu keluar jalan lahir bayinya.
Sementara itu, Juliet tengah berusaha keras untuk mendorong bayinya kuat-kuat, hingga dalam beberapa detik, kepala si jabang bayi mulai menampakkan diri, Dokter terus menyemangati Juliet untuk terus mengejan, setelah Ia mengambil nafas dalam-dalam, Juliet pun mulai mengejan sekuat tenaga dan kepala bayi itu sudah bisa ditarik oleh Dokter.
Juliet tampak tersengal-sengal tatkala dirinya sudah berhasil mendorong kepala bayinya agar segera keluar, ternyata usahanya untuk mendorong si jabang bayi berhasil, seorang bayi perempuan yang cantik, lahir dari rahim Juliet.
"Selamat, Nyonya! Bayi Anda sangat cantik sekali!" ucap sang dokter sembari meletakkan langsung bayi itu pada dada Juliet, Juliet sangat terharu melihat putri keduanya dengan selamat.
"Dia anakku!" ucapnya kepada Juliet yang sedang mendekap putri mereka, Juliet mengangguk dan tersenyum.
"Iya! Dia anak kita!" jawabnya.
Ibra tersenyum sekaligus terharu, Ia tak menyangka jika dirinya sudah menjadi seorang Ayah di usia yang terbilang muda, Ibra tampak mencium kening istrinya dan mengucapkan terima kasih kepadanya.
"Terima kasih banyak atas apa yang telah Kau berikan padaku, bayi ini sangat berarti untukku, kita akan membesarkan nya bersama, dia cantik sekali seperti dirimu!"
__ADS_1
Di hari yang sama, baik Cynthia maupun Juliet melahirkan di rumah sakit yang sama, tentu saja itu membuat Kia semakin bahagia, dalam sehari Ia mendapatkan dua adik sekaligus, adik cowok dan cewek, sangat sempurna.
"Kia bahagia sekali hari ini, Mommy! Kia punya dua adik sekaligus, Baby Al dan ... em siapa nama Adik cewek ku ini Mommy?" tanya Kia sembari memandangi wajah bayi perempuan itu.
"Kaila Sherly Sifabella, nama untuk Adik kamu!" ucap Juliet sembari tersenyum kepada putri pertamanya dengan Rico itu.
"Baby Al dan Baby Kai, waah Kia sangat bahagia sekali Mommy!"
Juliet melihat kebahagiaan pada putrinya itu. Namun, Sayang Juliet dan Ibra harus pindah ke luar kota, ini dikarenakan Ibra memiliki bisnis di sana sehingga terpaksa mereka harus pindah.
"Kia! Mommy tahu Kia sangat menyayangi Adek Kaila, tapi Mommy minta maaf, Mommy tidak bisa tinggal di kota ini lagi, karena Om Ibra ada bisnis di luar kota, jadi Mommy juga harus ikut. Tapi, Kia nggak usah bersedih, Kia masih bisa kok bertemu dengan Adek Kaila. Kia bisa minta anterin Daddy atau minta di antar sopir, Kia bisa sepuasnya bermain dengan Adek Kaila." rupanya ucapan Juliet sedikit membuat Kiara bersedih, Ia tidak bertemu dengan sang Adiknya sewaktu-waktu.
"Hmm ... sebenarnya Kia sedih banget sih Mommy! Tapi ... ya sudahlah! Kia tidak bisa memaksa nya, tapi Kia tetap bisa bertemu dengan Baby Kai kan, Mommy?"
Ibra menghampiri putri dari istrinya itu dan berkata, "Tentu saja, Kia boleh kok datang kapan saja, Om nggak akan mempermasalahkan, Baby Kai juga Adeknya Kia, kan?" ucapnya sembari tersenyum kepada gadis yang kini mulai beranjak dewasa itu. Kia membalas senyuman kepada Ibra dan berkata, "Terima kasih banyak, Om Ibra. Kia mohon jaga Mommy dan Adek Kia ya, Om! Awas saja jika Om tidak menjaga mereka, Kia tidak akan memaafkan Om Ibra." kepolosan gadis itu membuat Ibra tersenyum.
"Enggak dong! Om janji sama Kia, Om akan membahagiakan Mommy dan Adeknya Kia, jika nanti Om nakal dan membuat Kia bersedih, Kia bisa jewer dan pukul kepala Om!" ucap Ibra sembari menunjuk ke arah kepalanya sendiri.
"Kok mukul kepala sih, Om! Kata Mama Cynthia kita nggak boleh mukul di kepala, apapun itu alasannya, mending Om Aku jewer saja sampai telinganya putus!" rupanya ucapan Kiara membuat Ibra menyengir.
__ADS_1
"Waduh! Di jewer sampai putus, itu sih lebih sadis Kia! Bahkan lebih sadis dari Mommy kamu!" ucap Ibra sembari melirik ke arah Juliet yang terlihat menaikkan kedua alisnya.