MELAMAR OM DUDA

MELAMAR OM DUDA
Tunggu tanggal mainnya


__ADS_3

Cynthia berbalik arah dan mencoba mengejar mobil yang baru saja berpapasan dengannya, sementara itu Oma Nini dan Kiara terkejut kenapa tiba-tiba mobil mereka berputar arah.


"Ada apa Cynthia? Kenapa kita putar arah?" tanya Oma Nini.


"Cynthia baru saja melihat seperti ada suamiku dalam mobil sedan itu, Ma! Aku hanya ingin memastikan itu suamiku atau bukan!" jawabnya sembari menyetir dan tentu saja Cynthia penasaran apakah itu memang benar suaminya. Sedangkan mobil yang dikendarai oleh Juliet sudah sedikit jauh, Cynthia terus mengikuti mobil berwarna hitam itu, meskipun terhalang oleh beberapa mobil di depannya, Cynthia tetap mengejarnya sampai Ia benar-benar memastikan itu Suaminya atau bukan.


Tiba-tiba saja lampu merah menyala di saat mobil Juliet sudah melaju ke arah selanjutnya, sementara mobil Cynthia masih berhenti menunggu lampu hijau menyala, sehingga Cynthia pun kehilangan jejak mobil Juliet.


"Sial! Jika begini Aku bisa kehilangan mobil itu!" rutuknya sembari memeluk setir mobil.


"Cynthia ada apa, Nak?" Oma Nini mencoba menenangkan menantunya.


"Sepertinya kita kehilangan jejak mereka, Ma!" seru Cynthia sembari menghela nafasnya.


"Memangnya kamu yakin kalau itu adalah Rico, bukannya Rico sekarang sedang bersama kliennya." ucap Oma Nini.


"Iya, tapi Cynthia tidak mungkin salah, Ma! Cynthia yakin sekali jika tadi itu Suamiku, Ma! Dan parahnya dia bersama Mommy nya Kiara!" jawabnya lirih.


"Apa? Aduh Cynthia itu tidak mungkin, Rico mana mungkin mau jalan bareng lagi sama Juliet, nggak mungkin Rico melakukan itu, Nak!" Oma Nini pun tak percaya jika sang anak melakukan hal itu.


"Semoga saja dugaanku salah, Ma! Makanya itu Aku mau buktiin jika itu bukan suamiku!"


"Coba kamu telepon Rico!" seru sang ibu mertua untuk menghubungi anaknya. Cynthia segera menghubungi nomor Rico dan ternyata ponsel Rico pun tidak aktif.


"Tidak aktif!" jawaban dengan lemas. Kiara yang melihat Mama Cynthia-nya bersedih, Ia mencoba mencari tahu kebenarannya, apakah benar itu Daddy-nya atau bukan. Gadis itu mencoba menelepon Juliet, Ia terpaksa melakukan itu semata-mata untuk membantu Mama Cynthia-nya, meskipun sebenarnya Kia sangat malas untuk berbicara dengan Mommy nya sendiri.

__ADS_1


"Mama nggak usah bersedih, Kia akan menelepon Mommy." sahut gadis itu sembari menghubungi nomor Ibunya.


"Kia! Maafkan Mama, kamu nggak perlu melakukan itu, Sayang! Biar Mama sendiri yang cari tahu!"


"Tidak apa-apa, Ma! Kia tidak mau melihat Mama Cynthia sedih, biar Kia tanya sendiri sama Mommy, apakah Daddy sedang bersama Mommy!"


Gadis itu langsung menelepon Juliet, dan tak berselang lama Juliet pun menerima telepon dari sang anak.


"Kiara!" Sambil menyetir mobil, Juliet mengangkat telepon dari Sang anak.


"Iya ... halo Sayang! Mommy seneng banget akhirnya Kia mau menelepon Mommy, Mommy sangat rindu sekali dengan Kia!" Juliet tampak bahagia ketika mendapatkan telepon dari putrinya.


"Kia tidak mau basa-basi, Mommy! Sekarang tolong katakan pada Kia! Apa Daddy sekarang sedang bersama Mommy? Katakan Mommy?" desak sang putri yang membuat Juliet menghela nafasnya, bagaimana putrinya bisa tahu jika sang Daddy sedang bersamanya.


"Katakan Mommy! Apa Daddy sedang bersama Mommy?" Kia terus mendesak agar Juliet mengatakan hal yang sebenarnya. Juliet menoleh ke arah suaminya yang sedang tak sadarkan diri.


"Minum jahat! Cepat suruh Daddy pulang, Kia nggak mau Mommy dekat-dekat lagi sama Daddy, karena Daddy sekarang adalah punya Mama Cynthia bukan punya Mommy lagi." Tegas sang anak yang kesal dengan Jawaban dari Juliet.


"Oke oke, Mommy minta maaf, dengar sayang! Daddy kamu sekarang sedang tidak sadar, sepertinya Daddy kamu mabuk makanya Mommy sekarang mengantarkan Daddy kamu pulang." jawab Juliet dengan santai.


"Awas saja kalau Mommy tidak bawa Daddy pulang, Kia nggak akan pernah maafin Mommy, nggak akan pernah!"


"Tut tut tut ...."


Gadis itu langsung menutup teleponnya dan segera memberi tahukan kepada Mama Cynthia-nya jika sang Daddy memang sedang bersama Mommy nya.

__ADS_1


Kia mendekati Cynthia yang sedang menyetir mobil, gadis kecil itu tak bisa membiarkan Mama Cynthia-nya bersedih, Ia pun mencoba menghibur Cynthia meskipun kenyataannya Rico memang sedang bersama Mommy-nya.


"Mama! Kia minta maaf! Tapi Kia yakin Daddy pasti pulang kok, emang bener Daddy sedang bersama Mommy, kata Mommy Daddy sedang tidak sadarkan diri, Ma! Makanya Mommy mau anterin Daddy pulang, Mama jangan sedih lagi, ya! Kia udah bilang kok kalau Mommy harus segera mengantarkan Daddy pulang." ucapan Kia membuat Cynthia menghentikan mobilnya. Sejenak Ia menghela nafas panjangnya, ternyata apa yang Ia lihat itu benar.


"Jadi benar, Daddy sekarang sedang bersama Mommy-nya Kiara?" Cynthia bertanya sekali lagi untuk meyakinkan dirinya. Kia mengangguk.


"Mama jangan marah, ya! Sekarang Daddy sedang di antar sama Mommy!" seru Kiara sambil merengek agar Cynthia tidak marah kepada Daddy-nya.


"Mama nggak marah kok, Baiklah kita pulang saja, kita tunggu Daddy pulang!"


Kia mengangguk dan saat itu juga Cynthia melajukan kendaraannya menuju ke rumah, dengan perasaan yang campur aduk Cynthia mencoba berfikir positif, mungkin saja memang Suaminya butuh bantuan Juliet, lantas bagaimana bisa mereka ketemu dan kenapa Rico tidak sadar, apa yang sedang terjadi dengan suaminya.


Cynthia terus bertanya-tanya bagaimana dan apa yang telah terjadi pada suaminya.


Sementara itu Juliet yang sedang bersama Rico terpaksa Ia harus mengantarkan Rico pulang atas permintaan putrinya, mungkin rencananya sedikit berantakan. Namun, Juliet masih punya satu cara untuk tetap melanjutkan rencananya. Wanita itu menepikan mobilnya dan membuat adegan seolah-olah dirinya dan Rico tengah bermesraan.


"Maafkan aku, Mas! Aku terpaksa melakukan hal ini agar Aku bisa bersama dengan putriku lagi, Aku tidak mau perempuan itu mengambil posisiku di hati Kiara, dia memang istrimu, tapi Aku tidak rela jika dia mengambil perhatian Kiara, Kia adalah putriku, dan hanya Aku yang boleh menyayangi nya."


Juliet tampak memulai rencananya, Ia pun terlihat membuka kancing kemeja Rico dan menampakkan seolah-olah Rico sedang bermain mesum bersamanya, Juliet tampak memeluk Rico dan Ia mengambilkan foto-foto mesra keduanya.


Setelah Juliet berhasil mengambil foto-foto mesra itu, kemudian Juliet akan mengedit nya seolah-olah mereka sudah tidur bersama dalam satu ranjang. Dan suatu saat Juliet akan menunjukkan bukti itu untuk menjebak Rico agar mau menikah dengannya.


Setelah itu Juliet kembali merapikan kancing baju Rico seperti semula dan kini Ia pun segera mengantarkan Rico untuk pulang.


"Tunggu tanggal mainnya, Mas! Suatu saat Cynthia pasti akan membencimu dan Ia akan minta cerai kepadamu, dan setelah itu perempuan itu akan pergi dari kehidupan kalian untuk selamanya." batin Juliet sembari melajukan mobilnya ke rumah Ricoh.

__ADS_1


...BERSAMBUNG ...


__ADS_2