MELAMAR OM DUDA

MELAMAR OM DUDA
Nomor Tak dikenal


__ADS_3

Cynthia berbalik badan dan melihat Juliet yang sekarang sedang berdiri di depan nya.


"Ada apa Tante memanggil Saya?" tanya Cynthia dengan tenang, Cynthia tahu jika Juliet pasti mengatakan sesuatu tentang Rico kepadanya.


"Kamu, Cynthia kan namamu! Lebih baik kamu jauhi Rico, Aku peringatan kepadamu gadis bodoh, Rico tidak akan pernah memperhatikanmu, kamu pikir semudah itu kamu bisa melamar mantan suamiku, karena apa? Karena Rico tidak akan bisa jatuh cinta lagi pada wanita lain. Rico hanya mencintai ku, faham!" ucap Juliet dengan menatap wajah Cynthia serius.


Cynthia tersenyum dan berkata kepada wanita yang pernah menjadi bagian dari hidup Rico itu.


"Anda pikir Saya takut! Saya akan buktikan kepada Anda, jika mantan suami Anda pasti menerima lamaran Cynthia! Jika seandainya nanti, mantan suami Anda menolak Saya, maka Saya pastikan, Cynthia akan bertekuk lutut di depan Anda. Namun, jika Saya berhasil, maka Anda harus pergi dari kehidupan Om Rico untuk selamanya. Bagaimana! Anda bersedia!" ucap Cynthia sembari berlalu meninggalkan Juliet yang tampak terdiam tak membalas.


"Sialan gadis itu, berani sekali dia menantang ku, hmm kita lihat saja, Aku pastikan Rico tidak akan pernah menerima lamaran mu, Cynthia!" umpat Juliet dengan wajah geram.


Tiba-tiba saja Cynthia berbalik badan dan berkata. "Tante datang lah ke Cafe Lovely, tanggal 14 Februari, disana Aku akan buktikan jika Cynthia pasti berhasil melamar Om Rico. Dan Tante bisa lihat dengan mata kepala sendiri, bagaimana Rico Arven menerima cinta seorang Cynthia. Hmm Jangan lupa siapkan tisu, kali aja Tante ingin memeras air mata Tante saat tahu Om Rico sudah tidak mencintai Tante lagi."


Cynthia segera masuk ke dalam kamar mandi. Sementara Juliet terlihat mengepalkan tangannya dan berharap Cynthia tidak akan mampu membuat hati Rico tergoda.

__ADS_1


Juliet memutuskan kembali ke depan dan menghampiri Kimmy yang sudah menunggunya sedari tadi. Kimmy terkejut melihat mimik wajah Juliet yang terlihat masam.


"Gimana Tante! Apa Tante sudah bicara dengan Cynthia?" tanya Kimmy penasaran. Rupanya pertemuan itu benar-benar membuat Juliet tidak tenang, bagaimana kalau Rico benar-benar telah melupakannya, karena Cynthia begitu yakin jika Ia berhasil membuat Rico jatuh cinta padanya.


"Rupanya gadis itu punya nyali yang cukup besar, Dia berani menantang Tante, jika dia berhasil, maka Tante harus pergi dari kehidupan Rico untuk selamanya. Tapi, jika dia gagal, gadis itu akan bersimpuh di hadapan Tante."


Kimmy membulatkan matanya, benar-benar Cynthia begitu nekat dan yakin sekali jika Ia berhasil menaklukkan hati Rico.


"Cynthia berani berkata seperti itu kepada Tante? Gadis itu benar-benar nekat sekali."


"Lihat deh, itukan Kimmy dan Juliet? Rupanya mereka berdua telah bekerjasama untuk melawan Cynthia. Cynthia harus tahu ini, supaya dia lebih hati-hati."


Kedua teman Cynthia kemudian menyusul Cynthia ke kamar mandi, keduanya tampak melihat Cynthia yang baru saja keluar dari kamar mandi.


"Cyn! Ini gawat banget, Cyn!" seru Abel panik.

__ADS_1


"Ada apa sih?" Cynthia berkerut keningnya melihat kedua temannya yang terlihat panik itu.


"Tahu nggak sih, ternyata Juliet dan Kimmy bekerja sama untuk melawanmu, Cyn! Kita berdua melihat Kimmy dan Juliet sedang berada di meja yang sama, ternyata Juliet datang bersama Kimmy." ungkap Jessie.


Namun, Cynthia hanya tersenyum mendengar penuturan kedua temannya itu, Cynthia terlihat tenang, Ia tahu apa yang harus Ia lakukan.


"Sudahlah! Kalian berdua tidak usah khawatir, Aku tahu kok apa yang harus aku lakukan." ucapnya mencoba meyakinkan Abel dan Jessie.


Mereka bertiga beranjak pergi dari tempat itu. Namun, tiba-tiba saja ponsel Cynthia berdering. Ia menghentikan langkahnya dan mengambil ponselnya dari dalam tas.


Cynthia melihat ke layar ponselnya, dan Ia mendapati nomor tak di kenal tengah menghubunginya.


"Nomor siapa, nih?"


...KIRA-KIRA SIAPA YA? 🤔...

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2