MELAMAR OM DUDA

MELAMAR OM DUDA
Roller coaster


__ADS_3

Dua hari kemudian


Setelah beberapa hari Cynthia menjadi istri Rico, hari-hari pun mulai berubah, biasanya setiap pagi Ia bangun dan menyiapkan sarapan untuk Sang Ayah, sekarang dirinya harus menyiapkan segala keperluan suaminya dari baju, sarapan dan segala tethek bengeknya dan tentu saja manja-manjanya saat membangunkan Rico.


Di samping sebagai istri, Cynthia juga di sibukkan dengan tugas kuliahnya, hari ini seperti biasa, Cynthia akan pergi kuliah, dua sejoli itu sama-sama bersiap untuk berangkat aktivitas masing-masing.


Melihat Cynthia yang sedang berdiri di cermin rias, Rico menghampiri istrinya dan memeluknya dari belakang.


"Cantik sekali kamu hari ini, Sayang!" ucapnya sembari menciumi aroma tubuh wanita yang Ia cintai itu, aroma yang lembut dan selalu membuatnya ingin berdekatan dengan sang istri.


"Hmm Pak Rico pagi-pagi sudah merayuku, dasar modus!" jawab Cynthia sembari terus menepuk-nepuk pipinya dengan bedak. Rico tersenyum dan semakin mempererat pelukannya membuat Cynthia merasa sangat tidak nyaman karena Rico memeluknya terlalu kencang.


"Aduh Sayang! Plis deh lepasin dulu, Aku mau bersiap sebentar, kalau kamu gini terus bagaimana Aku bisa selesai." rengek sang istri sembari memegang tangan Rico yang melingkar pada pinggangnya.


"Habis kamu bikin Aku gemes, pingin meluk kamu terus!" jawab Rico sembari menciumi leher istrinya dan setelah puas Ia melepaskannya.


Akhirnya Cynthia bisa bernafas dengan lega, Rico terlihat Senyum-senyum kepadanya dengan tatapan yang nakal. Cynthia pun melanjutkan kembali dandannya yang sempat terganggu oleh ulah suaminya. Setelah selesai Cynthia menghampiri Rico yang sedang memasang das, Cynthia membantunya untuk memasangkan dan saat itu juga Rico berkata."Nanti Aku pulang sedikit telat, ada satu rapat penting yang harus Aku selesaikan secepatnya, kamu tidak apa-apa, kan? Mungkin sekitar tengah malam Aku pulang."


"Hmm ... setidaknya malam ini Aku bisa tidur sedikit nyenyak!" jawab spontan dari bibir Cynthia membuat Rico menatap wajah Cynthia tajam.


"Apa maksudmu!"


Cynthia membalas tatapan mata sang suami dengan senyum yang mengembang dan berucap, "Setidaknya yang biasa mengganggu tidurku, sedang ada rapat, Aku bisa bobo lebih awal." jawabnya yang sengaja menggoda suaminya.


"Oh begitu! Jadi kamu menganggap Aku suka mengganggumu? Oke awas saja kalau nanti kamu cariin Aku, jangan nangis, ya!" balas Rico dengan tertawa kecil.


"Hmm Enggak! Aku nggak akan mencari, justru kamu yang bakal pingin pulang terus," Cynthia tampak mencubit hidung suaminya, sontak apa yang dilakukan oleh Cynthia membuat Rico semakin ingin menguyel-uyel istrinya.

__ADS_1


Tanpa pikir panjang, Rico menarik tangan Cynthia dan langsung membawanya ke dalam pelukannya, Rico spontan menyambar bibir Cynthia dan mellumatnya hingga Cynthia kesusahan untuk bernafas.


"Mmmpptt ...." kedua tangan mungil Cynthia tampak memukul-mukul dada Rico, dan setelah Rico puas membuat make up sang istri menjadi belepotan, di situlah Ia melepaskan ciuman ganasnya.


"Ha ... ha ... ha ...! terdengar suara nafas Cynthia yang sedang tersengal-sengal.


"Hiii ... kamu nakal banget sih! Tuh kan jadi belepotan nih bedak, mana bulu mata jadi miring, blush-on ku jadi ilang deh, huhuhu kamu udah lunturin make up terbaruku deh , sayang!"


Rico tertawa mendengar Omelan istrinya kemudian pria itu mendekati sang istri yang sedang bercermin memperbaiki penampilannya.


"Bagaimana Aku bisa tahan jika melihatmu seperti ini, itulah sebabnya Aku suka sekali menggodamu sebelum tidur!"


Cynthia membalikkan badannya dan berkacak pinggang.


"Sebelum tidur! Hmm Aku rasa bukan sebelum tidur saja, setiap kamu terbangun kamu pasti gangguin lagi, Jan satu jam dua jam tiga sampai jam subuh, selalu seperti itu, kamu tidak membiarkan Aku untuk istirahat sedikitpun."


Cynthia terdiam dan senyum-senyum sendiri, apa yang dikatakan oleh Suaminya itu memang benar adanya, Ia sudah tergila-gila dengan permainan sang suami. Karena malu Cynthia segera mengajak suaminya untuk segera turun dari kamar mereka dan setelah itu sarapan bersama.


"Udah ah, ayo kita sarapan dulu! Kiara dan Mama pasti sudah menunggu kita." ucapnya dengan malu-malu. Sementara itu sebelum mereka turun dari kamarnya, tampak Rico berucap yang membuat Cynthia menggelengkan kepalanya.


"Persiapkan diri mu malam ini, Aku memang akan pulang terlambat, tapi untuk bercinta dengan istriku Aku tidak akan pernah terlambat melakukannya." jawabnya sembari merangkul Cynthia dan mengajaknya untuk turun sarapan.


"Dasar Pak Rico mesum!" Cynthia tampak mencubit pinggang Rico membuat ekspresi wajah Rico menjadi meringis.


Keduanya pun turun dari kamarnya dan segera menghampiri Kiara dan Oma Nini yang sudah menunggu kedatangan mereka berdua.


"Selamat pagi, Sayang!"

__ADS_1


Cynthia mencium pipi Kia dan di balas senyuman dari gadis itu. Kemudian Cynthia mencium pipi sang mertua dan Oma Nini pun membalasnya dengan senyuman.


Mereka berempat pun menikmati sarapan pagi dengan bahagia, disaat mereka tengah asik menyantap makanan tiba-tiba saja Kiara mengucapkan sesuatu kepada Cynthia.


"Mama Cynthia! Nanti malam kita jalan-jalan yuk, ada pasar malam di alun-alun, Kia pingin lihat pasti seru!" ajak Kiara sembari menatap wajah sang Mama.


"Hmm boleh juga! ayo!" jawab Cynthia dengan senang.


"Sayang! Aku boleh kan menemani Kia! Lagian kamu kan pulang nya malam, daripada di rumah nggak ngapa-ngapain, boleh ya kita pergi ke pasar malam?" pinta Cynthia memelas, dilihatnya Rico yang sedang menyantap makanan nya dengan santai, sembari menjawab. "Ok ... tapi pulangnya jangan malam-malam, kamu tahu kan kamu harus mempersiapkan diri untuk menyambutku," Rico menatap wajah Cynthia dengan tatapan yang nakal.


"Iya iya, Aku pasti akan memberimu kejutan!" jawabnya dengan yakin.


"Loh emang Daddy nggak ikut? Eh nggak apa-apa deh Daddy nggak ikut, entar Daddy ketakutan naik roller coaster, bisa-bisa pingsan Daddy!" celetuk sang bocah yang mengetahui jika Daddy-nya takut naik roller coaster. Mendengar itu Cynthia tampak tertawa kecil, Rico pun menjadi sedikit malu.


"Daddy takut naik roller coaster? Masa sih?" Cynthia tampak penasaran dengan ucapan Kiara.


"Bener Ma! Daddy tuh paling anti naik roller coaster, Daddy tuh takut banget!" jawab Kiara yang membuat sang Daddy wajahnya menjadi memerah.


"Aduh Kia! Jangan buka kartu dong! Malu Daddy!" Rico tersenyum malu. Cynthia mendekati suaminya dan membisikkan sesuatu yang membuat Rico cengar-cengir.


"Jadi! Om Rico ini jagonya di atas ranjang doang, tapi naik roller coaster takut, aduh ... nggak kebayang mukanya pas naik roller coaster, pasti sangat menggemaskan!"


Mendengar ucapan dari Sang istri, Rico pun membalasnya yang nyatanya membuat Cynthia sangat malu. "Jangan dibayangin pas naik roller coaster, tapi bayangkan saat Aku naik ke atas tubuhmu, pasti lebih menggemaskan iya kan, baby!"


"Au ah terserah kamu!"


Rico tersenyum puas melihat wajah sang istri yang tampak malu-malu.

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2