MELAMAR OM DUDA

MELAMAR OM DUDA
Dijodohkan


__ADS_3

Sementara di sebuah rumah, seorang wanita yang sedang duduk di depan televisi, tiba-tiba saja melihat sebuah tayangan yang membuat matanya membola, sosok yang selama ini belum pernah Ia temui sejak lima tahun yang lalu. Alana, wanita itu adalah seorang wanita berparas cantik, bertubuh seksi dan tentu saja dia seorang sosialita. Alana mempunyai bisnis yang cukup besar, setidaknya wanita itu bisa menghidupi dirinya sendiri meskipun tanpa seorang suami, dia adalah wanita karir dan tentu saja Ia masih menyendiri setelah bercerai dengan Suaminya. Dia seorang sosialita yang tentunya lebih memilih membayar gigolo untuk dijadikan teman kencannya, daripada menjadi seorang istri yang menurutnya sangat membosankan.


Hari itu mata cantiknya dikejutkan dengan wajah yang tidak asing lagi baginya.


"Mas Daniel! Bersama siapa dia? Hmm alih-alih menggandeng tangan seorang wanita, padahal kamu itu seorang gay, Mas!" ucapnya ketika melihat penampilan mantan suaminya yang sedang berdiri dengan Kiara dalam acara live di sebuah stasiun televisi.


Alana memperhatikan secara seksama acara tersebut, Ia begitu terkejut saat mendengar presenter mengatakan jika Daniel memperkenalkan calon istrinya ke publik, dan laki-laki itu akan menikahi gadis itu secepatnya. Sejenak Alana tertawa melihat acara televisi itu, bagaimana bisa mantan suaminya itu akan menikahi seorang gadis, sementara Alana tahu sendiri jika Daniel tidak bisa ON saat Ia dekati.


"Mas Daniel! Kamu tuh cari malu sendiri, ya! Kasihan gadis itu, hanya dibuat sebagai penutup aib kamu, Mas! Nggak usah belagu deh kamu, Mas! Aku tahu betul siapa dan bagaimana kamu, kamu bukanlah seorang pejantan, tapi bannci!" umpat Alana dengan senyum jahatnya.


*


*


*


Sementara di tempat lain, Setelah Daniel mengumumkan dirinya akan menikahi Kiara, semua orang pun membicarakan tentang apa yang dilakukan oleh Daniel, tentu saja berita itu sangat cepat menyebar hingga ke telinga Rico, dia melihat jika partner bisnis nya itu tengah bersama putrinya, sejenak Rico mengulas senyum, ternyata dirinya tidak perlu repot-repot untuk memperkenalkan anak gadisnya kepada pria yang akan dijodohkan untuk Kiara.


Rupanya percakapan tempo hari saat Rico sedang membicarakan bisnis dengan Daniel, Ia pun sempat bercanda jika anak gadisnya pasti akan membuat Daniel tergoda, dan tentu saja Daniel yang notabenenya sudah malas dengan keadaannya yang tidak bisa ON ketika berada di dekat seorang wanita, membuat pria itu hanya tersenyum tipis.


FLASHBACK ON


"Eh kamu kenapa! Wajah kusut kayak ditekuk gitu?" tanya Rico dan Daniel membicarakan tentang bisnis mereka di sebuah restoran mewah.

__ADS_1


"Enggak Pak! Nggak apa-apa, Saya cuma sedikit pusing, anak saya si Dio minta di temani untuk ikut lomba puisi, sedangkan Bapak tahu sendiri, mana mungkin saya meninggalkan pekerjaan ini!" jawabnya sembari membuka dokumen penting yang akan mereka bicarakan. Rico merasa kasihan mendengar jika anaknya minta ditemani oleh sang Papa.


"Mungkin anakmu membutuhkan Ibu baru," Rico berkata sembari menatap wajah Daniel yang tampak tersenyum.


"Nggak mungkin lah, Pak! Siapa yang mau menikah dengan seorang duda seperti Saya, nggak akan ada satupun wanita yang mau mendekati Saya, bapak tahu sendiri bagaimana Saya ini, ah Bapak tahu lah bagaimana mantan istri saya membeberkan semuanya, padahal semuanya itu tidak benar!" pernyataan Daniel sejenak membuat Rico tertegun, Ia pun mencoba mendengarkan apa yang dirasakan oleh Daniel.


"Itu berarti kamu masih normal?" pertanyaan yang membuat Daniel juga ragu, karena dirinya merasa normal tapi si pejantan tangguhnya itu yang tiba-tiba tidak bekerja dengan semestinya.


"Saya normal lah, Pak! Saya bukan Gay, tapi entah kenapa tiba-tiba saja Saya tidak bisa menegang, apa Bapak punya solusi?"


Sejenak Rico berpikir untuk membantu Daniel dan Ia pun mencoba memikirkan sesuatu yang bisa Ia lakukan untuk rekan bisnis ini. Namun, tiba-tiba saja ada telepon yang masuk, membuat Rico meninggalkan Daniel sejenak untuk mengangkat teleponnya.


Daniel pun mengangguk, kemudian Rico mulai membuka ponselnya, rupanya sang anak sedang menghubunginya, iya ... dialah Kiara, putri pertamanya dengan mendiang Juliet.


"Hai Daddy! Besok Kia mau pulang ke Indonesia, Kia nggak kerasan di sini Dadd! Kiara kuliah di Indonesia saja ya, Dadd! Kia nggak mau jauh-jauh dari Daddy dan Mama Cynthia, Alvaro, Nesya dan juga Kaila. Pokonya Kia besok pulang, ok Daddy! I love you Dad!"


"Eh ... halo, Kia! Halo ... hmmm ditutup lagi, dasar anak sekarang, enak-enak di sekolahin di luar negeri malah minta pulang!"


Rico terlihat menutup teleponnya dan kembali ke tempat semula, yaitu duduk bersama Daniel dalam satu meja makan.


"Maaf! Kamu sudah menunggu! Tadi anakku menelepon, hah dasar aneh, di sekolahin di luar negeri malah nggak mau, pingin pulang katanya, kuliah di dalam negeri saja," ucap Rico kepada Daniel.


"Putri Bapak?" tanya Daniel penasaran.

__ADS_1


"Iya! Putriku dari almarhum mantan istriku.," jawabnya.


"Oh ... pasti dia sudah besar sekarang!" ucap Daniel. Rico pun tersenyum dan berkata, "Iya! dua puluh tahun, dan sekarang dia tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik." puji Rico kepada putrinya, Kiara.


"Hmm benarkah itu Pak! Apakah kira-kira saya bisa tergoda jika bertemu dengannya? Maaf loh Pak! Hanya bercanda!" ucap Daniel yang membuat Rico tertawa kecil.


"Pasti itu! Kamu pasti akan tergoda dengan putriku, dia mirip sekali dengan Ibunya, sangat cantik. Jika kamu bertemu dengannya pasti kamu akan jatuh cinta kepadanya. Kenapa? Apa kamu tertarik untuk menikah dengan anakku?" tawar Rico yang tiba-tiba saja mengatakan hal itu kepada Daniel.


Daniel tertawa dan menunjukkan deretan giginya yang putih, pria itu terlihat malu dengan ucapan Rico yang membuatnya menggelengkan kepalanya.


"Tidak mungkin, Pak! Saya sudah putus asa dengan banyak wanita, tak satupun yang bisa membuat Saya sembuh, hmm entahlah! Mungkin ini sudah takdir Saya, Pak!" Daniel tampak menyesali nasibnya, dirinya pun sudah berkonsultasi dengan dokter ahli sekssologi. Namun, memang tidak ada lagi harapan untuk menyembuhkan penyakit yang diderita oleh Daniel tersebut, dokter hanya mengatakan jika keajaiban saja yang bisa menyembuhkan penyakit impoten yang diderita duda itu.


"Kamu yakin! Dengar Daniel, Aku sebenarnya sangat menyukaimu, kamu laki-laki pekerja keras, Aku salut. Di usia mu yang masih terbilang muda, kamu sudah sukses menjadi pemilik sebuah perusahaan yang cukup besar. Aku dan istriku berencana untuk menjodohkan mu dengan putriku, hanya saja itu masih rencana, mengingat putriku masih berada di luar negeri waktu itu. Tapi, karena sekarang dia akan pulang, maka perjodohan itu akan kami lanjutkan!" ungkap Rico yang membuat Daniel tersenyum.


"Apa, Pak! Bapak mau menjodohkan putri bapak dengan saya?"


"Iya! Kenapa, kamu tidak suka?"


"Bukan begitu, Pak! Hanya saja Saya takut jika tidak bisa membahagiakan putri bapak, Anda tahu sendiri kalau Saya ini dikenal sebagai duda impoten. Dan saya tidak bisa lagi ...!" Daniel tidak melanjutkan kata-katanya, karena Rico mengerti apa sedang dialami oleh Daniel, yaitu memiliki keterbatasan tentang alat vitalnya. Rico mendekati Daniel dan menepuk pundak laki-laki itu.


"Jangan berkecil hati, Aku yakin jika kamu bertemu dengan putriku, kamu pasti akan tergoda dengannya, jika kamu bersedia Aku akan melanjutkan perjodohan ini, bagaimana?" pinta Rico kepada Daniel yang dibalas senyuman oleh duda tampan itu.


...BERSAMBUNG ...

__ADS_1


...APA JADINYA JIKA KIARA TAHU, JIKA DANIEL ADALAH PRIA YANG AKAN DIJODOHKAN UNTUKNYA? 🤭...


__ADS_2