
Denting jam menunjukkan pukul dua belas malam, seluruh penghuni rumah mewah itu sudah terhanyut dalam buaian mimpi indah, suasana hening mulai tercipta di dalam rumah Rico yang super mewah itu, dan para pelayan pun sudah kembali ke kamar mereka masing-masing, Oma Nini pun sudah terlelap dalam tidurnya, begitu juga dengan Kiara, gadis itu tampak nyaman saat tidur di atas ranjang pengantin Daddy dan Mama Cynthia-nya. Seolah-olah Cynthia tidur di sampingnya. Lantas, dimana kah Rico dan Cynthia berada sekarang?
Dalam sebuah kamar berukuran cukup besar itu, dengan cahaya lampu remang-remang, terlihat dua insan yang saling berpelukan, mencumbu dan tentunya saling bersentuhan. bibir mereka saling bertaut, sementara tangan Rico bergerak bebas ke sana kemari menjelajahi setiap lekuk tubuh gadis itu. Hingga akhirnya tangan Rico menyentuh sesuatu yang lembut, hangat dan tentu saja membuat Cynthia tidak bisa menahan saat jari-jari Rico menggelitik manja.
Tak bisa dipungkiri, pesona sang duda yang kini menjadi suaminya, sudah meluluhkan hati seorang gadis cantik yang tentunya tidak akan semudah itu dirinya meyakinkan bahwa Rico adalah tambatan hatinya, mengingat Cynthia adalah seorang playgirl, tentunya sudah banyak cowok yang Ia pacari. Namun, di dalam pelukan sang suami. Cynthia tidak bisa berbuat apa-apa, Ia pasrah dan pastinya Ia akan menyerahkan mahkota kesuciannya hanya kepada sang suami.
Setiap sentuhan, setiap degup jantung yang terpacu adalah cara mereka untuk saling mencurahkan segala rasa yang cinta, asmara yang bergejolak dalam dada, membawa mereka terbang melayang, suatu kewajiban yang hakiki, yang menyatukan cinta mereka berdua.
__ADS_1
"Maafkan Aku!" Sebuah kata yang terucap dari bibir Rico, saat dirinya berhasil membuat sang istri menjadi miliknya seutuhnya, Cynthia tampak menahan rasa perih tatkala ada sesuatu yang Ia rasa begitu sakit, yang baru pertama Ia rasakan. Namun, dirinya tidak bisa berbuat apa-apa karena itu adalah sebuah pembuktian jika dirinya kini adalah milik suaminya seorang.
"Untuk apa?" jawabnya sembari menatap wajah sang suami.
"Sakit?" Rico menghentikan aktivitasnya saat itu dirasa membuat Cynthia kesakitan dan tidak nyaman. Cynthia menganggukkan kepalanya dan mencoba tersenyum.
"Sedikit!" jawabnya singkat.
__ADS_1
Perlahan namun pasti, Rico bergerak tidak terlalu keras dan tidak terlalu cepat, Karena Ia sadar jika ini adalah kali pertama bagi sang istri untuk bercinta, sebagai pria yang sudah berpengalaman, tentu saja Rico sangat berhati-hati agar tidak menyakiti sang istri.
Dalam keheningan malam itu, Rico dan Cynthia berhasil melengkapi kewajiban sebagai suami istri yang sah, dan tentu saja mereka berharap akan segera diberikan momongan secepatnya, sesuai permintaan dari sang anak.
"Terima kasih, Sayang! Kamu sudah memberikan kebahagiaan untukku, Aku bangga kepadamu!" ucap Rico sesaat setelah mereka mencapai puncaknya.
"Semua yang ada pada diri ini adalah milikmu, sekarang dan untuk selamanya." ucapan sang istri membuat Rico benar-benar bahagia, Pria itu mengecup kening istrinya dan kemudian mereka tertidur setelah aktivitas yang melelahkan itu. Dalam sebuah ikatan cinta, tidak ada batasan usia, Rico dan Cynthia menunjukkan bahwa rentang usia yang cukup banyak, tidak membuat mereka ragu untuk melangkah dan mengarungi bahtera rumah tangga.
__ADS_1
...BERSAMBUNG...
...Gaes maafkan Othor jika sudah membuat kalian oleng, semua itu demi kalian ya 😁! Hayo hayo jangan lupa vote nya, jika kalian ingin melihat kebucinan mereka lagi 😁...