MELAMAR OM DUDA

MELAMAR OM DUDA
Pingsan


__ADS_3

Karena suasana yang semakin membuat Cynthia pusing, akhirnya gadis itu pura-pura izin ke kamar mandi, supaya pembicaraan itu tidak terlalu jauh. Mengingat, jika Kiara yang memohon, Cynthia tidak bisa berbuat apa-apa. Dirinya pasti menjawabnya dengan setuju.


"Hmm ... permisi, Saya ke kamar mandi sebentar, emm Kiara! Mama mau ke kamar mandi dulu, ya! Kebelet pipis." ucap gadis itu sembari beranjak pergi keluar kamar, Namun rupanya Kiara mengehentikan langkah Cynthia untuk pergi dari kamarnya.


"Mama Cynthia! di kamar mandi Kiara aja, itu di sana!" tunjuk Kiara pada kamar mandi miliknya yang berada di sudut ruangan. Spontan Cynthia menoleh ke sudut ruangan dah Ia melihat sebuah pintu kamar mandi.


"Oh iya, Mama ke sana!" jawabnya sembari berjalan menuju ke kamar mandi Kiara.


Setelah sampai di dalam kamar mandi, Cynthia mencoba menenangkan dirinya, gadis itu tampak mencuci wajahnya. Sejenak gadis itu tak habis pikir, bagaimana mungkin Kiara meminta dirinya untuk menjadi istri Daddy-nya. Apa jadinya jika dirinya menjadi istri seorang Rico. Pria yang tidak termasuk dalam kategori cowok pilihan hatinya.


"Menikah dengan Om Rico? Gila! Enggak-enggak ini nggak mungkin terjadi. Aku cuma ingin buktikan jika Aku bisa menaklukkan hati seorang duda berhati dingin. Tapi, sepertinya Om Rico juga sudah mulai menaklukkan hati ku, deh! What? Cynthia kamu mulai suka dengan duda itu?" tanya Cynthia pada dirinya sendiri.


Sementara di luar, Kiara terus merayu sang Ayah untuk memberikan Kiara Ibu baru dan tentunya Kiara cuma ingin Cynthia yang menjadi Ibu sambungnya.


"Kenapa Kiara ingin sekali Daddy menikah dengan Mama Cynthia?" tanya Rico sembari duduk di samping putrinya.

__ADS_1


"Nggak tahu juga, Dad! Tapi, entah kenapa Kiara suka aja sama Mama Cynthia. Mama Cynthia cantik kan, Daddy?" pertanyaan lucu Kiara membuat Rico tersenyum.


"Iya ... Mama Cynthia cantik, sama kok seperti Kiara yang juga Cantik, Kalian berdua kan sama-sama perempuan, ya pasti cantik dong!" ucap Rico mencoba mengalihkan.


"Iiihhh Daddy gimana sih, Kiara tuh tanya Daddy, bagaimana pendapat Daddy, kok jawabnya gitu." seru sang anak.


"Mama Cynthia itu wanita yang berbeda dari sekian wanita yang Daddy kenal, memang sih dia orangnya konyol dan lucu. Tapi, bagi Daddy, Mama Cynthia adalah gadis yang lembut dan anggun. Daddy suka sama Dia!" ungkap Rico yang jujur kepada putrinya.


"Itu artinya Daddy cinta dong sama Mama Cynthia?" tanya Kiara yang begitu senang mendengar Sang Daddy menyukai Cynthia. Rico tersenyum pada putrinya dan berkata, "Daddy nggak berani bilang seperti itu, takutnya Mama Cynthia nggak cinta sama Daddy, gimana dong! Daddy kan malu." jawabnya sembari menaikkan pundaknya.


Sementara di sudut ruangan, Cynthia tak sengaja mendengar percakapan anak dan Ayah itu. Sejenak Cynthia tersenyum saat mendengar Rico memuji dirinya, tapi Ia bersedih saat Kiara begitu menginginkan nya untuk menjadi Mamanya.


"Aduh ... Kia! Jangan gini dong, kepala Daddy pusing nih," Rico tampak meraih kedua tangan putrinya.


"Habis! Daddy nggak ngomong sih, ayo dong Daddy!" Kiara terus memaksa Rico untuk berterus terang.

__ADS_1


"Oke-oke Daddy ngomong, iya Daddy memang suka sama Mama Cynthia dan Daddy cinta sama Mama Cynthia."


Benar saja Ucapan Rico membuat Cynthia mabuk seketika, kepalanya tiba-tiba berputar-putar saat dirinya mendengarkan percakapan mereka di balik pintu kamar mandi.


"Ya ampun! Kepalaku kenapa banyak sekali burung-burung yang berterbangan, hah ... pingsan dah!" Cynthia tampak memegangi kepalanya dan akhirnya terjatuh di lantai kamar mandi.


"Bruuuggg."


"Daddy! Suara apa tuh!"


"Cynthia!" batin Rico.


Spontan Rico dan Kiara melihat ke arah sumber suara yang berasal dari kamar mandi, Rico segera berlari menuju ke kamar mandi. Pria itu membuka pintu dan dilihatnya Cynthia yang sedang tergeletak di atas lantai kamar mandi.


"Astaga, Cynthia ... kamu ngapain bobo di sini, bobo di pelukan ku kan enak." ucap Rico lirih yang tak sengaja di dengar oleh Kiara. Kiara tersenyum sembari menutup mulutnya.

__ADS_1


"Ih Daddy bisa aja! hihihi."


...BERSAMBUNG...


__ADS_2