Menantu Yang Menyembunyikan Identitas

Menantu Yang Menyembunyikan Identitas
Bab 1 Kabar Baik


__ADS_3

“Arief, buang air cuci kaki ini.”


Tiga orang wanita duduk di sofa dan baru selesai merendam kaki. Tiga wanita ini terlihat seksi dan memiliki kecantikannya masing-masing. Tiga orang wanita ini adalah istri Arief Burton dan dua orang sahabat istrinya.


Mendengar perintah istri, Arief langsung membungkuk dan membuang tiga baskom air itu. Dia tidak berani mengeluh sama sekali, hanya karena dia adalah menantu yang tinggal di tempat istrinya. Menikah selama tiga tahun, dia sama sekali tidak memiliki status di rumah. Istri dan mertuanya akan memarahinya karena hal kecil. Di dalam rumah ini, Arief tidak lebih baik dari seekor anjing.


Setelah menikah tiga tahun dengan Nita, hanya pernikahan di atas kertas saja. Dia bahkan tidak pernah menyentuh tangan Nita! Setiap hari, Arief harus tidur di lantai, karena Nita sangat merendahkannya.


Mencuci baju, masak dan membersihkan kamar adalah pekerjaan Arief. Suatu hari dia tidak sengaja menjatuhkan mangkok ketika sedang masak, dan akhirnya dia harus dimarahi setengah jam oleh istrinya.


Suatu malam, Arief harus ke toilet dan tidak sengaja membangunkan Nita. Nita langsung menamparnya.


Ini pertama kali Arief dipukul, dari kecil sampai sekarang, bahkan orang tuanya tidak tega memukulnya! Tetapi Arief hanya bisa marah dan tidak berani membantah, dia hanya bisa terus meminta maaf. Malam itu, dia dihukum berlutut semalaman.


Tiga tahun, selama tiga tahun ini Arief sudah terbiasa dengan kehidupan ini. Siapa suruh dia adalah seorang menantu yang tinggal di rumah istri? Yang paling menyakitkan adalah selama tiga tahun ini, dia tidak sengaja jatuh cinta kepada Nita. Walaupun Nita sering merendahkannya dan memarahinya sampah!


Arief sebenarnya adalah Tuan Muda kedua keluarga Burton. Keluarga Burton adalah keluarga besar nomor satu di Indonesia. Tiga tahun lalu, Arief menggunakan uang tunai senilai 16 Miliar untuk membeli 8% saham Perusahaan Minyak Tenggara.


Waktu itu ratusan orang keluarga Burton terus menyalahkan Arief. Ada yang bilang dia gila, ada yang bilang dia berniat jahat dan ingin mengosongkan keuangan keluarga.


Seluruh keluarga setuju untuk mengeluarkan Arief, bukan hanya begitu, bahkan orang tuanya juga diusir!


Tiga tahun ini, Arief merasakan semua tentang kehidupan. Teman dan sahabat semuanya mencari cara untuk menjauhinya. Demi bertahan hidup, dia memilih untuk menjadi menantu orang! Dia tidak pernah mengungkat tentang hal ini, bahkan istrinya Nita juga tidak tahu.


“Kak Nita, kamu mengajari suamimu dengan baik.” Kata Shinta sahabatnya.


Nita tersenyum dingin: “Maksudmu Arief? Dia sangat menjijikkan. Orang lain menikah dengan anak keluarga kaya, aku malah menikah dengan seorang sampah seperti dia. Lihat tampang miskinnya, pasti datang dari desa. Besok adalah acara tahunan keluarga Kimberly. Memalukan sekali aku harus membawanya ke sana.”


Shinta tidak tahan dan melirik ke arah Arief, memang, memakai baju pinggir jalan dan kelihatan sangat menyedihkan. Shinta tersenyum: “Kak Nita, kita jangan bicarakan dia lagi. Aku dengar perusahaan kamu sedang ada masalah?”


Nita mengangguk: “Bulan lalu kami rugi beberapa miliar ketika mengerjakan bisnis fashion. Sekarang keuangan perusahaan mandet, dibutuhkan sekitar 10 miliar. Dalam 1 minggu, aku harus menemukan investor untuk menyelamatkan perusahaan kami.”

__ADS_1


Shinta menghela nafas: “Tapi Kak Nita, dalam 1 minggu, siapa yang bisa menggunakan 10 miliar untuk menyelamatkanmu.”


Nita tidak berbicara. Sekarang dia menyadari Arief sudah menuangkan air cuci kaki dan sedang menguping di samping. Nita melototnya dan berkata dengan dingin: “Arief, siapa yang menyuruhmu berdiri di sana? Cepat pergi cuci baju.”


“Lalu celana jeans aku ada di dalam koper, sekalian dicuci.” Kata Shinta.


Arief mana berani mengeluh, dia langsung menaruh baju ke dalam mesin cuci dan sekalian bajunya sendiri. Besok ada acara reuni SMA, dia harus berpakaian lebih bersih. Dia sedang berpikir, tiba-tiba hpnya berbunyi. Dia membukanya dan melihat sebuah pesan singkat. 6 digit nomor di belakang adalah angka delapan. Melihat nomor ini, Arief mengerutkan keningnya, bukankah ini nomor keluarga Burton?


Arief yang penasaran lalu membuka pesannya. Seketika dia tertegun melihat isi pesannya!


“Tuan Muda kedua, tolong bantu keluarga Burton. Keluarga Burton sedang membutuhkan dana, butuh dukunganmu!”


Aneh sekali! Arief mengerutkan keningnya. Tiga tahun lalu dia sudah diusir dari keluarga besar. Sekarang dia tidak memiliki apa pun, di dalam sakunya hanya ada 40.000. Keluarga membutuhkan uang kenapa mencariku?


Sambil berpikir, sebuah pesan masuk lagi.


“Tuan Muda kedua, aku mohon kepadamu untuk menyelamatkan keluarga besar. Saham perusahaan minyak yang Anda beli tiga tahun lalu, sekarang sudah bertumbuh beberapa kali lipat. Aku mohon kepada Anda…kalau tidak ada bantuanmu, keluarga pasti akan hancur.”


Arief hampir saja meloncat! Dia menggunakan kecepatan yang belum pernah ada sebelumnya dan mengeluarkan sebuah kartu hitam bank Permata. Kartu ini sudah tidak digunakan selama tiga tahun. Ini adalah bukti statusnya, setiap kartu memiliki customer service sendiri. Dia langsung mengambil ponsel dan meneleponnya!


“Halo, Tuan Arief. Apa yang bisa saya bantu?” terdengar suara wanita yang manis.


“Cepat cepat cepat, bantu aku cek isi saldo.”


“Baik, mohon tunggu sebentar.” Kata wanita itu dengan pelan. Setelah beberapa detik, dia sekali lagi membuka mulutnya: “Tuan Arief, saldo di dalam kartu Anda ini sedikit besar, kami tidak bisa memeriksanya. Mohon Anda datang ke bilik VIP di bank, kemudian menunjukkan kartu identitas agar dapat memeriksanya.”


Setelah suaranya berhenti, Arief langsung mematikan teleponnya!


Haha, hahaha! Isi saldo sedikit besar?! Hahaha! Tidak disangka, karena investasi tiga tahun lalu, dia diusir dari keluarga besar. Tetapi siapa sangka setelah tiga tahun, investasi itu memberikannya sebuah kejutan! Sebenarnya berapa banyak uang di dalam kartu ini!


“Kak Nita, kamu lihat Arief, dia menelepon bank untuk memeriksa saldo.” Kata Shinta kepada Nita yang tidak bisa menahan tawanya.

__ADS_1


Nita juga ikut tertawa: “Setiap hari aku memberinya 400.000, tiga tahun ini seharusnya dia punya banyak tabungan.”


“Kak Nita, kamu anggap saja sedang memelihara seekor anjing.” Kata Shinta, ketiga wanita ini tertawa dengan senang.


Arief berlari kemari, dan berkata kepada istrinya: “Perusahaan membutuhkan 10 miliar, kalau tidak…kalau tidak aku bantu cari cara?”


“Hahaha…” Shinta tertawa tanpa henti, dia melihat Arief dan berkata: “Arief, kamu tahu apa maksudnya 10 miliar? Kak Nita memberimu 400.000 setiap hari, kalau kamu bisa mengeluarkan 10 miliar. Aku akan memanggilmu Ayah, haha.”


“Oh iya?” Arief tersenyum: “Kamu ingat kata-kata ini.”


Saat ini, Nita akhirnya tidak bisa menahan diri. Arief ini benar-benar punya masalah ya, lihat saja bikin kesal. Nita melambaikan tangan dengan kesal: “Pergi sana, jangan berada di sini.”


Arief mengiyakan dan tidak berbicara lagi.


Malam ini, Arief yang senang tidak bisa tertidur. Dia bahkan tidak berani percaya dengan kabar baik yang datang tiba-tiba ini. Tidak bisa, besok dia harus pergi ke bank untuk memeriksa saldonya!


Setelah bertahan sampai subuh, akhirnya dia tertidur. Ketika sedang terlelap, dia mendengar suara mertua dari ruang tamu.


“Arief, cepat antar anakku pergi kerja.”


Arief mendengar suara Heny dalam tidur, dia mengira sedang bermimpi. Dia membalikkan badan dan melanjutkan tidurnya. Tiba-tiba pintu kamar dibuka, Heny mertuanya berjalan masuk dan menendangnya.


“Kamu tuli atau bisu? Aku suruh kamu antar Nita pergi kerja, ngak dengar ya?” kata Heny dengan nada dingin.


Tidak bisa dipungkiri, Heny benar-benar sangat cantik. Walaupun umur 40an, dia menjaga badannya dengan baik.


Arief bangun dari lantai dan melihat Heny dengan wajah bingung. Menikah selama tiga tahun, dia tidak pernah keluar bersama Nita, karena Nita merasa dia memalukan. Sekarang dia menyuruhku untuk mengantarnya kerja?!


Sekarang Nita juga berjalan kemari, dia memakai pakaian profesional dan menghentakkan kaki dengan kesal: “Cepatan, tuli ya kamu? Atau tidak mau antar aku?”


“Mau mau!” Arief langsung bangun dan mengganti bajunya. Kemudian menggunakan motornya untuk mengantar Nita ke kantor.

__ADS_1


Nita terlihat marah, karena keuangan perusahaan yang mandet dan membutuhkan investasi 10 miliar. Tapi sekarang tidak bisa menemukan investor, perusahaan mungkin akan segera bangkrut! Jadi diadakan rapat pemegang saham darurat, sebagai General Manager perusahaan, dia harus datang. Tapi pagi tadi, ketika sampai di bawah, dia baru ingat mobilnya dipinjam oleh Shinta. Karena itu, dia terpaksa menyuruh Arief untuk mengantarnya.


__ADS_2