
Astaga, baju ini baru aku cuci kemarin, kenapa bisa kotor? Ketika Arief ingin berbicara, temannya Julius langsung menariknya pergi.
Ketika sekolah, hubungan mereka berdua paling baik. Mereka pernah berkelahi bersama, bolos bersama. Sekarang reuni sekolah, mungkin hanya Julius yang tidak merendahkannya.
Ketika membawa Arief ke pojokan, Julius menggelengkan kepalanya: “Temanku, biar aku kasih tahu, wanita seperti Cindy bukan orang yang bisa kita dekati. Duduk di sampingnya sama saja mempermalukan diri kita.”
Arief hanya tersenyum dan tidak berbicara.
Cindy sedikit mabuk, karena dorongan yang lain, dia mengambil mic dan mulai bernyanyi. Sambil bernyanyi dia menggoyangkan tubuhnya, tampangnya itu benar-benar sangat seksi. Banyak pria yang bengong melihatnya. Tidak bisa dipungkiri, Cindy benar-benar sangat cantik!
Sampai malam hari, acaranya baru bubar. Malam ini wali kelas mereka ada urusan dan tidak bisa hadir. Semuanya berjanji Senin depan akan berkumpul lagi.
Ketika acara selesai, para pria berebut untuk mengantar Cindy. Ketika sampai depan pintu, Cindy berjalan ke arah mobil Porsche. Di hadapan orang-orang yang bengong, dia melaju pergi.
“Sialan, cantik sekali.” Julius bergumam: “Arief, pantesan kamu ingin duduk di sampingnya. Aku kalau bisa mencobanya satu malam, hidupku berkurang 10 tahun juga rela.”
Arief tersenyum dingin. Besok Cindy akan tanda tangan kontrak dengan perusahaan Net Media? Bagus, besok adalah hari pertama dia menjadi CEO. Arief berpikir dalam hati, lalu tiba-tiba ponselnya berdering.
Mendengar suara dering ini, semua orang tertawa. Haha, ini tahun kapan, kenapa masih ada yang pakai Nokia?
Melihat nomor panggilan, Arief langsung mengangkatnya. Tetapi belum sempat bicara, dari seberang telepon langsung terdengar suara Ibu mertuanya: “Arief, kamu tahu hari ini ada acara tahunan? Semua orang sedang menunggumu tahu gak? Cepat pulang.”
Astaga! Arief melupakan hal ini.
Di depan semua temannya, dia menyalakan motor dan langsung pulang. Walaupun sudah jauh, dia masih bisa mendengar suara tertawa beberapa wanita. Di depan sebuah kompleks mewah, ada sebuah mobil Land Rover, seorang wanita cantik berdiri di depannya dan melihat ponsel dengan kesal.
“Aku pulang.” Kata Arief dengan nafas terengah-engah. Dia memarkirkan motornya dan berlari ke depan Nita. Dia bisa melihat jelas, Nita sedang memakai sepatu Crystal Love. Sepertinya istrinya sangat menyukai hadiah ini, dia bahkan langsung memakainya.
Ternyata Nita malah menatapnya dengan dingin dan berkata: “Dengar ya, hari ini adalah acara tahunan keluarga Kimberly. Kamu jangan banyak bicara, biar aku tidak malu.”
“Oh.” Arief masuk ke dalam mobil. Belum sebentar dia langsung mendengar suara makian.
“Arief, kamu tidak punya jas? Pakai baju murahan begini, kamu tahu malu tidak?” kata Heny dengan nada dingin.
Saat ini Heny memakai rok pendek yang membungkus bokongnya, kelihatan begitu cantik. Di dalam kedewasaan membawa aura seksi dan anggun.
Arief menggerakkan bahunya dan tidak berbicara.
Melihat ekspresinya yang tidak peduli, Heny semakin kesal: “Kamu tuli atau bisu? Lihat tampang tidak berguna ini, anakku benar-benar sial harus menikah denganmu.”
__ADS_1
“Ibu, kamu jangan marah.” Kata Nita dengan pelan sambil mengendarai mobil.
“Mana mungkin aku tidak marah?!” Heny menunjuk ke Arief dan berkata: “Aku kasih tahu kamu Arief, setelah acara tahunan selesai, kamu langsung urus surat cerai, jangan berada di rumahku lagi, ngerti tidak?”
Arief duduk di sana dan tidak berbicara sepatah kata pun.
Di depan villa keluarga Kimberly, saat ini terparkir lebih dari seratus mobil, dan tanpa terkecuali semuanya adalah mobil mewah.
Ketika Nita datang, ruangan sudah penuh dengan orang. Melihat Nita datang, banyak yang datang menyapanya.
Di acara seperti ini, Arief seperti orang transparan, tidak ada yang ingin mempedulikannya. Arief juga tidak masalah, karena dia datang ke sini hanya bantu ramaikan saja. Kalau sudah bebas nanti, dia akan makan yang banyak.
Tetapi selalu ada beberapa orang yang ingin mencari masalah, seperti David Kimberly. Dia seperti memiliki dendam dengan Arief, setiap kali bertemu dengannya. David selalu ingin menyindirnya.
“Ohh, ini bukannya menantu baik keluarga Kimberly, si Arief?” David berjalan ke depan dan sengaja berkata dengan nada keras: “Arief, pakaian kamu ini aku pernah lihat di pinggir jalan, sepertinya 20.000 kan?”
Setelah selesai berkata, Arief langsung menjadi pusat perhatian, semuanya menatap Arief seperti seekor monyet.
“Kamu jangan asal bicara, pakaianku ini 38.000.” Arief bergumam.
“Hahaha!”
“Diam kamu.”
Nita berkata dengan pelan. Dia merasa Arief sudah mempermalukannya. Kalau bukan karena peraturan keluarga yang mengharuskan semua anggota keluarga untuk hadir, dia tidak akan membiarkannya datang!
“Nita, bukan karena aku ingin merendahkan keluarga kalian. Suamimu memakai baju seharga 38.000 ya sudah, tetapi pakaianmu ini juga paling 1-2 juta kan?” kata David sambil tertawa keras: “Pakaian yang begitu rendah juga berani kamu pakai ke sini. Lihat jas aku ini? Merek Zegna yang dibuat khusus, tahu berapa gak?”
Lalu, David menunjukkan beberapa jari dan menggoyangkannya di depan Arief dan Nita: “1,4 Miliar.”
“Wah!”
Ucapannya membuat orang-orang di sekitar melirik iri, banyak wanita yang langsung menatapnya tajam, para pria juga sangat iri.
Nita menggigit bibir bawahnya, memang betul, pakaiannya ini hanya sekitar 2,4 juta. Jas seharga 1,4 miliar, dia bahkan tidak berani membayangkannya.
Nita merasa semua orang sedang menertawakannya. Wajah cantiknya terlihat memerah.
Lalu di saat ini, Arief tiba-tiba mendekat dan memegang baju David.
__ADS_1
“Kamu gila ya!” David langsung marah: “Kamu berani menyentuh baju ini?!”
Arief tersenyum: “Aku merasa pakaianmu ini tidak cocok untuk acara ini. Pakaianmu ini didesain oleh desainer terkenal dari Italia yang bernama Francesco Martin. Di seluruh dunia hanya ada satu, sekarang berada di museum fashion Italia. Jadi pakaianmu ini seharusnya palsu, bukan hanya begitu, jahitan baju ini terlalu kasar, lihat saku kananmu masih ada benang yang belum dipotong, kamu boleh memotongnya sekarang. Diperkirakan jas ini seharga 400.000 rupiah. Dibandingkan dengan pakaian istriku yang seharga 2,4 juta, kualitasnya masih lebih baik.”
“Lalu, ide desain baju ini berasal dari ayahnya yang bernama Petrarch. Setelah ayahnya bangkrut dan mengalami depresi, dia merasa bahwa dunia ini distorsi. Jadi pola baju ini juga mengikuti distorsi.”
“Hari ini kamu memakai jas ini, kamu berharap keluarga Kimberly langsung bangkrut?!”
Arief berkata sambil tersenyum, suaranya tidak besar, tapi sudah menyebar ke seluruh area!
Sunyi! Sangat Sunyi!
Semua orang langsung bengong, ucapan ini ternyata bisa keluar dari mulut Arief!
“Oh iya, aku lupa kasih tahu. Istriku tidak terlalu tertarik dengan pakaian, tetapi permintaan dia terhadap sepatu sangat tinggi.” Arief berhenti sebentar dan melanjutkan: “Sepatu hak tinggi yang dia pakai sekarang adalah Crystal Love. Kalau kamu tidak pernah mendengarnya, kamu bisa mencarinya di internet.”
“Wah!”
“Crystal Love? Beneran Crystal Love itu! Cantik sekali…”
Semuanya langsung heboh! Wanita di sini semuanya memiliki status, jadi pasti pernah mendengar tentang Crystal Love. Hanya menatapnya saja mereka bisa memastikan itu adalah barang asli!
Tetapi sepasang Crystal Love sekitar 60 miliar! Wanita mana yang tidak menyukainya?! Seketika, Nita menjadi pusat perhatian yang dipenuhi dengan suara iri.
Nita melirik ke Arief, menikah selama 3 tahun, dia pertama kali merasa sampah ini akhirnya seperti seorang lelaki.
Tapi dari mana Arief tahu tentang hal ini? Nama desainer Italia, lalu ide dari desain pakaian itu, seharusnya tidak banyak orang yang tahu?
Setelah berpikir, Nita memastikan bahwa dia pasti mencari berita di internet!
“Omong kosong kamu!” David yang marah karena malu langsung berteriak ke arah Arief.
“Plak!”
Tamparan Heny yang datang tiba-tiba mengenai wajah Arief!
Tamparan ini sangat kuat, seketika seisi ruangan menjadi sunyi, semua orang tercengang.
“Arief, apa yang kamu katakan? Cepat minta maaf kepada David!” kata Heny dengan nada dingin.
__ADS_1