
Setelah setengah jam lebih, hampir semua orang sudah memberikan hadiah. Walaupun kebanyakan hadiah tidak mahal, tetapi juga tidak murah. Tidak ada yang kurang dari 400 juta.
Hadiah dari Jenny juga sangat menarik perhatian.
Sepasang gelang giok. Warna gelang ini bisa disebut sempurna. Karena memang sangat cantik.
Setelah melihatnya, Nenek sangat menyukainya. Dia terus memuji Jenny. Ternyata setelah memakai gelangnya, nenek berkata di hadapan orang-orang: “Oh iya, Jenny termasuk yang paling tua di antara anak muda. Dia juga bisa menjaga orang. Sekarang belum punya pacar, siapa yang ingin melamarnya, dipersilahkan. Tentunya, orang yang datang melamar juga tidak boleh terlalu buruk. Karena sebagai kakak ipar, harus punya wibawa sendiri.”
Setelah selesai berkata, wajah Jenny langsung memerah. Banyak tamu undangan yang mulai tergerak hatinya.
Jenny cantik, posisi di keluarga Kimberly juga tinggi. Dia termasuk dewi kecantikan.
Jenny saat ini duduk di samping Arief. Karena tempat duduk kali ini berdasarkan senioritas. Arief juga termasuk beruntung. Di sebelah kiri ada Nita, di sebelah kanan ada Jenny. Dia dijepit oleh dua orang wanita cantik.
Jujur, ketika giok dikeluarkan tadi, Arief mengangguk pelan.
“Gelangnya menarik juga.” Arief seperti berbicara sendiri: “Jenis es yang tua, barang bagus.”
Jenis es yang tua, adalah nama salah satu jenis giok. Jenis bahan ini sangat berkualitas, tingkat transparan juga tinggi, kepadatannya tinggi, daging yang halus, dan penampilannya memiliki tekstur yang kuat. Perkiraan harga gelang giok ini tidak kurang dari 800 juta.
Saat ini Jenny baru duduk di kursi, mendengar Arief bergumam sendiri. Dia mengerutkan keningnya dan melirik ke Arief.
Biasanya dia dan Arief adalah orang yang berbeda dunia. Satu adalah wanita cantik yang berada di atas, satu lagi adalah menantu miskin.
Sejak Arief menikah ke dalam Keluarga Kimberly, dia tidak pernah berbicara dengannya.
Tapi saat ini, Jenny yang penasaran langsung bertanya: “Kamu juga tahu giok jenis es yang tua?”
Jenny sangat kaget. Keluarga Kimberly yang besar ini tidak ada yang tahu itu bahan apa. Tetapi Arief bisa melihatnya?
Arief mengangguk dan bertanya: “Kamu beli berapa?”
“1,2 miliar.” Jawab Jenny.
Arief menggelengkan kepala: “Kemahalan. Harganya kurang lebih sekitar 800 juta lebih.”
“Kenapa?”
Jenny langsung bertambah penasaran, giok ini dijual oleh sahabatnya, dia bilang tidak mengambil untung.
Arief berkata dengan suara pelan: “Ada beberapa hal dalam menilai giok: keaslian, kepadatan, tingkat terang, tingkat kerataan.”
Gelang giok kamu ini memang memiliki unsur yang baik pada 3 poin pertama, tetapi masalahnya ada di poin ke empat. Warna di gelang giok ini tidak terlalu rata. Harga pasaran sekitar 900 juta. Kalau menemukan orang yang kita kenal, paling 800 juta. Kalau melebihi harga itu, berarti dia mengambil untung darimu.
Jenny menatap Arief dengan tajam! Walaupun ahli, juga tidak berani berkata dengan pasti!
Tapi di mata orang lain, Arief hanyalah seorang sampah. Ternyata dia tahu begitu banyak hal?
“Nenek Keluarga Kimberly, ini adalah hadiah yang aku berikan!” Saat ini, seorang anak muda berumur 20an lebih maju ke depan.
__ADS_1
Anak muda ini adalah cucu pertama keluarga Simton, dia bernama Septian.
Ketika kotak hadiahnya dibuka, semua orang tercengang.
Di dalamnya ada sebuah cek!
2.629.042.000!
“Nenek, hari ini aku ingin melamar. Aku sudah menyukai Jenny sejak dulu.” Kata Septian dengan tegas.
Semuanya langsung melihat ke arah Jenny!
Saat ini dia sedang membicarakan giok dengan Arief, jarak di antara mereka sangat dekat.
Saat ini, Septian serasa dipermalukan. Dia sedang melamar Jenny, tetapi Jenny malah terlihat asik ngobrol dengan Arief? Kalau dengan orang lain ya sudah, Arief adalah sampah yang semua orang tahu!
“Menjauh dari Jenny” Septian sangat marah, dia berteriak ke arah Arief.
Arief hanya tersenyum datar. Belum sempat menjawab, Jenny langsung berdiri: “Nenek, aku harus mempertimbangkannya lagi.”
Sekarang terlalu banyak orang, Jenny juga tidak boleh langsung menolaknya. Septian memang pintar dan bisnisnya tidak jelek. Tapi orang ini terlalu sempit, bukan tipe yang disukai olehnya.
Nenek langsung mengerti dan berkata: “Septian, setelah acara selesai, kita bicarakan tentang pernikahannya.”
Septian menatap Arief dengan tajam, kedua matanya memerah.
Pertama kali melihat Jenny, dia sudah menyukainya.
“Nenek, Pak Budiman datang!” Saat ini, terdengar suara lain.
Semua orang melihat ke arah pintu masuk!
Budiman memakai jas rapi, rambutnya disisir ke belakang, terlihat berwibawa dan semangat. Di tangannya ada sebuah kotak, dia bergegas masuk.
“Budiman sudah datang ya.” Kata Nenek sambil tersenyum.
Dia sudah mendengar dari orang-orang, Budiman menyiapkan hadiah besar untuk melamar Nita.
Semua orang terus menatap kotak itu dengan penasaran. Katanya hadiah yang disiapkan olehnya itu, Nenek pasti akan suka. Hadiah seperti apa yang membuatnya begitu percaya diri?
Budiman membungkuk. Dia yang sekarang hanya terlihat kuat dari luar saja, sebenarnya dia sendiri juga tahu masa depannya sudah suram. Keluarga Burton sudah memutuskan rantai uang dan mengusirnya keluar dari perusahaan.
Hari ini dia datang ke acara dan menghabiskan uangnya untuk membeli jas bagus. Hari ini dia harus berhasil!
“Nenek, Budiman akan mengatakan langsung.” Budiman melanjutkan: “Aku jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Nita. Tapi dia malah menikah dengan seorang sampah! Tiga tahun menikah, Kota Malang menganggap pernikahan ini sebagai lelucon! Dia sudah cukup dipermalukan, aku tidak tega melihatnya seperti itu! Hari ini bagaimanapun, aku ingin mengatakan semuanya.”
Budiman menarik nafas dalam-dalam: “Aku ingin menikahi Nita!”
Wah! Ucapannya membuat semuanya panas!
__ADS_1
Ucapannya terlalu jujur? Dia sama sekali tidak menghormati Arief!
Tapi dipikir lagi, Arief juga seorang sampah, kenapa harus menghormatinya? Tidak usah takut menyinggungnya juga.
“Beberapa tahun ini, aku selalu rindu dengan Nita.” Budiman melanjutkan: “Demi dia, aku bisa melepaskan semuanya. Budiman memang bodoh, berusaha selama beberapa tahun hanya punya harta 60 miliar. Karena Nita bilang suka, aku menjual perusahaan dan membelikan Crystal Love untuknya!”
Apa?! Semua orang kaget! Lalu melihat ke kaki Nita.
Sepasang sepatu hak tinggi yang mewah itu menjadi pusat perhatian! Sepatu ini sangat cantik, memiliki aura yang anggun, membuat orang tidak bisa berpaling!
Cantik sekali, wanita cantik dengan sepatu cantik!
“Ini adalah sepatu Crystal Love seharga 60 miliar, benar-benar mengagumkan..”
“Betul, di seluruh dunia hanya 99 pasang. Bukan hanya perlu uang untuk membelinya, juga perlu koneksi.”
“Membuat orang iri saja, kalau aku punya sepatu itu, aku juga akan memakai saat tidur…”
Banyak wanita yang terus membicarakannya. Crystal Love tentu disukai semua wanita!
Seketika, banyak wanita yang menatap Budiman dengan tatapan iri.
Heny dan Ricky terus mengangguk. Mereka menatap Budiman dengan penuh pujian.
Arief mengerutkan keningnya. Budiman gila ya? Dia benar-benar tidak tahu malu? Dia bilang dia yang membeli sepatu itu, gila ya?
Saat ini, Budiman membungkuk lagi: “Nenek, hari ini adalah ulang tahun Anda. Di saat yang sama, aku ingin memberikan hadiah untuk Anda!”
Berbicara sampai di sini, Budiman membuka kotaknya!
Wah! Seketika, semuanya langsung berkumpul dan mengeluarkan suara yang heboh!
“Astaga, ini..ini adalah…”
Semua orang bengong, bahkan nenek juga berdiri dan berjalan ke arah Budiman!
Di dalam kotak ada sebuah gulungan!
Budiman membuka gulungannya, dengan bangga berkata: “Tulisan ini adalah [Tulisan Perdamaian] milik Faiz. A. Aku meminta tolong kepada teman dan membelinya dengan harga tinggi. Aku tahu nenek menyukai barang antik, gulungan ini adalah hadiah untuk nenek.”
Hah?!
Arief juga berdiri dari kursinya.
[Tulisan Perdamaian] milik Faiz. A ?
Dua hari lalu Vincent mereka baru memberikan gulungan ini kepadanya?
Jujur, Vincent, Austin dan yang lain tidak berani memberikan barang palsu! Kalau barang asli berada di tangannya, gulungan ini…
__ADS_1
“Ini…ini..aku tidak salah lihat kan?” Kepala keluarga Simton, Hartono berjalan kemari dan membuka mulutnya dengan lebar!
Bagaimanapun sebagai kepala keluarga Simton, Harton sudah melihat banyak hal. Tapi sekarang detak jantungnya sangat cepat! Itu adalah tulisan Faiz. A, karya seorang jenius! Tulisan ini pasti lebih dari 40 miliar?!