MENCINTAI SESEORANG IBLIS

MENCINTAI SESEORANG IBLIS
PART 13


__ADS_3

Reyhan melajukan motornya menuju kosan tempat tinggal Elsa, pria itu sangatlah tampan dengan setelan pakaian yang di kasih oleh Edward tadi. sesampai dikosan, langsung saja ia mengetuk pintu kosan.


"Reyhan!"


Reyhan menoleh dan terpaku melihat seorang yang mendekatinya, tiba-tiba kepalanya mendadak pusing dan ambruk membuat wanita senang sekali.


"Gue bakalan gagalin kencan kalian," gumamnya membawa Reyhan pergi dari sana sebelum sahabatnya keluar.


Cklek!


"Lah? mana Reyhan?" bingung Elsa menatap sekitarnya untuk mencari Reyhan tapi tak bertemu dengan pria itu.


"Apa dia mau jailin aku lagi?" gumam Elsa mengunci pintu lalu mencari Reyhan. tak lama ia mencari, Elsa makin panik karena tak menemukan Reyhan sedikitpun.


Ia yakin kalau Reyhan tak mungkin bersembunyi buat mengerjainya selama ini.


"Reyhan! kamu dimana?" panik Elsa yang terus saja memanggil nama Reyhan.


"Elsa, ada apa? mana adek gue?"Elsa langsung menoleh pada Edward yang muncul.


"Gak tau, tadi sebelum aku buka pintu Reyhan lagi ketuk pintu dan setelah itu dia gak ada," ungkap Elsa membuat Edward mengusap wajah kasar, ia juga tak bisa muncul di dekat adiknya entah energi kuat apa yang menghalanginya saat ini.


"Elsa, kau cari sekitar tempat ini dan gue yakin kalau Reyhan masih disekitar sini,"


"Baiklah,"


Elsa bergegas menuju motor besar milik Reyhan dan kebetulan kunci masih ada di motor, wanita itu langsung melajukan motornya mencari sesuatu yang mencurigakan di lokasinya.


Edward langsung menghilang untuk mencari aura adiknya, hanya itu saja yang bisa ia lacak saat sebuah kekuatan besar menutupi tubuh adik bungsunya.


"Gue gak akan biarkan kau tenang, setelah menculik Reyhan,"smirk Elsa yang bisa menebak kalau yang menculik Reyhan adalah Shakira, karena Elsa sadar kalau sahabatnya itu mempunyai rencana licik.


Elsa mengeluarkan ponselnya sambil menghentikan laju mobil, ia sebenarnya sudah tau kalau ponselnya di beri alat pelacak oleh Shakira. namun, ia hanya pura-pura tak menyadarinya. Elsa menatap layar ponselnya sambil tersenyum puas, ia sudah menemukan keberadaan Shakira.


"Sudah cukup gue pura-pura cupu dihadapan lo, Shakira,"


Elsa melakukan motornya itu dengan kecepatan tinggi, ia tak akan memaafkan siapapun yang menyakiti Reyhan. sesampai di tujuan, Elsa langsung berjalan menuju samping rumah tersebut dan berusaha mencari jendela.


"Ahh.."


"Suara apaan tuh?" gumam Elsa lalu mendekati sebuah jendela dan langsung saja ia mengintip.


ia sontak membulatkan mata melihat Shakira melakukannya pada Reyhan yang terbaring lemas, pria itu tampak menangis sambil memberontak tapi kedua tangan Reyhan dirantai.


Elsa menahan marahnya saat ini melihat pria polos seperti Reyhan dinodai, Elsa kembali mengintip dan melihat Reyhan yang juga menatapnya dengan wajah memerah. Pria itu sudah tau akan kedatangan dirinya saat ini dan berusaha memberikan kode buatnya.


"Reyhan kau gak bakalan bebas dari sini,"Reyhan menoleh pada Shakira.


"Ka-kau licik hiks, kau mengambil semua kekuatanku! kau wanita jahat!" tangis Reyhan yang sudah lemah sekali, Shakira terkekeh lalu mencium pipi Reyhan membuat Reyhan mengalihkan pandangannya.

__ADS_1


"Karena aku mencintaimu!"


"Cinta? kau itu egois! kau sudah menceraikan aku dan memiliki kekasih, tak hanya itu saja! kau lagi hamil, bukan?" kekeh Reyhan membuat Shakira terdiam lalu terkekeh pelan.


"Aku memang lagi hamil dan aku juga ingin memiliki kamu sekaligus kekasihku! tapi, aku gak bakalan biarkan kekasih aku tau keberadaan kamu," tekan Shakira membuat Reyhan kembali menoleh.


"Aku akan membalas semuanya, Shakira!"


Plak!


Pemuda itu meringis saat sebuah tamparan menyentuh pipinya.


"Kau sekarang hanya pria lemah dan gak bisa kemana-mana, kalau kau keluar dari rumah ini. kau bakalan mati," balas Shakira beranjak dari tubuh Reyhan.


"Keluargamu bakalan mati juga kalau sumber kekuatannya mati,".


Reyhan menoleh pada Shakira yang membuka borgol di tangannya dan langsung saja pemuda itu menutupi tubuh p0l0snya mengunakan selimut.


Ia melirik Shakira yang sudah beranjak pergi yang membuat Reyhan langsung berdiri dengan balutan selimut menuju jendela, ia langsung menyibak gorden sedikit dan membuka jendela.


"Reyhan ayo keluar lewat jendela,"


"Elsa, Rey gak bisa keluar dari rumah ini. Rey bisa meninggal karena semua kekuatan Rey udah diserap oleh batu hitam yang diberikan dukun pada Shakira," isak Reyhan membuat Elsa menahan rasa marahnya.


"Kamu harus bertahan ya, aku sama Abang kamu bakalan kesini membawa orang tua kamu. semoga berkumpul nya kalian, kekuatan kalian makin besar," senyum Elsa sehingga Reyhan mengangguk pelan.


"Aku juga bakalan curi batu hitam itu, jangan nangis lagi,"senyum Elsa mencium pipi Reyhan lalu pergi dari sana.


Elsa menghentikan langkahnya dan berbalik. "Ada apa?" tanya Elsa penasaran.


"Rey lapar sekali dan haus,"


"Yasudah, aku beli makanan dulu,"


Reyhan menatap Elsa yang sudah menjauhinya, ia lalu menutup pintu dan berjalan menuju kasur.


Cklek!


"Rey, kamu harus makan!"


"Rey gak lapar dan gak mau makan sampah dari wanita jahat seperti kamu!" ketus Reyhan menutupi seluruh tubuhnya mengunakan selimut.


ia tak peduli wanita itu menatap tajam kearah nya dan sekarang Reyhan sudah tau, dibalik wajah lugu pasti ada niat tersembunyi.


"Reyhan kau makan atau aku akan memukul kamu!"


"Pukul aja, mendingan Rey meninggal daripada harus bersama orang jahat!"


Prang!

__ADS_1


Brak!


Reyhan menyibak sedikit selimut dan melihat pintu sudah dikunci oleh Shakira dari luar, ia hanya bisa memegangi perutnya yang terus berbunyi karena lapar sekali sejak tadi.


"Rey dah kotor sekarang," gumam Reyhan sambil mengusap kasar tanda merah di dadanya.


"Rey benci manusia berwajah lugu, sifat baik hanyalah topeng buat menutupi sifat jahatnya,".


Tok!


Tok!


Ia menoleh dan bergegas menuju jendela sambil memegangi selimut yang menutupi tubuhnya karena bajunya sudah dirobek oleh Shakira.


"Ini sarapan, mau aku suapin?" tawar Elsa tersenyum membuat Reyhan menoleh.


"Nanti ketauan sama Shakira,"


"Tadi aku lihat dia pergi, aku suapin ya,"


Reyhan mengangguk lalu menerima minuman dari Elsa yang membuat Elsa terkekeh kecil. Reyhan lalu menerima suapan dari Elsa.


"Enak banget, ini apaan?" tanya Reyhan penasaran.


"Itu nugget ayam," balas Elsa kembali menyuapi Reyhan.


***


Reyhan yang berbaring di kasur pun menoleh pada Shakira yang kembali masuk dengan beberapa makanan.


"Reyhan, kamu makan dulu ya biar gak sakit,"


"Gak mau, sana keluar! Rey capek," ketus Reyhan menarik selimut untuk melanjutkan tidurnya lagi.


ia tak memperdulikan Shakira yang mengusap kepalanya. Ia tak akan luluh lagi dengan perlakuan manis orang jahat.


"Rey, ayo bangun! jangan buat aku marah!"


"Aku gak peduli, kalau marah sampai kayang pun Rey gak akan peduli," ketus Reyhan tanpa menatap Shakira yang sudah menahan marahnya saat ini.


"Reyhan menyesal bertemu dengan orang jahat seperti Shakira," lirih Reyhan jujur.


"Reyhan sekarang waktunya makan atau..,"Reyhan langsung menoleh.


"Atau apa? mau bunuh Rey sekarang? silahkan! kebetulan Rey udah kotor karena disentuh orang jahat," tangis Reyhan membuat Shakira menahan marahnya, wanita itu meletakkan semua makanan di atas meja lalu keluar dari kamar tersebut.


Tak lupa juga mengunci kamar yang ditempati Reyhan dari luar. Reyhan tersenyum sinis menatap kepergian Shakira.


"Kita lihat karma apa yang akan berlaku sama wanita jahat sepertimu, Shakira," sinis Reyhan.

__ADS_1


Bersambung.....


Follow akun saya biar gak ketinggalan cerita ye..


__ADS_2