
Sudah 1 minggu Reyhan disekap dan selama itu ia selalu disiksa oleh Shakira, baik fisik maupun batinnya. Reyhan juga melihat pernikahan Shakira melalui video yang dikirim oleh wanita jahat itu.
Ia lalu menoleh ke jendela yang sudah dipasang besi karena Shakira menciduknya mengobrol dengan seseorang, ia sudah tak bisa apa-apa sekarang dan tak hanya itu, keluarganya juga tak bisa mengeluarkannya dari sini membuat Reyhan benar-benar sedih sekali.
Reyhan hanya bisa mengusap air matanya dan berjalan menuju jendela yang menampilkan halaman luar dari celah-celah besi tersebut. Ia tak bisa melakukan apapun sekarang ditambah kondisinya yang sangat lemah sekali karena tak mau makan sedikitpun.
Cklek!
Mendengar pintu terbuka, Reyhan sontak menoleh pada pria yang kini berstatus suaminya Shakira. tatapan pria itu sangatlah tajam membuat Reyhan ketakutan sekali.
"Kau mantan suami istri saya? seorang iblis?"Reyhan mendengar itu terdiam lalu mengangguk pelan.
"Kenapa kau gak kabur? lagian pintu gak terkunci," sinis pria itu yang membuat Reyhan kembali menoleh.
"Kekuatanku diambil dan kalau aku keluar dari sini, aku akan mati! aku sudah tersiksa disini, aku ingin bebas dari manusia jahat itu,"
"Gue akan menolong lo!"
"Maksudnya?"
"Gue bakalan bantu lo keluar dari sini dan gue juga punya dendam pada Shakira, karena itu gue mau menikah dengannya. dia pernah membunuh keluarga gue dengan sengaja dan pura-pura kalau dia juga ikut jadi korban pembunuhan itu," jelas Fadli membuat Reyhan terdiam.
"Tapi, lo harus bertahan dulu karena mendapatkan kekuatan lo butuh perjuangan juga,".
"Makasih, tapi dia juga hamil anak kamu?"
"Ck, itu bukan anak gue. gue sebenarnya gak tau kalau dia hamil dan meminta gue buat nikahi dia supaya menutupi kehamilannya saja," kekeh Fadli lalu melempar sebuah pakaian ke atas kasur.
"Pakai baju itu, gue tau lo gak pernah dikasih baju sama j4l4ng itu,".
Setelah mengatakan itu, Fadli langsung pergi yang membuat Reyhan mendekati kasur dan mengambil pakaian tersebut, langsung saja ia memakainya karena sudah bosan menutupi tubuh mengunakan selimut
Reyhan lalu keluar dari kamar dan melihat beberapa maid yang berjaga sekaligus beberapa bawahan Shakira.
"Bibi, Rey lapar,"
"Bentar ya," balas salah satu maid bergegas ke dapur sehingga Reyhan juga ikut buat ke dapur. Ia menatap maid itu yang asik mencuci sayur lalu menatap sekitar untuk memastikan tak ada yang mengintip nya saat ini. setelah memastikan aman, Reyhan lalu mendekat.
"Bibi, Bibi tau apa yang dimasukkan Shakira kedalam susu buat Reyhan tiap malam?"
"E-Eh, ke-kenapa, Tuan?"
"Tiap Reyhan minum susu, tubuh Reyhan panas banget dan seakan menginginkan Shakira. Bibi tau?" tanya Reyhan penasaran karena setiap malam tubuhnya benar-benar panas seakan ingin menuntaskan sesuatu. tapi, ia tak mengerti apa yang terjadi pada tubuhnya saat ini.
__ADS_1
Maid itu langsung melihat sekitar lalu menjelaskan sesuatu pada Reyhan, membuat Reyhan mengerti sekarang.
"Tuan jangan minum susu yang diberikan Non Shakira ya, dia itu wanita jahat," peringat maid tersebut.
"Baiklah, Bi. tolong letakkan satu tanaman pot di dekat tempat tidur Rey ya, biar Rey bisa membuangnya saat Shakira lengah,"
"Siap," balas Maid itu mengangguk sehingga Reyhan tersenyum senang karena banyak orang yang mau membantunya keluar dari kehidupan Shakira saat ini.
Disisi lain, Elsa meminum wiski dengan perasaan kesalnya. ia benar-benar kebingungan buat mencari jalan supaya bisa membebaskan Reyhan.
"Kau kenapa mabuk-mabukan gini?"Elsa menoleh pada sahabatnya yang mendekat, sahabat yang merupakan rekannya di bisnis kegelapan.
"Reyhan diculik oleh Shakira, gue gak bisa biarkan pria polos itu disiksa tiap hari." jelas Elsa meletakkan gelasnya ke atas meja dan sesekali memijat keningnya yang pusing.
"Owh cewe itu, bukannya hari ini pernikahannya dengan siapa namanya, kalau gak salah di...,"
"Sama gue,"Kedua wanita itu menoleh pada pria yang mendekat sambil melepaskan topeng hitamnya.
"Sahabatku, kenapa kau menikahi wanita jahat itu, hm?" tanya Elsa menatap sinis pada Fadli.
"lo gak tau gue aja, gue dekati Shakira untuk membalaskan dendam gue. mana istri gue?" tanya Fadli sehingga Elsa langsung memanggil sahabatnya yang sedang hamil besar tersebut.
"Misua!" pekik Tia memeluk Fadli yang merentangkan tangannya.
"Maaf," cicit Tia membuat Fadli mencium gemes pipi chubby itu.
"Kalau mau romantis-romantis sana ke kamar," kesal Elsa membuat semuanya tertawa.
"Elsa!"Semuanya menoleh pada pria berjubah yang mendekat.
"Kalian semua pergilah dan tinggalkan kami," suruh Elsa sehingga semuanya langsung pergi membuat Edward berdiri di hadapan Elsa.
"Gimana? soalnya gue gak tega melihat Mama gue nangis karena tak tega dengan nasib adik bungsu gue," jelas Edward duduk di samping Elsa membuat wanita itu menoleh.
"Kau tenang saja dan pria tadi, dia sekarang adalah suaminya Shakira dan otomatis dia bisa jaga Reyhan,"
"Ta ...," perkataan Edward terhenti saat melihat sebuah kalung yang dipakai oleh Elsa.
"Darimana dapat kalung ini?".
"Gue dikasih sama sahabat gue dan kalau gak salah dia juga iblis, kau tau kalung ini?"
"Itu kalung gue dan gue kasih sama adik gue, Reyhan. berarti lo sahabat adik gue yang tertabrak itu?" tanya Edward membuat Elsa kaget.
__ADS_1
"Huwa, jadi sahabat gue adalah Reyhan? gue harus mendapatkannya dan gak bakalan biarkan dia nyakiti Reyhan gue," jelas Elsa membuat Edward tersenyum tipis.
"Kalau lo bisa bebaskan Reyhan, gue sekeluarga bakalan nerima lo sebagai calon istrinya Reyhan. itu adalah balasan dari Papa gue, karena lo adalah takdir Reyhan yang sebenarnya,"jelas Edward lalu menghilang yang membuat Elsa tersenyum lebar.
"YES, HADIAHNYA BESAR SEKALI! GUE JADI ISTRINYA REYHAN!" teriak Elsa lompat-lompat diatas sofa yang membuat sahabatnya mendekat.
"Lo kenapa?" tanya Fadli bingung.
"Kalau gue bisa bebasin Reyhan, gue bakalan dijadikan istri dan udah direstui sama keluarga Reyhan," senang Elsa membuat Fadli langsung menyambut tubuh sahabatnya itu supaya tak jatuh.
"Kau ini lagi mabuk malah lompat kayak kangguru," omel Tia saat Fadli membaringkan Elsa di sofa.
"Stres," sinis Fadli sedangkan Elsa tak peduli karena tak sabar akan menyelamatkan calon suaminya yang ternyata adalah sahabatnya.
***
"Reyhan, ini aku bawakan kue khusus buat kamu!"
Reyhan yang asik makan buah pun menoleh dan kembali fokus menonton film, ia tak menghiraukan wanita itu duduk di samping nya.
"Reyhan, coba kue ini dulu," bujuk Shakira tersenyum sehingga Reyhan mendorong kue tersebut hingga jatuh.
"Rey gak mau kue! jangan ganggu Rey lagi!" kesal Reyhan membuat Shakira langsung mencengkram kuat rahang Reyhan.
"Aku sudah baik-baik sama kamu, Rey! kapan kau nurut sama aku lagi, hah?!" bentak Shakira tajam membuat Reyhan menoleh.
"Tetap saja Shakira orang jahat!"
Plak!
Reyhan meringis sambil memegangi pipinya yang memanas akibat tamparan Shakira barusan.
"Kau itu iblis dan pasti lebih jahat dari aku, kan? coba tunjukkan jahat kamu itu!" bentak Shakira membuat Reyhan menahan tangis.
"Rey gak sama seperti Shakira yang lugu tapi jahat! Reyhan benci sama Shakira," isak Reyhan menunduk membuat Shakira langsung menghapus air mata Reyhan.
"Jangan menyentuh Rey lagi! lebih baik Rey meninggal daripada harus tersiksa seperti ini,".
"Jangan ngomong aneh-aneh atau kau akan aku kunci di gudang ice lagi?!" bentak Shakira sehingga Reyhan menggeleng pelan, ia tak ingin dikunci di gudang ice yang sangat dingin sekali.
'Tolong Reyhan keluar dari sini,' batin Reyhan menangis, ia menatap tubuhnya yang sudah membiru dan ... memudar karena kekuatannya tak ada lagi dirinya saat ini.
'Apa Reyhan akan menghilang?'.
__ADS_1
Bersambung......