Mencintaimu Dalam Doa

Mencintaimu Dalam Doa
Part 70


__ADS_3

Hari ini akan ada pengajian empat bulanan dirumah umi Laila atas kehamilan Alfina. Semua keluarga besar dari umi Laila dan abi Lukman turut hadir dalam acara tersebut. Terlebih mereka juga mengundang anak yatim piatu dari panti asuhan yang didirikan oleh bunda Nila. Acara empat bulanan berlangsung khidmat dengan diiringi doa-doa yang baik dan islami.


Alfan duduk disamping istrinya seraya menggandeng tangannya dengan erat. Ia tersenyum tipis melihat keantusiasan keluarga besarnya dalam menyiapkan acara empat bulanan calon buah hatinya. Ia mengusap kepala Alfina yang terbalut jilbab bewarna putih syar'i yang senada dengan warna abaya nya.


"Sayang kalau kamu capek bilang sama mas ya?". Kata Alfan pada istrinya


"Ya mas". Jawab Alfina sambil menganggukkan kepalanya


Alfan tersenyum melihat Alfina yang tampil cantik dan anggun dalam acara empat bulanannya hari ini. Ia bersyukur kepada Allah karena telah memberinya anugerah terindah didalam hidupnya terlebih sebentar lagi ia akan mempunyai buah hati dengan istrinya.


Kali ini acara empat bulanan telah selesai, semua orang yang mengikuti acara tersebut melakukan makan bersama dengan keluarga besar dari umi Laila dan abi Lukman. Beruntung keluarga Alfan tidak repot-repot memasak karena sebelumnya umi Laila dan Alfina sudah memesankan makanan atau catering dari rumah makan terkenal langganan keluarganya. Jadi semua bisa menikmati makanannya.


"Dek kamu makan dulu ya?". Ucap Alfan pada Alfina


"Tadi Alfina sudah makan mas". Jawab Alfina


"Itukan tadi pagi sayang, ini makan siang. Kamu harus makan tepat waktu supaya kamu dan calon anak kita selalu sehat". Balas Alfan


"Memangnya mas sudah makan?". Alfina malah balik bertanya


"Mas mendahulukan jadwal makan kamu sayang, nanti mas bisa makan setelah adek selesai makan". Jawab Alfan


"Alfina maunya makan siang bareng sama mas". Kata Alfina sambil menatap suaminya


Alfan terkekeh "Yasudah ayo ikut sama mas, kita makan bareng". Putus Alfan kemudian menggandeng tangan Alfina menuju meja makan


Ketika sampai dimeja makan, disana ada umi Laila yang sedang menyiapkan jajanan untuk dibawa kedepan yang akan disuguhkan kepada para tamunya. Beliau tersenyum melihat kedatangan Alfan dan Alfina.

__ADS_1


"Sayang makan dulu nak, ini sudah umi siapkan makanan kesukaan kalian". Kata umi Laila


"Makasih umi, maaf Alfina tidak membantu umi menyiapkan ini semua". Jawab Alfina sambil menunduk


"Tidak apa-apa sayang, umi malah senang kalau adek tidak ikutan menyiapkan inj semua. Karena umi tidak mau kalau adek sampai kelelahan". Balas umi Laila


"Tadi pagi sudah minum susu kan?". Tanya umi Laila


Alfina mengangguk "Sudah umi, tadi mas Alfan yang buatkan". Jawab Alfina yang membuat Alfan terkekeh berada disampingnya


"Kalau begitu kalian makan siang dulu, umi mau kedepan". Kata umi Laila


Alfan dan Alfina mengangguk "Baik umi". Jawab keduanya


Alfan mulai mengambil makanan kedalam piring, ia akan makan sepiring berdua dengan istrinya. Ia mengambil lauk kesukaan Alfina kemudian menuangkan segelas air putih untuk dirinya dan untuk istrinya. Alfan mulai menyuapi istrinya dengan telaten supaya istrinya itu mau dan berselera untuk makan.


"Yasudah biar Alfina makan sendiri saja". Jawab Alfina dengan wajah memelas dan sedikit jutek


Alfan terkekeh mendengar jawaban dari Alfina, ia meletakkan sendok nya kembali kemudian mencubit hidung istrinya dengan gemas. Ia tau kalau ibu hamil memang sensitif dan mudah tidak mood bawaannya, oleh karena itu ia harus lebih bersabar menghadapi perubahan dari istrinya.


"Justru mas suka kalau adek manja sama mas". Kata Alfan sambil menyuapi Alfina lagi


"Ayo buka mulutnya, biar mas suapin makannya". Lanjut Alfan


Alfina hanya diam mendengarkan ucapan dari suaminya, ia menikmati makanan yang disuapin oleh suaminya dengan tenang sambil memainkan ponselnya membalas chat dari temannya.


"Kamu lagi chat dengan siapa dek?". Tanya Alfan penasaran

__ADS_1


"Gak baik sayang makan sambil main handphone, selesaikan dulu makannya". Lanjut Alfan


"Ya mas". Jawab Alfina dengan pelan


Selesai makan Alfan mengajak istrinya kedepan untuk menyalimi para tamunya yang hendak berpamitan, karena acara sudah selesai dilaksanakan. Ia menggandeng tangan istrinya menuju ruang tamu sambil tersenyum manis kearahnya.


"Sayang ajak istri kamu istirahat ya, pasti dia sudah capek". Kata umi Laila pada Alfan


Alfan mengangguk "Baik umi". Jawabnya


Setelah semuanya selesai Alfan mengajak istrinya untuk istirahat kedalam kamarnya, karena ia tau kalau istrinya pasti sudah lelah sehingga ia harus segera mengajak istrinya untuk tidur. Kondisi Alfina yang sedang hamil membuat Alfan harus ekstra menjaga dan melindunginya dengan baik, supaya kesehatan istri dan calon anaknya bisa terjaga dan senantiasa selalu sehat.


.


.


.


.


Jangan lupa like, and coment ya gaes 🤗


.


.


Follow IG ku juga di : @allicya.agustine

__ADS_1


__ADS_2