Mencintaimu Dalam Doa

Mencintaimu Dalam Doa
Part 76


__ADS_3

Setelah beberapa menit perjalanan menuju pasar malam, akhirnya kini mereka telah sampai dan sudah turun dari mobilnya. Alfina tersenyum senang melihat keramaian dan kemeriahan suasana pasar malam pada saat ini. Ia melangkah menuju pusat penjual makanan dan seketika ia dibuat lapar melihat banyaknya penjual makanan yang sudah berjejer rapi menjual berbagai jualannya.


"Dek pelan-pelan jalannya, jangan terburu-buru. Ingat adek sedang hamil". Ucap Alfan pada Alfina


"Hehe maaf mas, Alfina terlalu senang kalau tiap hari datang kesini". Jawab Alfina sambil cengengesan


"Boleh, asalkan adek tidak kecapekan". Balas Alfan sambil mengusap kepala istrinya


"Beneran mas?". Tanya Alfina sambil mengerjabkan matanya


Alfan mengangguk "Ya sayang"? Jawabnya


Alfan menggandeng tangan istrinya dengan erat kemudian mengajaknya duduk pada salah satu bangku yang disediakan ditempat tersebut. Ia membelikan minum untuk istrinya supaya istrinya tidak kehausan. Ia membuka tutup botolnya kemudian menyerahkannya pada Alfina.


"Minum dulu dek". Perintah Alfan


"Ya mas". Jawab Alfina sambil menerima botol minum dari suaminya


Setelah selesai Alfina memberikan minumnya kepada suaminya, lalu air bekas istrinya tadi Alfan minum hingga tandas. Alfina melongo menatap suaminya yang baru saja meminum air bekas minumnya, pipinya merah kala tidak sengaja dirinya dan suaminya secara tidak langsung telah berciuman.


"Kenapa hmm?". Tanya Alfan pada istrinya


Alfina menggeleng "Enggak apa-apa mas". Jawabnya


Alfan masih terus memperhatikan istrinya yang menyusuri keramaian pasar malam pada hari ini, ia tersenyum tipis saat melihat istrinya yang sepertinya menginginkan membeli makanan tak jauh dari tempat mereka berada.


"Adek mau apa hmm?". Tanya Alfan peka


"Mas Alfina mau beli itu boleh?". Ucapnya sambil menunjuk pedagang bakso bakar yang ramai dipadati pengunjung


Alfan mengangguk "Boleh, adek disini saja ya. Biar mas yang memesannya". Kata Alfan pada istrinya


"Ya mas". Jawab Alfina


Sebelum berjalan ke pedagang penjual bakso bakar, Alfan kembali bertanya kepada istrinya.


"Ada lagi yang ingin adek beli?". Tanya Alfan to the point

__ADS_1


"Ehm Alfina mau beli jus". Jawabnya dengan santai


"Boleh?". Lanjutnya


"Boleh asal jangan keseringan ya minum es nya. Apalagi ini malam hari dek jadi gak baik buat kesehatan". Jawab Alfan pada Alfina


Alfina mengangguk "Ya mas". Jawabnya


Akhirnya Alfan membelikan Alfina bakso bakar dan jus alpukat kesukaannya, ia bahagia jika melihat istrinya bahagia. Setelah selesai membelikan semuanya, ia lantas menghampiri istrinya yang masih duduk dibangku tadi sambil menyerahkan makanan dan minumannya.


"Habiskan ya sayang". Ucap Alfan pada Alfina


"Baik mas". Jawabnya sambil tersenyum manis melihat makanan dan minuman kesukaannya


Alfina mulai memakannya dengan disuapi oleh Alfan, hal itupun membuat pipi Alfina memerah karena suaminya terang-terangan dalam menunjukkan keromantisan mereka berdua. Banyak pengunjung yang melihat keduanya dengan tatapan iri sekaligus kagum melihat Alfan dan Alfina.


"Mas mau?". Tawar Alfina sambil memegang jus nya


"Buat adek saja habiskan, nanti kalau ada makanan lagi yang adek mau bilang saja sama mas ya?". Ucap Alfan begitu peka terhadap Alfina


"Ya mas terimakasih banyak sudah mau menuruti kemauan Alfina". Jawab Alfina sambil memakan bakso bakarnya. Alfan yang melihat itu semua menjadi gemas dengan istrinya, pasalnya Alfina sangat lucu ketika memakan makanan.


"Lihat sayang, papa kamu begitu menyayangi umma dan kamu. Kamu beruntung banget sayang punya papa seperti papa Alfan. Nanti kalau kamu sudah lahir dari perut umma, kamu harus menyanyangi papa yaa?". Kata Alfina sambil mengusap perutnya


Alfan terkekeh melihat sang istri, baginya istrinya itu masih polos dan lucu padahal sudah mau menjadi ibu. Akan tetapi itu membuat Alfan bahagia bukan main ketika bersama dengan istrinya.


"Kamu ada-ada saja sayang". Kekeh Alfan melihat Alfina


Alfina hanya tersenyum menanggapi ucapan dari suaminya, ia malah menghabiskan bakso bakarnya hingga ludes padahal sebelum berangkat tadi ia sudah makan malam dengan keluarganya. Namanya juga ibu hamil pasti sedikit-sedikit sudah merasakan lapar lagi.


"Adek mau beli apa lagi?". Tanya Alfan pada Alfina


"Alfina masih kenyang mas, nanti saja boleh?". Jawab Alfina


"Boleh sayang". Jawab Alfan sambil terkekeh


Alfina mengajak suaminya untuk berkeliling lagi melihat suasana pasar malam yang begitu ramai malam ini. Alfina suka sekali jika pada malam hari seperti ini diajak keluar oleh suaminya, karena jika berada dirumah terus ia akan bosan.

__ADS_1


"Mas". Panggil Alfina


"Ya sayang". Jawabnya


"Kenapa hmm?". Tanya Alfan sambil mengusap kepala Alfina dengan sayang


"Alfina mau itu". Rengek Alfina sambil menunjuk pedagang penjual berbagai macam boneka


"Boneka hmm?". Tanya Alfan peka terhadap kemauan istrinya


Alfina mengangguk menjawab pertanyaan dari suaminya, ia terus menatap boneka tersebut dengan tatapan memelas berharap suaminya mau mengantarkannya kesana untuk melihat-lihat saja.


"Kan adek sudah besar, kok masih mau boneka?". Ucap Alfan


"Memangnya gak boleh mas?". Jawab Alfina dengan lesu


"Boneka adek yang dirumah banyak lho, besar-besar pula". Balas Alfan


"Alfina gak minta dibelikan kok, Alfina cuman mau lihat-lihat aja". Kata Alfina


"Yasudah ayo mas antar". Jawab Alfan pada istrinya


Alfina tersenyum kala melihat boneka hello kitty favoritnya terpajang rapi disana, akan tetapi ia tak berani meminta suaminya untuk membelikannya karena dirumah sudah banyak koleksi boneka yang ia punya. Jadi ia hanya melihat-lihat saja.


"Adek mau beli yang mana?". Tanya Alfan


"Alfina hanya lihat-lihat doang kok". Jawab Alfina sambil tersenyum


"Bener?". Tanya Alfan memastikan


Alfina mengangguk "Ya mas". Jawabnya


Ketika beberapa menit, Alfina mulai capek dan ngantuk. Ia mengajak suaminya pulang dan istirahat dirumah karena besok ia harus pergi ke kampus untuk melakukan bimbingan skripsi kepada dosen pembimbingnya. Jadi ia tidak boleh tidur terlalu malam.


"Adek gak mau beli apa-apa lagi?". Tanya Alfan memastikan


Alfina menggeleng "Alfina sudah kenyang kok mas, Alfina mau pulang saja". Jawabnya

__ADS_1


"Yasudah ayo". Ajak Alfan sambil menggandeng tangan Alfina


Akhirnya Alfan dan Alfina kembali pulang kerumah dikarenakan hari sudah malam menunjukkan pukul setengah sepuluh malam. Sebenarnya tadi Alfina menginginkan sesuatu, tapi ia tak berani mengutarakan keinginannya kepada suaminya mengingat ia tadi sudah banyak merepotkan suaminya. Jadi ia mengurungkan niatnya untuk meminta kepada suaminya.


__ADS_2