Menikah Karena Perjodohan( END)

Menikah Karena Perjodohan( END)
Rutinitas Baru


__ADS_3

Sepasang insan yang tengah tertidur lelap terbangunkan karena suara dering ponsel.


Namun karena sang istri begitu lelah pun tidak terbangun , sang Suami beranjak membuka matanya perlahan-lahan, dipandangnya wajah teduh sang istri yang ada di sampingnya.


Tepat pukul 02.58 ponsel Kenzo berbunyi ada sebuah panggilan, untung saja Kaila tidak terbangun.


Kenzo pun beranjak dari kasur dan berjalan pelan menuju meja rias. Dia menaruh ponselnya di meja rias karena jika ponsel di taruh dekat dengan kepala maka radiasinya dapat merusak kerja otak.


"Huft siapa sih telpon jam segini ganggu aja orang lagi tidur." gerutu Kenzo lalu mengambil ponselnya dan menjawab panggilan yang sembarangan mengganggu tidurnya.


"Hallo!" ucap Kenzo.


"...."


"Kayaknya enggak deh, soalnya kan hari pertama saya menikah."


"...."


"Haish, bukan begitu juga."


"...."


"Saya mau pindah ke rumah baru saya, jadi tidak bisa ke kantor dulu."


"......"


"Lagian kan kamu bisa handle semua pekerjaan kantor saya"


"....."


"Saya tidak bisa andiiiii, saya potong nihh gaji kamu mau." ancam Kenzo.


"....."


"Ngawur kamu, udah sana gak usah ganggu urusan saya. Jam segini nelpon cuma bilang kerjaan, padahal kan bisa besok "


"....."


"iya, Walaikumsalam wr wb."


tut tut tut tut


Panggilan di matikan oleh si penelpon. Lalu Kenzo berjalan menuju ranjang, ingin melanjutkan tidurnya yang sempat tertunda.


"Dasar, jam segini nelpon cuma nanyain berangkat ke kantor aja, ganggu orang lagi enak - enak tidur." gerutu Kenzo kesal.


"eungh, mas kenapa jam segini kok udh bangun?" tanya Kaila dengan mata sedikit terpejam. Lalu mengumpulkan kesadarannya, membuka matanya lalu bangun dan bersandar di kepala ranjang.


"Si Andi nelpon barusan, kan ganggu banget waktu istirahat malah nelpon." ucap Kenzo.


"emang Andi ngapain nelpon kamu?" tanya Kaila pada Kenzo yang masih terlihat kesal.


"jadi tadi tuhh...


Flashback on


saat Andi menelpon


"Hallo" ucap Kenzo.


"Halo Bos, besok ngantor gak Bos?" tanya Andi di seberang telpon.

__ADS_1


"Kayaknya enggak deh, soalnya saya baru menikah."


"Oh iya iya, mau ehm ehm yah sama Bu Bos makanya gak ngantor." goda Andi.


"Haish, bukan begitu juga!"


"Terus kenapa Bos?" penasaran Andi.


"Saya mau pindah ke rumah baru saya, jadi tidak bisa ke kantor dulu."


"Yah Bos, padahal nanti ad mitting, masa saya yang gantiin sih." ucap Andi.


"Lagian kan kamu bisa handle semua pekerjaan kantor saya." Ucap Kenzo memerintah.


"yah Bos, berangkat lah Bos, masa saya sendiri sih." bujuk Andi.


"Saya tidak bisa andiiiii, saya potong nihh gaji kamu mau." ancam Kenzo.


"ok ok Bos, jangan ancam pakai gaji dong Bos, ntar duit Bos kebanyakan baru tau rasa gara-gara potong gaji saya. Oh iya Bos gimana malam pertama nya sama Bu Bos, mantap gak, pasti baru selesai yah, makanya langsung angkat telpon saya" ucap Andi panjang lebar.


"Ngawur kamu, udah sana gak usah ganggu urusan saya. Jam segini nelpon cuma bilang kerjaan, padahal kan bisa besok."


"iye iye, maaf. Ya udah saya tutup yah bos, assalamualaikum wr wb."


tut tut tut tut


"iya, Walaikumsalam wr wb. "


Flashback off


"Gitu ail, cuma itu aja sampai harus Nelpon aku jam segini." ucap Kenzo kesal.


"ohh, ya mungkin takut lupa kali mas, makanya nelpon pas inget." ucap Kaila lembut.


"Enggak kok, kan udah waktunya sholat tahajud, ya udah aku mau wudhu dulu." ucap Kaila lalu berjalan ke kamar mandi.


"Masss, jangan ngelamun terus ntar kerasukan jin toge, cepetan ambil wudu lalu sholat !!!!!" teriak Kaila dari dalam kamar mandi yang masih terdengar oleh Kenzo.


"Emang ada jin toge, adanya kan jin tomang, ada ada saja ail." ucap Kenzo tersenyum lalu menyusul istrinya ke kamar mandi untuk wudhu.


Mereka sholat tahajud lalu menunggu waktu sholat subuh, Kaila membaca Al-Quran. Sedangkan Kenzo di atas kasur dengan memangku laptop nya, memeriksa email yang masuk dari klien.


Lalu terdengar suara adzan subuh, Kaila menyelesaikan bacaannya lalu merapihkan tempat sholat, dan Kenzo datang sudah rapi dengan peci dan memakai sarung,


Suamiku Tampan.


Mereka pun melaksanakan Sholat subuh berjamaah, sepasang pengantin baru berdo'a dengan keinginan dan doanya yang entah sama atau berbeda.



"Aduh cantiknya istrikuuuuu." ucap Kenzo dengan mencubit hidung istrinya.


"Emang cantik, baru nyadar emang," ucap Kaila dengan membuang muka.


"ih gak kok, orang cantik gara-gara mukenah hadiah dari aku kok, mukenah nya cantik." ucap Kenzo sengaja membuat Kaila kesal.


"ohh, jadi mukenah nya yang cantik, ya udah nih (melepaskan mukenah nya) nih aku kembaliin ke kamu. Pake biar cantik." ucap Kaila kesal menyerahkan mukenah nya lalu beranjak berdiri. Namun tangan kanannya di tahan oleh Kenzo membuat Kaila kagett. Kaila terjatuh di atas pangkuan Kenzo yang masih berduduk sila.


"ihhh, apaan sih Ken." ucap Kaila berusaha memberontak melepaskan tangan Kenzo di pinggangnya.


"Marah nih yee, kesel, masa cuma di bilang gitu aja kesel sih." goda Kenzo.

__ADS_1


"Udah Ken, lepasin. Aku mau mandi." ucap Kaila masih kesal.


"Kan aku udah bilang jangan manggil aku pakai nama, udah bagus manggil mas, kok ganti sih." ucap Kenzo mencolek pipi Kaila.


"Abisnya aku kesel sama kamu." berusaha berdiri namun Kenzo mengeratkan pelukan nya.


"Maaf ail, tadi cuma bercanda kok. Masa iya aku pakai mukenah. Kan gak cocok. Lagian aku kan beli juga buat kamu." jelas Kenzo mencoba membujuk istrinya yang sedang merajuk.


"hm, " balas Kaila.


"kok hm, masih marah nih." ucap Kenzo.


"Udah deh mas, aku mau mandi terus buat sarapan." ucap Kaila.


"Sayang, maafin aku yahh?" ucap Kenzo lembut, ah di panggil sayang aja pipi Kaila udah merah kaya tomat rebuss.


"cieee pipinya." goda Kenzo menunjuk pipi istrinya.


"Udah mas. Lepas ah, mau mandi." ucap Kaila, tapi Kenzo belum juga melepaskan pelukan nya.


"Eh aku gak bakal lepas kalau kamu belum lakuin sesuatu loh sama aku." ucap Kenzo.


"Apasih mas. Udah deh ini udah siang." ucap Kaila.


S**esuatu apa yah, apa jangan - jangan, ohhh ah belum siap.


Lalu Kenzo menurunkan Kaila dari atas pangkuannya , dihadapkan nya istrinya, lalu mengulurkan tangan kanan pada Kaila, sontak Kaila kaget, pasalnya dia belum paham maksud Kenzo.


"Istriku yang paling cantik. Kalau setelah sholat biasakan salaman yah, ini ritual wajib sehabis sholat. Ingat yah." ucap Kenzo lembut. Lalu Kaila mencium punggung tangan suaminya. Kenzo juga mengecup kening istrinya dengan lembut.


Kaila terdiam menikmati kecupan hangat dari Kenzo.


"Aku mau mandi terus ke dapur." ucap Kaila yang sudah berdiri, lalu Kenzo juga ikut berdiri.


"Loh abis dari kamar mandi langsung ke dapur, emang gak pakai baju dulu baru ke dapur." goda Kenzo


"ihhh, ya masa harus aku jelasin semua secara rinci." geram Kaila pada Kenzo.


"Hehe, oh iya Ail, jangan lupa yah hari ini kita pindah ke rumah kita loh." ucap Kenzo mengingatkan.


"Iyaaa, ya udah mau mandi dulu yah mas, ntar mas juga abis aku mandi juga mandi yah, kan mau pindah" ucap Kaila berlalu pergi.


"Siap ibu Bos!"


Baru beberapa langkah Kenzo melanjutkan ucapannya.


"Bousouk, hahah" lanjut Kenzo


Kaila yang masih kesal pun berjalan menuju kamar mandi. Menutup pintu dengan sangat keras, membuat Kenzo terkekeh melihat tingkah istrinya yang menurutnya sedang tidak stabil emosinya.


Jangan lupa like dan komennya


.Salam Hangat Dari Author.


🤗🤗🤗🤗


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2