Menikah Karena Perjodohan( END)

Menikah Karena Perjodohan( END)
Andre


__ADS_3

Kenzo berhasil melepas ikatan pada tangan dan kaki Kaila. Dipeluknya tubuh wanita yang sangat dirindu.


"Ayo ayo ail kita cari Kenzie. lalu pergi dari sini secepatnya." Kenzo membawa Kaila menuju pintu.


Sebelum berhasil membuka pintu. Seseorang masuk mengagetkan Kenzo dan Kaila. Kaila meremas telapak Kenzo. Kenzo yang tau istrinya takut mencoba menenangkan dengan menggenggamnya.


Wanita itu, Lexa. Datang dengan membopong Kenzie. Kenzo terbelalak kaget anaknya terdengar sesenggukan.


"Lepaskan anakku!!" Kenzo mencoba merebut Kenzie. Tapi Lexa menendang Kenzo yang memang sudah lemah.


"Tidak akan pernah." balas Lexa dingin.


Kaila menangis karena saat ini tidak bisa berbuat apa-apa. Anaknya dan suaminya bergantung pada dirinya.


"Siapa yang menyuruh kalian? Siapa bos mu. Katakan!!!" Kenzo hanya melihat Lexa ditempat. Sedangkan jelas - jelas yang menelpon nya adalah suara pria.


Lexa hanya diam karena tidak perlu menjawab pertanyaan dari Kenzo.


Sebentar lagi kau akan jadi milikku Kenzo Wijaya, hahaha.


"SIAPA KAU. KELUARR!!! JANGAN JADI KATAK YANG HANYA DALAM TEMPURUNG TAKUT DAN TAK MAU MENUNJUKKAN DIRI. KELUARR HADAPI AKU." Kenzo berteriak mencari seseorang yang diduga dalang di balik ini semua.


Prok prok prok prok


Andre datang bertepuk tangan membawa map biru berisi dokumen yang sudah disiapkan. Dan dengan dua anak buahnya. Tatapan benci diarahkan pada Kenzo.


"Sungguh pasangan serasi. Rela berkorban demi yang lain." Andre merebut Kenzie dari Lexa.


Kenzie kaget dan menangis kencang karena diperlakukan kasar. Tubuh mungilnya tidak bisa menerima nya. Kenzo yang melihat anaknya tidak terima dan berdiri menghampiri Andre.


"Lepaskan anakkuu brengsekkk." Kenzo hendak memukul Andre tapi kedua lengan Kenzo dicekal anak buah Andre.


"Ck. Kenzo Kenzo, Betapa bodohnya dirimu. Lihatlah karena ulah mu sendiri anak dan istrimu mengalami hal ini." Andre mendekati Kenzo.


"Anak pungut mu mirip sekali dengan mu yahh. Tampan." Andre mengamati wajah Kenzie yang menangis.


"Jangan sekali - kali kau sentuh anak dan istriku." ucap Kenzo dengan marah. Kenzo melawan tapi tidak bisa. Tubuhnya di cengkram kuat.


Andre tersenyum licik. Tangannya diarahkan ke leher mungil Kenzie.


"JANGAN KAU SENTUH ANAKKU!." Kenzo berhasil melepas tangannya. Saat akan berdiri Andre menyuruh anak buahnya memukul Kenzo.


"Hahaha, lihatlah dirimu?. Lemah dan tak berdaya. Bahkan tidak bisa menolong anak pungut mu ini." Andre menyerahkan Kenzie ke Lexa.



Kaila tak kuat menahan tangis melihat Kenzie yang menangis. Entah sudah berapa kali Kaila menangis. Bahkan kini matanya sudah sangat bengkak.

__ADS_1


Kali ini Andre beralih ke Kaila. Kaila mundur menjauh. Namun Andre dengan cepat mencengkram tangan Kaila.


"Lepas... lepaskan aku." Kaila berontak namun tenaga Andre lebih kuat.


Kenzo tak terima istrinya disentuh oleh orang lain. Kenzo kesal dan marah melihat Andre yang menyakiti Kaila.


"JANGAN KAU SENTUH WANITAKU." Kenzo melawan dua orang yang menahannya.


Andre tak peduli. Dia akan terus menyiksa hidup Kenzo sebelum rencananya tercapai.


Bugh bugh bugh


Kenzo terus melawan sampai tenaganya terkuras. Dan dua orang itu telah tumbang pingsan. Lexa semakin kagum dengan dengan Kenzo.


"Hiks... hiks... mas... " Kaila takut dengan Andre. Kaila takut Kenzo dan Kenzie akan dilukai.


"Diam!!" bentak Andre membuat Kaila semakin takut.


"Pergi dari istriku!!!" teriak Kenzo tak terima melihat Kaila di perlakukan seperti oleh Andre.


"Lepaskan istriku brengsekk!" Kenzo berjalan ke arah Andre.


BUGHH, satu pukulan mendarat di wajah Andre. Andre terjatuh ke samping.


"Sialannn kauu." desis Andre karena dipukul Kenzo. Sudut bibirnya sedikit mengeluarkan darah.


Andre terus memukul Kenzo dengan brutal. Kenzo yang memang sudah kehabisan tenaga tak bisa melawan pukulan bertubi dari Andre.


Kaila tidak bisa melihatnya. Suaminya akan mati ditangan Andre. Kaila harus memikirkan cara.


"Stop.... hiks...hentikan..." Kaila memohon.


Andre tak peduli. Yang ia inginkan hanya menghabisi Kenzo saat ini.


Bugh bugh bugh


Andre terus melayangkan pukulan bertubi di tubuh Kenzo. Sampai Kenzo mengeluarkan banyak darah.



Kaila tak kuat melihatnya, Suaminya. Suami yang selama ini sabar menunggu balasan perasaannya. Suaminya yang selalu baik dan perhatian padanya. Suaminya yang selalu ada saat dirinya membutuhkan.


Kenzo tersungkur berkali-kali karena pukulan dari Andre yang cukup keras. Ditambah lagi tubuh Kenzo belum terisi makanan apapun sejak kemarin.


"Pengecut. Begitu saja sudah roboh. Bangun! Bangun bajingann sialllann!!" Andre menendang perut Kenzo dua kali. Lalu ditariknya rambut Kenzo mengakibatkan kepala Kenzo mendongak ke atas. Tak hanya itu. Andre juga meninju rahang Kenzo.


"Uhuk uhuk." Sorrr. Darah segar keluar dari mulut Kenzo. Kaila tak tahan melihatnya. Sungguh suaminya benar-benar akan tewas ditangan Andre. Kaila berpikir sesuatu. Yah Kaila harus melakukan itu.

__ADS_1


"Hentikan... hiks... aku mohon hentikan... hentikan... " Kaila berlutut di kaki Andre yang terus memukul Kenzo.


"Aku..aku... aku akan melakukan yang kau minta. Tapi hentikan... hiks.. hiks...


aku mohon... " yang Kaila pikirkan saat ini adalah keselamatan Kenzo dan Kenzie.


Andre berhenti memukul Kenzo dan beralih ke Kaila. Senyum licik Andre keluar mendengar permohonan Kaila. OH sungguh inilah yang Andre inginkan.


"Okeh. Aku akan berhenti asal, Kenzo mau menandatangani berkas agar seluruh kekayaannya miliknya menjadi milikku semua. Bagaimana?" Andre yakin Kenzo akan menuruti perkataannya.


Kenzo masih tersadar. Ia mendengar ucapan Andre dan tangisan pilu Kaila serta Kenzie. Tentu saja harta bukanlah segala. Baginya asal anak dan istrinya selamat Kenzo tak masalah semua kekayaannya habis.


"Aku akan menuruti permintaanmu asal kau melepaskan anak dan istriku." lirih Kenzo yang masih bisa didengar oleh Kaila.


Andre dan Lexa bersorak kemenangan dalam hati. Harta seorang Kenzo Wijaya akan menjadi miliknya.


"Okeh. Lexa ambil dokumen yang sudah aku siapkan itu." perintah Andre yang langsung dijalankan oleh Lexa.


"Ini Bos." Lexa menyerahkan map biru itu dengan masih menggendong Kenzie. Ingin rasanya Kaila menggendong Kenzie. Tapi tidak bisa, menyentuhnya saja tidak bisa. Apalagi menggendong dan memenangkan anaknya.


"Ini. Cepat tanda tangani!!" Andre menyodorkan map tersebut dan sebuah bolpoin pada Kenzo.


Kenzo dipaksa berlutut oleh Andre. Kenzo langsung menandatanganinya. Ia tidak ingin anak serta istrinya celaka. Kenzo tak ingin anaknya dan istrinya dalam kondisi saat ini.


"Aku sudah menuruti permintaanmu. Sekarang lepaskan anak dan istriku." Kenzo sudah berharap ini semua akan berakhir.


Andre memandang map yang menjelaskan bahwa semua kekayaannya Kenzo Wijaya pindah atas namanya. Andre tersenyum smirks. Jiwa iblisnya keluar. Ia tak akan membiarkan Kenzo hidup dengan tenang. Tak akan pernah.


"Aku akan melepaskan asal kau mati terlebih dahulu." Andre memukul Kenzo hingga Kenzo terjatuh mengenai lantai.


Duakhh. Bugh BUGHH BUGHH


Kaila menangis. Ia tak tahan melihat Kenzo yang terus dipukuli sampai memuntahkan darah.


"Hiks... hiks... hiks... "


"Aku mohon lepaskan suamiku."


.


.


.


.


Jangan lupa like dan komennya 🤗

__ADS_1


salam dari author


__ADS_2