Menikah Karena Perjodohan( END)

Menikah Karena Perjodohan( END)
Rencana Kenzo


__ADS_3

Perlahan mata itu terbuka. Kenzo terbangun setelah beberapa saat tak sadarkan diri. Pusing melanda kepalanya, Bahunya sakit, perutnya terasa kram. Punggungnya tidak bisa digerakkan.


Kenzo menatap sekelilingnya dengan raut bingung. Berusaha mengingat apa yang terjadi dengannya hingga berada di rumah sakit.Terakhir kali yang Kenzo ingat adalah Andre mencoba menembak Kaila, tapi setelah itu Kenzo tidak mengingat apapun lagi.


Sedikit buram diawal, hingga beberapa kali Kenzo mengerjapkan kedua matanya untuk memperjelas pandangannya.


Setelah bener-bener pandangannya jelas. Kenzo menatap sosok yang tengah tertidur dengan menggenggam telapak tangannya. Wanita yang sudah menjadi istrinya, wanita yang terakhir kali ia ingat meminta berpisah darinya.


Kenzo ingin menyentuh Kaila, tapi di urungkan saat ia merasakan gerakan pada genggaman tangannya. Ahh Kenzo pura-pura belum sadar saja. Dasar Kenzo.


Kaila membuka matanya. Masih sama seperti satu jam yang lalu. Suaminya masih saja belum sadarkan diri. Dipandangnya tubuh Kenzo yang penuh luka dengan perban di bahu dan punggungnya akibat luka tembakan.


"Hiks... Mas kamu kapan bangunnya Mas. Aku... aku.. aku minta maaf hiks.. hiks... gara-gara aku hiks.. hiks.. kamu hiks.. jadi terbaring di sini hiks...hiks.." Kaila teringat kejadian dimana Kenzo mengorbankan nyawanya demi menyelamatkan nyawa Kaila dari tembakan.


Kenzo sebenarnya sudah sadar, tapi ia masih enggan untuk menatap wajah Kaila. Apalagi mengingat apa yang dilontarkan Kaila. Sungguh Kenzo serasa diremat - remat. Lebih baik dirinya pura-pura belum sadar.


"Mas a.. a. aku.. aku minta maaf Mas.. aku aku terpaksa ngucapin kata perpisahan dan menyakitkan ke kamu Mas.. hiks... hiks.. a.. aku.. hikss... " Kaila menangis setiap mengingat apa yang telah dikatakannya.


Okeh, Kenzo sedikit lega mendengarnya.


"Aku terpaksa karena diancam Andre Mas. Sebelum kamu datang Andre ngancem aku akan bunuh Kenzie kalau aku nggak menuruti perkataannya. Maaf maaf maaf Mas." Hanya kata maaf yang bisa Kaila katakan.


Awas kau Andre!! berani sekali dia ingin membunuh anakku.


Kaila mengelus rahang Kenzo. Kenzo yang memang sudah sadar tapi masih pura-pura agak geli dengan sentuhan tangan Kaila di rahang dan wajahnya.


"Kamu tau Mas? aku sudah mencintaimu. Entah kapan rasa ini muncul. Tapi aku benar-benar sudah mencintaimu Mas. Saat ulang tahun kamu, aku berencana memberi kejutan dengan mengatakan ini. Tapi gagal karena penculikan yamg dilakukan Andre." Kaila berhenti sejenak.


Cup. Dikecupnya tangan Kenzo. Rasanya Kenzo ingin segera memeluk Kaila. Tapi nanti sajalah. Biarkan istrinya mengeluarkan semua isi hatinya.


"Aku tidak ingin berpisah dari kamu Mas. Aku ingin hidup bahagia bersama kamu dan Kenzie. Aku ingin membesarkan Kenzie bersama kamu Mas. Semoga kamu segera sadar dan memaafkan aku Mas." Kaila membelai wajah Kenzo yang biru akibat pukulan yang dilakukan Andre.


Kenzo sudah ingin menangis mendengar penuturan Kaila yang sepertinya jujur. Kaila bangkit dari duduknya.


"Aku keluar sebentar yah Mas, ada sesuatu yang mau aku urus dulu." sebelum Kaila beranjak pergi ia sempat menempelkan bibirnya di atas bibir Kenzo.


Klek. pintu tertutup.


Kaila bener-bener sudah pergi dari ruangan Kenzo. Okeh sekarang Kenzo bisa bernafas lega.


"Hah hah hah." Kenzo menghela nafas kasar karena tadi sempat kaget akibat sentuhan dari bibir Kaila.


Manis

__ADS_1


"Ughh, andai aja aku lagi gak kesel sama kamu Ail. Udah pasti kamu aku terkam sampai habis." Kenzo mengelus bibirnya bekas ciuman Kaila.


Kenzo mengingat terakhir kali saat penculikan, Kaila sempat mengatakan minta cerai. Tapi sekarang setelah melihat dirinya tidak sadarkan diri, Kaila menyatakan perasaannya bahkan tidak ingin berpisah bahkan sampai menangis tersedu. Apa dirinya harus sekarat dulu baru istrinya berkata mencintainya.


Muehehehhe, Ahhhhaa Kenzo ada ide.


"Aku seneng banget Ail, ternyata kamu tidak ingin berpisah dariku. Tapi yang membuat ku paling bahagia adalah pernyataan mu yang sudah mencintai aku. Huhuhu aku terhura Kaila, akhirnya perasaan ku terbalaskan." sedikit lebay Kenzo saat ini bahagia sekali, meski sekujur tubuhnya serasa remuk.


"Huuu, Tapi aku kesel banget. Bisa - bisanya kamu termakan omongan Andre. Padahal aku pasti akan datang menyelamatkan kamu sama Kenzie.. Ish Kaila Kaila. Kamu mudah terpengaruh sekali sih." kesal Kenzo pada Kaila.


Kaila masih belum kembali ke ruangan tempat Kenzo dirawat. Ada waktu untuk Kenzo membuat rencana.


"Aku kerjain kamu aja kali yah Ail. Seru nih kayaknya. Biar surprise juga." Kenzo mencari handphone nya. Ternyata handphone nya di atas meja dekat ranjangnya. Kaila masih saja melakukan hal kecil padanya disaat dirinya tak sadarkan diri.


Satu nama yang Kenzo pikirkan untuk melancarkan rencananya pada Kaila.


Andi


Kenzo mengetikkan sesuatu di layar handphonenya. Senyum lebar menghiasi wajahnya saat sudah selesai memberitahu pada asistennya.


"Tunggu, kenapa Andi sekarang bisa dihubungi, kenapa kemaren-kemaren susah dihubungi. Bahkan Andi kan tidak masuk kerja sehari sebelum penculikan itu terjadi.Hemm"


"Awas kau Andi!!" Kenzo juga harus memikirkan hukum untuk Andi, sang asisten yang sempat susah dihubungi.


Kenzo bisa mendengar langkah seseorang menuju kamar inapnya. Siapa lagi kalau bukan istrinya. Senyum jahilnya muncul mengingat Kaila datang.


Kenzo pura-pura baru tersadar. Bahkan sekarang Kenzo memasang wajah dingin. Dan tatapan kosong.


Ceklek. pintu terbuka, menampilkan Kaila yang belum juga sadar akan Kenzo yang sudah sadar.



"Mas" Kaila terkejut melihat Kenzo yang sudah sadar.


"Kamu udah sadar?" Kaila mendekat ke ranjang Kenzo.


"Alhamdulillah Mas kamu sudah sadar. Kamu terbaring lama Mas. Aku nungguin kamu sadar Mas." Kaila sangat bahagia mendapati Kenzo sudah sadar.


"Ada yang sakit nggak Mas? apa mau aku panggilkan dokter. Atau kamu mau sesuatu? katakan saja yah Mas." Kaila mengecek wajah dan tubuh Kenzo. Tapi Kenzo tak bergeming sedikitpun.


"Mas, kamu kenapa diam. Kamu nggak seneng udah sadar?" Kaila sedikit aneh saat melihat suaminya yang diam seperti membisu.


"Hiks.. hiks... Mas kamu kan cuma dapat luka tembak.. hiks.. hiks.. kenapa kamu nggak bisa ngomong... ap.. ap.. apa kamu juga menjadi bisu Mas.." Kaila menangis. Kenzo kesal mendengar Kaila berkata dirinya bisu. Dasar istri yahh.

__ADS_1


Okeh,Kenzo harus fokus pada rencananya.


"Aku setuju cerai sama kamu. Aku akan menceraikan kamu." ucap Kenzo dingin.


JEDDERR


Bagai tersambar petir di siang bolong. Kaila terkejut kalimat yang pertama kali keluar dari mulut Kenzo.


"Ma.. ma.. Mas kamu nggak serius kan mas. Aku salah denger kan pasti?" Kaila terkejut sangat terkejut.


"Tidak"


"Aku serius dengan ucapan ku. Bukankah kamu sudah menandatangani surat cerai? Mana? . Aku juga akan menandatangani surat itu agar bisa segera di proses." Kenzo berkata dengan sangat dingin.


Kaila tidak bisa berkata apapun. Memang ini semua salahnya. Disini Kaila tidak bisa memarahi Kenzo. Karena dirinya lah yang salah. Tapi, bisakah Kenzo memaafkan kesalahannya.


"Aku... aku.... aku tidak ingin cerai dari kamu Mas. Aku terpaksa mengatakan cerai. Aku... aku... aku dipaksa Andre." Kaila bergetar menahan tangisannya.


"Tidak!!aku akan tetep menceraikan kamu dengan atau tanpa adanya ancaman dari Andre." Kenzo sebenarnya kasihan melihat istrinya. Tapi biarlah Kaila mendapat hukuman kecil atas kesalahannya.


"Aku akan menceraikan mu Kaila." imbuh Kenzo mantap.


Kaila tidak bisa membendung lagi air matanya. Digenggam nya tangan Kenzo. Tapi Kenzo menepisnya.


"Aku mencintaimu Mas." Kaila berusaha membujuk Kenzo.


"Sudah terlambat. Maaf aku tidak bisa bersama mu lagi." ughh sungguh Kenzo seperti artis sinetron.



"Bisakah kamu keluar dari ruangan ini. Aku muak melihat wajahmu." lanjut Kenzo lalu berbaring membelakangi Kaila yang masih mematung.


Bagai ditusuk seribu jarum. Kaila menangis mendengar kalimat terakhir Kenzo. Sebegitu menjijikkan kah dirinya?


"A.. a.. aku pergi Mas." Kaila beranjak berdiri dan berjalan keluar dari ruangan Kenzo.


.


.


.


.

__ADS_1


. Jangan jadi reader's yang pelit komen dan like. Banjiri kolom komentar dan berikan like.


__ADS_2