
Tidak terasa usia pernikahan Kenzo dan Kaila sudah 3 bulan.
Seiring berjalan nya waktu tersebut Kenzo mulai merasakan jatuh cinta pada istrinya Namun Kaila belum mengerti perasaan Kenzo, karena Kenzo tidak mengatakan kalau dirinya sudah mulai mencintai sang istri.
Gengsi, ya gengsi.
Sudah 3 bulan menikah tapi masih seperti awal pernikahan. Sudah suami istri tapi tidak tidur bersama.
Mereka menjalankan tugas masing-masing, sebagai istri dan suami yang baik walau sedikit canggung.
Ibu Aisyah, ibu dari Kaila berencana akan meminjam mobil dari Kenzo untuk menghadiri sebuah acara.
Kenzo yang akan berangkat ke kantor mendadak bingung mencari dasinya yang akan dikenakan ke kantor.
Kaila yang sedang di dapur pun mendatangi sang suami saat mendengar teriakan dari lantai atas.
"Ail," teriak Kenzo dari kamarnya, dirinya sedang berjongkok melihat ke bawah tempat tidurnya.
Kaila yang mendengar namanya di panggil pun segera menghampiri sumber suara, di matikan nya kran air lalu bergegas menuju lantai atas.
"Apa mas? Pagi-pagi sudah teriak aja. Ada apa?" tanya Kaila heran saat didepan pintu.
Kaila membuka pintu agak kencang membuat Kenzo yang sedang berjongkok terjungkal ke bawah kasur.
Kaila yang melihat sang suami tengkurap di bawah tempat tidur menahan tawa melihat kelakuan suaminya.
"Loh mas kamu ngapain di situ? kurang kerjaan aja." ucap Kaila menahan tertawa.
Kenzo sudah mengenakan jas, tapi masih memakai celana Boxers , dan itu bergambar tayo si bis biru, itu lah yang membuat Kaila menahan tawanya.
Ngapain? gak sadar banget kamu yang kagetin aku
"Ah aku bales kamu ail, tunggu yahh." Kenzo pun menemukan ide untuk menjahili istrinya.
"Tikusss, tikusss,," teriak Kenzo keluar dari kolom dan melempar sesuatu dari tangannya ke arah Kaila.
Kaila terkejut mendengar Kenzo berteriak tikus, binatang yang membuat Kaila terjatuh 3 bulan lalu.
Sontak saja Kaila lari ke arah Kenzo dan spontan memeluk Kenzo erat.
"Akhhh, Tikus. aku aku takut tikus Ken." isak Kaila di pelukan Kenzo, sontak saja Kenzo kaget karena mendapat pelukan tiba-tiba dari Kaila.
Sejenak Kenzo tersenyum, niat awal menjahili malah mendapat pelukan, menang banyak nihh, batin Kenzo.
"Ken, aku takut tikus Ken." isak Kaila masih memeluk Kenzo.
Kenzo sudah membalas pelukan Kaila dan mengusap lembut punggung istrinya. Mencoba untuk menenangkan sang istri.
"Biasanya manggil mas,, sekarang nama doang, apa saking takutnya yah." pikir Kenzo.
"Mas, kok diem aja sih, tikus nya udah pergi belum?" tanya Kaila mendongak melihat wajah Kenzo heran karena sang suami malah tersenyum.
__ADS_1
"Tikus? gak ada tikus tuh, aku cuma bercanda tadi," ucap Kenzo dengan enteng.
"Hah? jadi kamu bohongin aku," ucap Kaila kesal dan memukul-mukul dada Kenzo.
"Aw aw ail udah ail udah, maaf deh maaf," sesal Kenzo.
"Huu aku takut banget tadi mas, malah kamu ternyata bohongin aku," ucap Kaila kesal.
"Ih kesel kesel kesel kesel sama kamu." imbuhnya masih dengan memukul dada bidang Kenzo.
Kenzo kehilangan keseimbangan karena pukulan Kaila yang bertubi dan kencang.
Membuat Kenzo oleng dan jatuh ke atas kasur, Kaila yang tangannya di tarik oleh Kenzo ikut jatuh di atas sang suami.
"Enaknya pagi-pagi udah pelukan sama istri, andai tiap hari gini." batin Kenzo memeluk Kaila.
ting tong tin tong
Bunyi bel rumah menyadarkan Kenzo dan Kaila, siapa yang berkunjung pagi-pagi yah, pikir mereka.
"Siapa sih ganggu aja!" kesal Kenzo.
"hush, tamu kan raja mas. Siapa tau ada perlu sama kita." ucap Kaila.
"Ya sudah aku ke bawah yah bukain pintu dulu, kamu pakai celana dulu. Masa mau ke kantor pakai celana tayo, hahah." ucap Kaila tertawa lalu mencoba bangun dari atas tubuh Kenzo.
"hah tayo, aduhh baru sadar aku." ucap Kenzo.
Kenzo meringis karena aset berharga nya ngilu terkena sentuhan istrinya yang bahkan mereka belum malam pertama padahal sudah 3 bulan menikah.
"oh shit," umpat Kenzo saat Kaila sudah pergi.
"Untung aku sabar ail. Bahkan pernikahan kita sudah 3 bulan, tapi malam pertama saja belum ada," ucap Kenzo menertawakan dirinya.
"Bisa karatan nih," imbuh Kenzo lalu berjalan ke kamar ganti, saat membuka pintu kakinya tak sengaja menginjak sesuatu. Dasi yang dia cari-cari.
"Eh dasi, ngapain disini sih. Bukannya ilang. Udah di cari-cari malah disini," diambilnya dasi warna hitam itu.
Kaila yang turun dari lantai atas langsung berjalan untuk membukakan pintu, sebelum membuka pintu dilihatnya dulu siapa yang datang, kalau penculik kan bahaya.
Setelah melihat monitor, wajahnya mendadak berubah pucat, ternyata ibunya yang datang.
"Astaghfirullah ibu. Aduh gimana nih, ibu kesini mau ngapain yah. angan-jangan ibu, ah gak mungkin." ucap Kaila yang suda di depan pintu yang terus berbunyi.
Lalu Kenzo turun dari lantai atas , sudah rapi dengan pakaian kerjanya.
Dihampirinya Kaila yang mondar - mandir gelisah.
"Ail ada apa? pintunya kenapa tak dibuka, katanya tamu adalah raja." ucap Kenzo.
__ADS_1
"Mas, kamu tahu siapa tamunya?" tanya Kaila pada Kenzo yang nampak heran.
"Enggak. Kan kamu belum bukain." balas Kenzo.
"Ibu mas. Ibu, ibu aku." ucap Kaila.
" Apaaa.... "
Kenzo berteriak tetapi mulutnya langsung dibekap oleh Kaila.
" Mas, jangan teriak," ucap Kaila.
"Aku kan kaget ail. Kalau yang datang ibu kamu, ntar kalau ibu masuk kamar gimana, kan kita tidur aja pisah." ucap Kenzo sayu.
"Ya sudah kamu bukain pintu. Aku beres-beres dulu, kamu cegah ibu jangan sampai ke kamar sebelum aku turun ke bawah." ucap Kaila yang di balas anggukan oleh Kenzo.
Kaila langsung berlari ke lantai atas ke kamar yang ditempati untuk memindahkan barangnya ke kamar sebelah, kamar Kenzo.
Sedangkan Kenzo sudah berkeringat, pucat lemas karena takut ketahuan bahwa selama ini dia dan Kaila tidak tidur bersama seperti halnya suami istri sewajarnya.
Tong ting tong
Dibukanya pintu, senyum sapanya pada ibu mertua dilebarkan, mungkin sampai kering giginya. Kenzo kemudian mencium punggung tangan Ibu mertuanya.
Haduh Kaila mana sih lama banget.
"Kamu lama banget sih bukain pintu, untung ibu gak diculik yah." gurau ibu Aisyah.
Kenzo cengo mendengar ucapan ibu mertua nya.
Mana ada yang mau nyulik ibu. Udah tua gini siapa yang doyan. Astaghfirullah khilaf khilaf berkata gak jelas tentang ibu mertua.
"Ken. Nak Ken, kok malah diem. Kamu sakit atau kenapa?" tanya mertuanya.
"Eh eh enggak kok Bu. Ayo bu kita lanjut sambil duduk aja. Kan tidak enak kalau berdiri di sini," ucap Kenzo lalu berjalan menuju ruang tamu yang diikuti ibu mertua nya.
Ibu Aisyah melihat ke setiap sudut. Mencari sosok yang sangat dirindukannya selama beberapa bulan.
Kenzo yang mengerti apa yang dicari ibunya menjadi gugup.
"Nak Ken. Kaila mana yah? kok gak keliatan dari tadi." ucap bu aisyah.
"Eh ah ehm anu eh anu." Kenzo mulai gugup.
"Anu anu apa. Kenapa? kok kamu malah gugup begitu Nak?" tanya ibu Aisyah melihat gelagat menantunya yang gugup.
Aduh ail kamu ngapain aja sih di kamar. Lama banget. Jantung aku udah mau lepas kamu belum kesini juga.
Ya Allah, selamat jan hamba hari ini ya Allah, saya kan. orang ganteng, tolong kabulkan permohonan saya.
"Ken. Nak Ken, Kaila mana?" ulang bu Aisyah.
__ADS_1
"Anu bu, anu anu.. "