Menikah Karena Perjodohan( END)

Menikah Karena Perjodohan( END)
Poster Jungkook


__ADS_3

Pagi ini semua orang sudah berada di meja makan untuk sarapan.


Namun sepasang pengantin baru belum keluar juga dari kamar nya. Padahal sudah waktunya untuk sarapan.


Keterlambatan Kenzo dan Kaila menjadi perbincangan orang tua mereka, saat malam mereka mendengar sesuatu dari balik pintu kamar sepasang suami istri yang baru saja menikah kemarin. Nggak tau aja kalau anak sama mantunya bukan malam pertama tapi main maraton di atas kasur.


"ihhhh, Kak Kaila sama Kak Ken kemana sih! lama banget deh," ujar Alya kesal.


"Mungkin mereka kelelahan Al." ucap mama Kenzo.


"Iya gak mbak?, kan malam pertama." tanya mama Kenzo kepada mertuanya yang duduk di sebelahnya.


"hehe, gak tau juga mbak," jawab ibu Kaila.


"Mah emang malam pertama itu ngapain sih sampai bisa lelah?" tanya Alya polos.


"Enng, itu cuma yang udah nikah yang tau, kan mereka yang menjalani." jelas mama Kenzo.


Kalau dijelaskan bisa kotor pikiranmu nak


Lalu yang ditunggu-tunggu pun datang ruang makan.


"Pagi semuanya, pagi mah." ucap Ken mengecup pipi mamanya.


"Pagi bu Aisyah." lanjut Ken lalu duduk di hadapan mama, mertuanya, dan adiknya.


"ihhh, kaka aku gak disapa." ucap Alya kesal dan memajukan bibirnya.


"ohh, Alya kamu di situ yah, kaka kok gak liat kamu." ejek Ken pada adiknya.


"Makanya abis bangun tidur tuh buka mata, terus duduk biar kesadaran kembali penuh, terus ke kamar mandi cuci muka, terus ambil wudhu dan setelah itu sholat." ucap Alya panjang.


"iya adikku sayanggg, ululululu gemesnya kalau lagi ngambek gini." ujar Ken dan menjulurkan tangan kanan nya mencubit pipi adiknya.


"Sakit Kak!, pipi Alya bisa tidak gemas lagi dan imut," ucap Alya membuat semua orang tertawa.


Kaila hanya tersenyum melihat suaminya tersenyum menjahili adiknya. Dia merasa hari ini sangat bahagia karena bisa berkumpul dengan keluarga barunya.


Ia sedih mengingat akan pindah dari rumah yang banyak tawa suaminya dan kenangan masa kecil suaminya di rumah tersebut.


Lamunan Kaila buyar saat mama Ken mulai berbicara, tak masuk akal.


"Eh, mata Kaila kok ada item kayak panda, iya gak mbak Aisyah?' tanya mama Ken pada besannya.


"lho iya, nak Kenzo juga, matanya juga sama kayak mata Kaila kayak panda, kurang tidur yah kalian." tebak Ibu Aisyah.


"Enggak kok mah, bu." ucap Kaila lembut.


"Ken kamu jadi suami ngertiin istri dong, kalau capek ya jangan lama mainnya, satu ronde aja cukup." ujar mama Ken.


"Hah, maksudnya apa mah?" ucap Kenzo heran dengan perkataan mamanya.


"Kamu yah mentang-mentang laki-laki kuat terus nggak mau ngertiin." ucap mama Ken.


"Mah ini mamah ngomong apaan sih? Ken gak paham mah" tanya Kenzo bingung.


"Mama sama ibu ngomong apaan sih?" bisik Kenzo pada istrinya.


"aku juga gak tau mas." bisik Kaila.


"Tuh kan masih aja mesra, kamu kalau kurang puas kan besok atau kapan bisa lanjut lagi Ken. Kasian istrimu kelelahan." ujar mama Kenzo.


"Mah, Kenzo gak paham mah?" ucap Kenzo bingung.

__ADS_1


"ini kapan sarapannya sih, Alya udah laper nunggu Kak Kenzo sama Kak Kaila. Sekarang udah ada orangnya malah belum makan juga, laper tauu." ucap Alya mulai kesal.


"Alya kamu mau punya keponakan gak?" tanya mama Kenzo.


"Mau dong mahh." jawab Alya antusias.


"Nah semalem tuh Kaka kamu dengan Kaila sudah bikin." jelas mama Kenzo.


"iya kan mbak?" tanya mama Kenzo pada bu Aisyah.


"Hehe, iya mbak. Ydah gak sabar pingin momong cucu." balas ibu Aisyah.


"ohhhh, jadi arah pembicaraan mama itu." batin Kenzo.


Kaila juga sudah mengerti apa yang tadi mertuanya bicarakan dengan adik iparnya, dia jadi malu mengingat kejadian semalam.


"oh, yang semalem mama sama bu Aisyah di depan kamar Kak Ken yah?" tanya Alya polos.


"haduh anakku ini gak bisa jaga rahasia." ucap mama Kenzo dalam hati.


Kenzo dan Kaila yang sedang minum sontak saja menyemburkannya ke samping.


Lalu Kaila ter batuk karena semburannya tadi tersangkut di tenggorokan.


Kenzo lalu mengelus punggung istrinya dan mengelus leher Kaila.


Lalu Kaila menatap Kenzo begitupun Kenzo membalas tatapan dari istrinya.


"Ken, ternyata mama sama ibu salah mendengar semalem" begitulah kira-kira yang diucapkan Kaila lewat tatapannya pada Kenzo.


"Ail, ternyata mereka salah paham." balas Kenzo melalui tatapannya pada Kaila yah mereka berbicara lewat telepati mungkin.


Alya yang melihat kaka nya hanya diam dan hanya memandangi wajah kaka iparnya bingung, lalu belceletuk.


Lalu Ken dan Kaila kembali bertatap dan mereka tertawa terbahak-bahak.


Apalagi mengingat kejadian semalam yang membuat nya tidur tengah malam.


"Hahahahahhahaha" tawa Kenzo.


"hahahahahhahaha" tawa Kaila.


Lalu mama Kenzo dan ibu aisyah juga ikut tertawa.


"hahahahahhaha" tawa mama Kenzo.


"hahhaha" tawa ibu Aisyah, dia sangat berharap anaknya segera memberikan momongan.


Alya yang melihat semua orang tertawa di meja makan pun pergi karena selera makannya sudah hilang.


Alya berjalan meninggalkan meja makan dan berlalu pergi ke kamar.


"Semua orang kerasukan apa sihh, tertawa kaya orang gila." ucap Alya saat sampai di kamarnya.


Lalu Alya berjalan ke arah kasur, tapi saat mau melangkah kakinya tidak sengaja tersandung sesuatu di lantai dan dia pun terjatuh dengan sangat keras akibat kepalanya menyentuh lantai dahulu.


Gubrakkk, brak brak


Saat mendengar suara benda jatuh, semua orang kaget dan bergegas melihat ke atas, tepatnya kamar Alya.


Lalu Mama Kenzo membuka pintu anaknya yang tidak terkunci.


Betapa kagetnya semua orang saat melihat Alya terjatuh dengan kepala di lantai dan sendal di atas kepalanya.

__ADS_1


"Alya, kamu kenapa, kok bisa sampai jatuh? " tanya Ken pada adik satu-satunya.


"Tuh gak tau barang di bawah siapa yang naruh, jadi jatuh." ucap Alya kesal.


"hah, barang. Barang apa?" tanya mama Kenzo heran, semua orang pun ikut heran, pasalnya mereka tidak melihat barang apapun, tapi...


"Hey, dasar bocah tengik, siapa suruh naruh poster sembarangan." ujar Kenzo dengan mengambil poster yang sudah sobek karena terkena adiknya.


"Ya mana aku tahu posternya di situ, dia gak menghindar saat aku mau jalan." kesal Alya.


"Gimana mau menghindar sayang, kan itu cuma benda mati." jelas Kaila lembut dan membantu adik ipar nya berdiri.


"Nak Alya apa ada yang sakit nak? " tanya ibu Aisyah.


"Enggak kok bu" jawabnya.


Lalu Alya melihat ke arah poster besar yang di pegang kakak nya sudah robek dengan hidung yang menjadi dua, dan ada bekas sandal juga.


"Poster Jungkook kuuuuuuuuu." ucap Alya lalu mengambil posternya dan menangisinya.


"huhu, jungkook maaf kan aku jungkook tadi tidak melihat mu di bawah." ucap Alya menangis tersedu.


"heh, cuma poster sampai segitunya, lebay banget." ucap Kenzo.


"huhuhu, kaka jungkook ku kak." ucap Alya lalu memeluk Kaila.


"Kan bisa beli lagi sayang, " ucap mamanya lalu mengelus rambut Alya.


"jungkook, maafkan aku yang lalai menjagamu sayang" ujar Alya masih menangis di pelukan Kaila.


"Dasar lebay, halu ketinggian, " cibir Kenzo.


"huaaaaa, kaka jahat." ucap Alya meraung-raung di pelukan Kaila.


"sttttttt, udah yah Alya sayang gak usah nangis, kan bisa beli lagi." saran Kaila pada adik iparnya.


"Kamu juga Ken, adiknya lagi sedih malah di katain." ucap Kaila menatap Kenzo.


"Tuh denger kata istri, jangan meledek adikmu." ucap mamanya.


"ya udah lah yuk mbak ke bawah, tadi kan gak jadi makan." ajak mama Kenzo pada bu Aisyah. Mereka berdua ke bawah untuk sarapan, tapi sebelum pergi mama Ken berkata..


"Alya tadi siapa nama orang di poster, jongkok yah, namanya unik yah, jongkok." ucap mama Kenzo lalu pergi karena pasti putrinya akan kesal .


"mamaaaaaaa" rengek Alya.


"Sayang udah yah, kan cuma poster." ucap Kaila menenangkan.


"Al, mau gak kaka kasih saran, gimana kalau poster kamu di bawa ke rumah sakit, siapa tau tadi pas kejatuhan kamu ada luka," ledek Kenzo lalu Kenzo menarik lengan istrinya dan langsung pergi ke bawah.


Amukan Alya pun menggelegar se isi rumah.


"Kak Kennnnnnnnnnn!!" teriak Alya.


Kenzo yang sudah di kamar bersama Alya hanya bisa tertawa mendengar teriakan adiknya gara-gara sebuah poster.


"Kamu yah mas, seneng banget ngeledek adik sendiri" ujar Kaila.


"hahahhahahaha, aku kenyang bgt pagi pagi gini, padahal belum makan tapi udah kenyang gara-gara Alya." ucap Kenzo.


"Terserah kamu lah mas." ucap Kaila.


Pagi itu Kenzo dan Kaila pun tidak jadi sarapan, karena akan mengemas barang dan pindah ke rumah yang sudah Ken beli.

__ADS_1


__ADS_2