Menikah Karena Perjodohan( END)

Menikah Karena Perjodohan( END)
Jatuh part.2


__ADS_3

"Aishh, berat juga ternyata." ucapnya menggeser lemari yang sama sekali tidak berubah posisi dari tempat semula.


"Apa aku minta bantuan Ken aja yah."


"ah tidak - tidak, Ken pasti lelah."


"Ah aku dorong saja lah, daripada minta bantuan Ken malah besok gak bisa ke kantor" ucap Kaila lalu mendorong lagi lemari besar.


Alhasil tidak ada perubahan sedikitpun.Kaila pun mulai kesal dan akhirnya Kaila pun mengerahkan seluruh kekuatannya untuk mendorong lemari tersebut.


Karena tubuhnya yang memang juga lelah dia tidak kuat mendorong, seekor tikus lewat dan membuat Kaila terlonjak kaget.


Namun dia melepaskan tangannya dari lemari dan akhirnya lemarinya sedikit tertarik oleh tubuh Kaila .


Brukhhh, ahhhhh, brukhhh


Kenzo yang di kamar sebelah pun keluar dan mencari sumber suara, ternyata dari kamar istrinya.


ceklek


Kenzo membuka pintu dan betapa terkejutnya melihat istrinya sudah di lantai dengan lemari yang menimpa paha kanan nya.


"Astaghfirullah. Ail kamu ngapain tiduran di situ sihh, pakai meluk lemari segala." ucap Kenzo sengaja, dia juga tau kalau istrinya tertimpa lemari, tapi yah biar istrinya dikerjain dulu.


"ihh, mas aku bukan tiduran tapi kejatuhan, bukannya bantuin malah." ucap Kaila kesal.


"ahahahhahahaha" tawa Kenzo pecah saat melihat keadaan istrinya.


"mass!" ucap Kaila mulai kesal.


Lalu Kenzo pun mengangkat lemari dan mengulurkan tangan nya ke Kaila.


Paha Kaila dan area dekat ************ nya sakit karena tadi lemarinya jatuh tepat di atas paha kanan nya.


"Gak bisa bangun mas, sakit." lirih Kaila lemas.


Dengan cepat Kenzo mengangkat badan Kaila lalu di baringkan di atas kasur.


"Lagian bisa-bisanya jatuh, pakai lemari jatuh segala juga, kok bisa ail?" heran Kenzo dengan istrinya.


"Tadi aku mau pindahin lemarinya mas, soalnya kurang pas sama posisinya." jelas Kaila pada Kenzo.


"Ya Allah cuma itu, kok gak panggil aku aja sih ail," heran Kenzo.

__ADS_1


"Aku kira kamu pasti capek mas, lagian tadi gara-gara ada tikus makanya aku kaget terus jatuh deh." ucap Kaila dengan nada kesal mengingat tikus yang dengan kurang ajarnya datang tanpa mengucapkan salam, gak sopan banget, pikirnya.


"Ngeles mulu dehh," ucap Kenzo.


"Untung gak lumpuh yah kamu." ucap Kenzo sengaja mendramatisir.


"Gak mungkin lah, masa cuma jatuh tertimpa lemari bisa lumpuh." ucap Kaila berpikir apakah bener bisa lumpuh.


"Masih sakit gak?" tanya Kenzo memastikan.


"Enggak kok mas. Cuma pegel sama sedikit ngilu aja pinggang aku sama pahanya," jelas Kaila.


"Mending besok gak usah kerja, lagian pasti kamu bakal susah jalan." ucap Kenzo menakut-nakuti Kaila.


"Gak. Masa cuma gara-gara ginian aku gak masuk kerja. Apa kata dunia?," ucap Kaila.


"Dunia dalam berita berkata bahwa kamu istri aku, sang pemilik perusahaan," ucap kenzo santai.


"Dih enggak yah mas, aku baru satu hari jadi sekertaris mas, masa baru sehari kerja udah mau berhenti." ucap Kaila.


"Ngapain kerja kalau aku aja udah kerja, kan tugas kepala keluarga mencari nafkah untuk istrinya, kamu di rumah aja yah." ujar Kenzo.


"hm" balas Kaila.


Lalu Kenzo pun ada ide untuk menjahili istri cantiknya, Kenzo sedikit merangkak ke kasur lalu duduk di samping Kaila, sontak saja Kaila kaget, dia tetep acuh pada Kenzo.


"hem apa ail." bisik Kenzo tepat di telinga sang istri.


"ihh mas jangan gini." ucap Kaila dengan menggeser badannya ke samping, tapi Kenzo juga melakukan hal serupa.


"hm apa ail." ucap Kenzo sedikit menahan tawanya melihat Kaila yang gugup.


"masss," Kaila lalu menggeser tubuhnya lagi sampai di ujung sisi kasur.


"yah ail, hm apa hm hm" ucap Kenzo dengan nada menggoda.


Karena Kenzo yang terlalu dekat dengan Kaila, jarak mereka tinggal beberapa senti membuat Kaila risih, Kailapun menggeser tubuhnya.


Brukhhh,


"awhh," ringis Kaila.


"Hahahhaha, ail kamu jatuh lagi." ucap Kenzo diiringi tawanya.

__ADS_1


"Sudah tertimpa jatuh pula" ucap Kaila mendengus kesal.


"Salah ail, Kn yang betul itu 'Sudah jatuh tertimpa tangga' haha." jelas Kenzo pada Kaila yang masih di bawah.


"iya iya, dasar si author, bikin aku sakit mulu dari tadi," dengus Kaila kesal.


"Apalagi aku ail, aku lebih sakit, " ucap Kenzo tanpa sadar.


"Kamu apa mas?" Tanya Kaila yang sedikit mendengar ucapan Kenzo.


"Eh eh bukan apa-apa, sini bangun." Kenzo lalu mengulurkan tangan pada Kaila untuk mengalihkan pembicaraan.


"Gak bisa mas, sakit banget." Ucap Kaila lemas.


Lalu Kenzo turun dari ranjang dan langsung mengangkat tubuh istrinya ke atas kasur.


Diletakkannya tubuh Kaila di sisi kanan ranjang, jarak mereka berdua sangat dekat bahkan hembusan nafas Kenzo bisa dirasakan oleh Kaila.


Dipandangnya wajah istrinya dari dekat. Kenzo sedikit memajukan wajahnya dan menyatukan dahinya dengan dahi istrinya, Kaila hanya diam tak ada perlawanan, juga tidak merespon. Kaila sedikit memejamkan matanya.


Kaila berpikir Kenzo akan menciumnya.


Tapi, dia salah mengira bahwa Kenzo akan menciumnya.


Kenzo langsung tersadar dan langsung menjauhkan wajahnya dari wajah Kaila.


Kenzo pun berdiri dan berjalan menuju pintu,namun saat membuka pintu Kenzo berkata tanpa melihat istrinya.


"Besok berangkat ke kantornya bareng aku aja, dan besok adalah hari terakhir kamu di kantor buat beresin barang-barang kamu. Aku mau kamu fokus ngurusin rumah sama aku, gak usah kerja." Ucap Kenzo dingin tanpa melihat istrinya.


"Tapi mas,.... " Ucap Kaila, Kenzo langsung memotong ucapan Kaila .


"Tidak ada bantahan titik," Ucap Kenzo lalu berjalan keluar dan menutup pintu dengan agak kasar.


"Kamu kenapa sih mas? Apa marah gara-gara aku pindahan lemarinya? Atau kenapa sih? Plis mas jawab aku kamu kenapa? " Ucap Kaila bermonolog.


"Eh udah pergi mana bisa jawab" Lanjutnya bermonolog sendiri di kamar dengan kebingungan nya atas perubahan sikap suaminya.


"Ah tidur lah besok harus bisa berjalan biar bisa ke kantor," Ucap Kaila lalu mencoba memejamkan matanya.


Belum beberapa menit matanya kembali terbuka.


"Apa besok aku bilang yah kalau aku belum mau berhenti kerja, ah gak gak kan emang tugas istri itu bukan kerja." Ucap nya bermonolog lalu tanpa sadar Kaila tertidur.

__ADS_1


__ADS_2