
Andi yang sudah mengetahui kabar kepulangan atasannya merasa gundah gulana.
Pasalnya hari ini Tuannya sudah berada di tanah air, dan akan kembali masuk perusahaan hari ini.
Yang membuat Andi galau dan merana bukan karena perempuan atau wanita-wanita nya. Melainkan tentang perintah yang membuatnya pusing.
"Hadeuhhh si bos mah nggak kira-kira. Baru balik dari Singapore bukannya bawa oleh-oleh hadiah atau apa, eh ini malah di suruh cari sekertaris baru." gerutu Andi setelah mendapat telepon dari Bosnya.
Andi memasuki perusahaan dengan raut kesal dan mulut yang terus mengoceh. Para karyawan yang berpapasan hanya tertawa melihatnya.
"Neng, kenapa lihat akang neng. Akang tahu akang Andi teh emang kasep pisan makanya mata eneng semua gak bisa fokus kan liatin ke kasepan akang." dalam situasi darurat Andi bahkan masih bisa menggombal.
Andi terus saja berjalan sampai di ruangannya, di bukanya dokumen berisikan para pelamar kerja.
"Awas aja Bos, kalau udah dapat sekertaris gue mau minta bonus pokoknya, sekalian liburan, enak aja minta cari sekertaris tapi mendadak gini, untung gue sabar dan ganteng, jadi karena gue berbaik hati dan suka menolong. Maka gue putuskan untuk membantu Bos mencari sekretaris. Karena gue baik. Udah baik ganteng, pekerja keras." menyombongkan diri sendiri.
Andi tengah sibuk memeriksa lembaran-lembaran kertas pelamar.Terbesit sebuah pemikiran dalam diri seorang Andi si playboy cap kampak tingkat akut.
"Hehe, asik kali ya kalau merekrut perempuan cakep, sexy, body kayak model, bohay aduhaiii. Eitsss tapi... bisa-bisa gue dihajar Bu Bos, secara kan bos Kenzo ganteng, ya walau lebih ganteng gue sih sebenernya."
"Ntar kalau sekertaris cewek itu godain si bos kan bisa runyam rumah tangga nyaa,, okeh berarti yang pelamar cakep, dan kelihatan genit kegatelan kayak ulat bulu gue eliminasi, wkwk udah kayak kontes dangdut academy aja."
5 menit Andi memeriksa kertas pelamar, karena begitu banyaknya membuat Andi menyerah.
"Capek gue sumpah, apa mending gue suruh aja tuh para pelamar datang ke perusahaan, nah ntar gue seleksi langsung deh. Mayan bisa cuci mata."
Akhirnya Andi memutuskan untuk menyuruh sekertaris dirinya menghubungi para pelamar agar datang ke perusahaan.
Bukan hanya Kenzo sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di perusahaan yang memiliki sekertaris. Andi yang sebagai asisten sang bos bahkan memiliki sekertaris.
Emang Andi ini adalah orang gak tau untung dan bersyukur, kerjaan cuma asisten aja sok punya sekertaris segala, bwahahaa.
Para pelamar sudah menunggu di depan ruangan HRD. dan yang menyeleksi bukannya bagian HRD, tapi cuma Andi.
15 menit para pelamar menunggu namanya di panggil, tapi belum ada tanda-tanda.
Sedangkan Andi sedang menikmati es krim berbentuk semangka di kantin perusahaan.
"Akrhhh, alhamdulillah kenyang juga, padahal cuma makan es krim doang, cabut ah pasti pada nungguin." niatnya mau melangkah ke tong sampah di pojok pintu, tapi belum sampai pojok Andi menabrak seseorang dan sisa es krim di bungkus tumpah ke pakaian orang tersebut, dan lebih parahnya tepat di dada korban.
Andi terdiam sesaat melihat perempuan di hadapannya, cantik.
Siapa sangka perempuan cantik di hadapannya berteriak membuyarkan pandangan Andi.
__ADS_1
"Pak, kalau jalan lihat-lihat dong! , pakaian saya jadi kotor kan gara-gara bapak!!!."
Eh busyet dah, cakep-cakep tapi galak, gue kira lembut kayak syahrini, ternyata kayak macan tutul .
"Woyy pak!"
"Saya punya nama yah, jangan main woy way woy way." Andi memandang wanita di hadapannya yang terlihat kesal.
"Gak peduli saya, mau anda Lee Min Ho lah, mau anda verrel bramasta kek, atau anda siapa kek, saya gak peduli,"
"Yang jelas anda harus tanggung jawab, tanggung JAWABBB!!!" teriaknya.
"Shtttt. Jangan keras-keras. Tanggung jawab apa, emang saya hamilin kamu? Saya aja belum gituin kamu kok." Andi menunjuk tubuh wanita didepannya dan pandangannya berhenti tepat menunjuk bagian dada.
Sontak hal tersebut mendapat tatapan tajam dari wanita itu. Tangannya bergerak reflek menutup bagian tubuhnya yang ditunjuk.
"Dasar mesum." cibir wanita.
"Hah apah, suka sama kamu. Tidakk. Saya nggak suka cewek bar-bar kayak kamu, sorry yah."
Sebenarnya nih cewek cakep juga yah, apa dia gak jatuh ke pesona kegantengan gue, cewek lain pasti udah klepek-klepek sama gue. Menarik nih pasti.
"Dih ogah sama sithu, ganteng sih ganteng, tapi playboy cap kampret." makinya.
"Saya tahu tipikal cowok playboy, yaitu kayak anda. Playboy. Sana-sini tebar pesona, godain semua perempuan , ada yang cantik lirik, ada yang bening lirik, body kayak gitar Spanyol lirik. Sana-sini lirik lirik." tuduh wanita yang Andi belum tahu namanya. Tapi sudah bisa membuat jantung Andi dag-dig-dug.Terasa berbeda saat dengan wanita-wanita yang pernah di ajak kencannya. Ada ketertarikan sendiri dari wanita di hadapannya ini.
"Eitsss, salahhhh. Saya nggak begitu yahh. Kamu tahu playboy tidak. Sebentar,, nama siapa?" tanya Andi.
"Nggak perlu tahu, nggak penting kenal sama cowok modelan anda."
"Udah siapa nama kamu." desak Andi.
"Mariska" oh ternyata namanya Mariska.
"Okeh, markisa.. " belum selesai, ucapan Andi langsung di potong.
"Mariska bukan markisa. M-A-R-I-S-K-A. Mariska ingat Mariska."
"okeh okeh saya bakal ingat nama kamu di hati ku sayang."
"Sayang-sayang pala lu peang!!! "
menarik banget nih cewek, beda dari yang lain pokoknya.
__ADS_1
"iya udah lah gak usah marah-marah, nanti malah jadi suka sama saya."
"Dih ogah, udah tadi mau ngomong apa?. Saya ada urusan."
"Sok sibuk luu."
Mariska tidak menanggapi ucapan pria dihadapannya.
"Kamu salah mengenai playboy, definisi Playboy adalah sebuah istilah dalam bahasa Inggris yang berarti seorang pria yang menghabiskan kehidupannya dengan bersenang-senang. Di Indonesia, kata ini umumnya digunakan untuk merujuk kepada laki-laki yang gemar berganti pasangan wanita."
Mariska hanya melongo mendengarnya. Bukan karena merasa terpana, melainkan sedikit kagum dengan pria di depannya. Menjelaskan rinci seperti membaca di sebuah situs, tapi pria di depannya tidak membuka handphone atau membaca buku.
"Kenapa diem?. Terpana yah sama saya. Oh jelas dong, secara saya ganteng dan pinter. Pasti klepek-klepek kan kamu. Hayo ngaku aja lah Mar Mar Mariska."
Bukannya menjawab atau apa. Mariska pergi meninggalkan pria yang sudah membuat pakaian kotor terkena es krim.
"Dasar cowok. Semua cowok kayaknya sama aja deh. Suka godain begitu. Ih amit-amit deh. Jangan sampai ketemu lagi sama tuh orang. semoga dia nggak kerja disini.Dan semoga aku keterima kerja disini." Mariska berjalan ke tempat penyeleksian karyawan yang katanya masih belum di tutup.
Sementara Andi menuju tempat para calon pelamar kerja.
Nah ini Visual Mariska
Kalau ini Andi yah
Jodoh pasti bertemu~~
Eitss, tapi bukan berarti orang yang kamu temui adalah jodoh kamu yahh. Ntar jodoh kamu ada banyak wkwkw.
.
.
.
Jangan lupa like and komen.
****************************************
Jangan lupa berikan dukungan kalian dengan cara klik like, comen, favorit anda rate.
__ADS_1
dukungan kalian sangat berarti untuk semangat author ☺