Menikah Karena Perjodohan( END)

Menikah Karena Perjodohan( END)
Benci Untuk Mencintai


__ADS_3

Andre terus menyiksa Kenzo, memukul sampai banyak darah yang keluar dari kepala, hidung, dan sudut bibirnya. Andre tak akan puas sampai Kenzo benar-benar menderita.


Kaila tidak kuat, tidak tega. Mungkin dengan dirinya mengorbankan perasaannya Kenzo akan selamat.


"Aku... akan melakukan yang kau minta. Tapi lepaskan suamiku." Kaila sudah bertekad.


Andre berhenti memukul Kenzo. "Baiklah" lalu Andre ke arah Kaila. Sementara Kenzo dibiarkan tergeletak setengah sadar.


"Kalau kau ingin suami dan anakmu selamat. Katakan apa yang aku suruh padamu." bisik Andre yang hanya bisa didengar Kaila.


"Hiks... hiks... A.. a.. aku.. " Kaila tidak kuat mengatakannya.


"Hal yang terbaik yang dilakukan sebagai orang tua adalah mengutamakan keselamatan anaknya dan mengesampingkan ego pada dirinya." Andre sengaja. Sengaja berkata demikian, untuk mempengaruhi Kaila yang saat ini mudah terpengaruh.


Kaila diam. Kenzo yang masih sadar mencoba setengah duduk untuk melihat istrinya.


"Akan ku beri Anda waktu 10 menit untuk berpikir Nyonya Kenzo. Upss.. sepertinya sebentar lagi Anda bukan lagi Nyonya Kenzo Wijaya." bisik Andre. Kaila tidak bergeming. Pikirannya kacau. Bingung. Bimbang.


"Ail... a.. apa.. puun.. yanggg., di.. di.. dikatakan pria.... I.. I.. itu jangan di dengarkan. Ja.. ja.. jangan dengarkan." ucap Kenzo terbata-bata. Kaila semakin tidak tega melihat keadaan suaminya.


"hiks... hiks... mas.. " Kaila tidak ingin menuruti perintah Andre. Tapi suami dan anaknya memerlukan bantuan.


"Bagaimana? apa Anda sudah membuat keputusan?" Andre sengaja berujar pelan agar Kenzo tak mendengarnya.


Kaila melihat anaknya. Anaknya tengah digendong Lexa yang siap menerima perintah dari Andre. Pandangannya beralih ke Kenzo. Suaminya penuh darah. Kaila menutup matanya sejenak.


"Baik. Aku akan melakukan nya. Sesuai yang sudah kau perintahkan." setetes air mata keluar dari sudut mata Kaila.


Yes. Sorak Andre dalam hati. "Kau harus mengatakannya dengan sangat alami. Dan jangan sampai Kenzo mengetahui kalau ini perintah. Atauu... " Andre melirik Lexa yang menggendong Kenzie.


"A.. aku.. aku akan berusaha." Kaila tidak akan membiarkan anaknya terluka.


"Baiklah" Andre sengaja memancing amarah Kenzo dengan memegang wajah Kaila.


"Pergi! jangan sentuh istriku!" teriak Kenzo pada Andre.


"Benarkah dia istrimu?Sebentar lagi kalian bukan lagi suami istri." Andre sengaja mengatakannya untuk memancing emosi Kenzo.


"Jangan sembarangan bicara kau bajingann!! Aku tidak akan pernah melepaskan istriku." Kenzo sudah emosi mendengar perkataan Andre.


Kaila tidak kuat. Tapi ia harus melakukannya. Bissmillah semoga keputusan ini yang terbaik untuk kita bertiga mas. Maaf


"Kita tidak akan terpisah." ucap Kenzo menatap Andre sengit.


"Tapi aku ingin kita berpisah." ucap Kaila menahan air matanya.


Kenzo terkejut atas apa yang diucapkan Kaila. Apa ia salah dengar. Sepertinya Kenzo salah dengar.


"Kamu bercanda kan Ail?" Kenzo tidak ingin mempercayainya.

__ADS_1


Kaila menggeleng. Sebisa mungkin menahan air matanya agar tidak jatuh di hadapan Kenzo. Rasanya tidak tahan melihat Kenzo saat ini.


"Tidak Ken. Aku tidak bercanda." Kaila berkata dengan lancar namun dalam hati ia sakit.


Andre tersenyum melihatnya. Rencananya berjalan sesuai kendalinya.


"Kenzo Kenzo.. istrimu saja tidak ingin hidup dengan mu. Kasihan yaaaa." ejek Andre.


"Diam kauu! Ini perintah kau kan? ini rencana mu kan brengsekk!!!" Kenzo tidak akan membiarkan Andre lolos.


"Kaila, tatap mata aku Kaila." Kenzo yakin Kaila berkata berbohong.


"Maaf Ken. Tapi aku memang ingin kita pisah. Akhiri hubungan kita." Kaila tidak berani menatap Kenzo. Karena itu akan membuatnya semakin merasa bersalah.


"Kamu pasti di pengaruhi Andre kan? jawab aku Ail. Kamu tidak serius kan ail. Kamu bercanda kan pasti." Kenzo tidak mempercayai ini semua. Kenzo mendekati Kaila.


Kaila menggeleng. Ia tidak kuat.


"Bilang kalau itu bohong." Kenzo memegang tangan Kaila.


"Kamu pasti diancam kan." Kenzo mencoba tidak percaya.


"Enggak Ken. Aku memang dari awal tidak mencintaimu." Kaila mengatakannya dengan lancar. Walau hatinya sakit saat mengatakannya.


"Tapi itu tidak masalah. Selama ini...selama ini kita menjalani rumah tangga dengan baik-baik saja." Kenzo memandang Kaila.


"Kita.. kita.. kita bisa hidup bahagia dengan Kenzie, melihat pertumbuhan Kenzie, mengantarkan Kenzie sekolah. dan.. dan.. dan masih banyak hal yang bisa kita lakukan bertiga." imbuh Kenzo.


"Selama ini aku tersiksa hidup denganmu. Dari awal aku tidak menginginkan pernikahan ini. Dari awal aku tidak mencintaimu. Kau tidak mempedulikan perasaan ku. Kau menyiksaku dengan ikatan pernikahan ini. Hidupku hancur karena harus menikah dengan mu." Kaila mencoba melihat wajah Kenzo agar bisa meyakinkan bahwa dirinya tidak berbohong.


Andre tersenyum kemenangan. Lexa sudah bersorak gembira karena akan memiliki Kenzo sebagai prianya.


Kenzo mematung mendengar ucapan wanitanya. Mungkin sebentar lagi bukan lagi wanitanya.


"Kamu bercanda kan? iya, kamu pasti bercanda kan." Kenzo tidak ingin mempercayai semua ini.


Kaila menggeleng. Maafin aku mas.


"Aku cinta kamu ail." ucap Kenzo.


"Tapi aku tidak mencintaimu." Kaila mengatakan tanpa melihat Kenzo.


Maaf mas. Aku terpaksa berkata demikian. Jujur aku sudah mencintaimu mas.


Andre melempar dokumen ke arah Kenzo. Disitu jelas tertulis surat perceraian yang sudah ditandatangani Kaila.


"Apa kau perlu bukti? ini adalah tanda tangan istrimu sendiri. Oh sepertinya bukan istrimu lagi."


Kenzo membukanya. Matanya terbelalak kaget.

__ADS_1


"Bohong!!!" teriak Kenzo tidak ingin percaya.


"Cukup Ken!!" Kaila sudah tidak kuat lagi.


Kenzo mendekati Kaila. Digenggamnya tangan istrinya itu. mencoba mencari kebenaran dari mata istrinya.


"Kamu pasti bohong kan?, kamu nggak usah takut dengan ancaman Andre ail. Ada aku ail Ada aku." Kenzo belum bisa menerima ini.


"Cerai!!Aku mau Cerai Mas! " Kaila sudah kacau. Hatinya sakit saat mengatakannya.


"Jangan berkata begitu ail." sungguh Kenzo tak ingin dalam situasi saat ini.


"Kamu bercanda kan?"


"Sayang, kamu pasti melakukan ini karena ancaman Andre kan. Jawab Kaila?" Kenzo tersenyum miris.


Kaila senang saat Kenzo berucap 'sayang'. Ia rindu saat Kenzo mengatakannya.


"Jawab ail. Kamu bohong kan. Kamu diancam kan. Jawab Kaila!!" Kenzo tidak bisa lagi membendung air matanya.


Tidak ada respon apapun dari Kaila yang membuat Kenzo semakin putus asa. Kenzo mengusap wajahnya kasar.


"Aku ingin kita bercerai mas. Aku ingin berpisah darimu." ucap Kaila setenang mungkin.


Kenzo melepaskan genggamannya pada Kaila.


Kenzo merasa dunianya runtuh seketika. Kalimat itu, kalimat yang Kenzo tidak pernah ingin denger dari mulut Kaila, tapi malah keluar sekarang.


"Nggak ail. Nggak. Kamu pasti bohong. hiks... hiks... aku.. aku cinta kamu ail." Kenzo tidak ingin mempercayai ini semua. Tapi sepertinya inilah akhir perjalanan rumah tangganya bersama Kaila. Wanita yang sudah membuatnya jatuh cinta.


Andre menatap Kenzo senang. Semua penantiannya berujung pada keberhasilannya menghancurkan Kenzo.


"Aku kasihan pada mu. Wanita yang kau cinta ternyata tidak mencintaimu."


"Seperti cinta bertepuk sebelah tangan. hahhahaha." imbuh Andre.


"Puas kau. Puassss sudah menghancurkan hidup ku. Ini kan yang kau inginkan." Teriak Kenzo pada Andre.


Rasa sakit ditubuhnya tidak sebanding dengan rasa sakit hatinya. Kenzo merasa hidupnya retak. Hatinya sakit.


.


.


.


.


. Jangan lupa like dan komennya

__ADS_1


ayo dukung Kaila dan Kenzo dengan like dan komenšŸ¤—


__ADS_2